9 Kuli Bangunan dan Seorang Personel Brimob Ditetapkan Tersangka Usai Keroyok Sopir AKAP Hingga Tewas di Jaktim

Aprilo Ade Wismoyo, Dea Hardiningsih Irianto

Senin, 03 Februari 2025 | 17:52 WIB
9 Kuli Bangunan dan Seorang Personel Brimob Ditetapkan Tersangka Usai Keroyok Sopir AKAP Hingga Tewas di Jaktim
Press Conference Kasus Pengeroyokan Sopir AKAP (Suara.com/Dea Hardianingsih Irianto)

Suara.com - Sebanyak 10 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap seorang sopir bus antar kota dan antar provinsi (AKAP), di Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Adapun tersangka dalam kasus ini yakni 10 orang kuli bangunan dan seorang anggota Brimob, Bripka O.

Korban bernama Rahmat dikeroyok hingga tewas usai dituduh mencuri ponsel dan dompet milik salah seorang kuli bangunan yang sedang tidur.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 20 Oktober 2024 dini hari silam.

Saat itu, dua orang kuli bangunan berinsiala PA dan AR terbangun dari tidurnya. Ia mencari ponsel dan dompetnya.

Keduanya kemudian membangunkan rekannya, untuk membantunya mencari ponsel dan donpet yang hilang.

"Keduanya bilang ada orang asing yang masuk dan mencuri, karena ketahuan terjadi pencurian Hp dan dompet itu maka korban dikeroyok," kata Nicolas, saat di Kantornya, Jakarta Timur, Senin (3/2/2025).

Usai dikeroyok hingga babak belur, para tersangka kemudian menyerahkan korban ke Polsek Pasar Rebo dalam kondisi kritis.

Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Polri guna mendapatkan perawatan. Kondisi korban yang kritis sempat mendapat operasi akibat terjadi gumpalan darah di kepalanya.

baca juga

Berselang beberapa hari, korban tewas akibat kondisinya yang menurun. Petugas kemudian membuat laporan tipe A untuk mengusut perbuatan main hakim sendiri ini.

"Hari Kamis 24 Oktober 2024 pagi, R dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit," ungkapnya.

Saat penyelidikan, ada 12 orang saksi yang diperiksa oleh petugas. Belasan saksi ini dimintai keterangan soal pengeroyokan terhadap korban.

"Setelah digelar perkara dan ditingkatkan ke tahap penyidikan. Ada 10 tersangka yang sudah dilakukan penahanan oleh Polres Metro Jakarta Timur," jelasnya.

Nicolas menerangkan, 9 tersangka ditahan di Polres Metro Jakarta Timur. Sementara seorang anggota Brimob yang ikut terlibat dilakukan penahanan di Mako Brimob.

Keterlibatan anggota Brimob ini, kata Nicolas, lantaran ikut serta melakukan pengeroyokan. Adapun Bripka O berada di lokasi lantaran dirinya sengaja ditempatkan di Ruko tersebut karena sering terjadi pencurian.

"Bripka O ini anggota Brimob yang mendapatkan surat perintah untuk melakukan pengamanan di ruko itu karena sebelumnya sering terjadi pencurian," imbuhnya.

Sementara itu, Nicolas mengaku, jika kasus ini baru disampaikan ke publik usai melewati rangkaian penangkapan terhadap para tersangka, karena usai aksi pengeroyokan para tersangka dipecat dan pulang kampung.

“Jadi mereka sudah kemana-mana, sudah pulang ke daerahnya. Itu yang membuat kesulitan sehingga penyidik agak butuh waktu panjang,” jelas Nicolas.

Atas perbuatan itu, para tersangka dikenakan Pasal 170 KUHP dan 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Kementerian: Ketika Pejabat Diduga Memanfaatkan Sopir Kantor untuk Urusan Pribadi

Skandal Kementerian: Ketika Pejabat Diduga Memanfaatkan Sopir Kantor untuk Urusan Pribadi

Otomotif | Senin, 03 Februari 2025 | 17:09 WIB

Sebut Militer Kian Brutal! Koalisi Sipil Desak Prajurit TNI Pembunuh Wanita di Tangsel Diadili Lewat Peradilan Umum

Sebut Militer Kian Brutal! Koalisi Sipil Desak Prajurit TNI Pembunuh Wanita di Tangsel Diadili Lewat Peradilan Umum

News | Senin, 03 Februari 2025 | 08:47 WIB

Truk Tanpa Sopir Berbobot 40 Ton: Mungkinkah Aman di Jalanan?

Truk Tanpa Sopir Berbobot 40 Ton: Mungkinkah Aman di Jalanan?

Video | Senin, 03 Februari 2025 | 09:00 WIB

Tusuk Korban Berkali-kali, Pelaku Pembunuhan Depan Bengkel Ciracas Jakarta Timur Diciduk Polisi

Tusuk Korban Berkali-kali, Pelaku Pembunuhan Depan Bengkel Ciracas Jakarta Timur Diciduk Polisi

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 20:39 WIB

Diduga Dibunuh, Polisi Bongkar Lagi Makam Jasad Kakek UK usai Ditemukan Tewas di Rumah

Diduga Dibunuh, Polisi Bongkar Lagi Makam Jasad Kakek UK usai Ditemukan Tewas di Rumah

News | Jum'at, 31 Januari 2025 | 01:25 WIB

Anggota TNI dan Ormas Bentrok di Deli Serdang, Sejumlah Kendaraan Rusak

Anggota TNI dan Ormas Bentrok di Deli Serdang, Sejumlah Kendaraan Rusak

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 16:47 WIB

Terkini

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

×