Kremlin Anggap Ajakan Perundingan Zelenskyy dengan Putin Hanya Omong Kosong

Bella | Suara.com

Kamis, 06 Februari 2025 | 07:10 WIB
Kremlin Anggap Ajakan Perundingan Zelenskyy dengan Putin Hanya Omong Kosong
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Instagram/@zelenskiy_official)

Suara.com - Kremlin pada Rabu (7/2) menepis pernyataan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang menyatakan kesiapannya untuk mengadakan perundingan langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyebut tawaran Zelenskyy itu sebagai "kata-kata kosong" yang tidak memiliki dasar nyata.

Isu mengenai perundingan untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung hampir tiga tahun ini kembali mencuat seiring dengan kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih. Trump sebelumnya telah berjanji untuk menghentikan peperangan antara kedua negara tersebut, sementara di lapangan, pasukan Ukraina terus mengalami tekanan dalam pertempuran di timur.

Dalam wawancara dengan jurnalis Inggris Piers Morgan yang dipublikasikan Selasa (6/2), Zelenskyy menyatakan kesediaannya untuk duduk bersama Putin jika itu menjadi satu-satunya cara untuk membawa perdamaian bagi rakyat Ukraina tanpa kehilangan lebih banyak nyawa.

"Jika itu adalah satu-satunya cara untuk membawa perdamaian bagi warga Ukraina, maka tentu saja kita akan melakukannya," ujar Zelenskyy.

Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 dan mitra yang digelar di Hotel Grand Prince, Hiroshima, Jepang, Minggu (21/5/2023). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 dan mitra yang digelar di Hotel Grand Prince, Hiroshima, Jepang, Minggu (21/5/2023). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden

Namun, Peskov menegaskan bahwa ucapan Zelenskyy itu tidak dapat dianggap serius, mengingat adanya dekret yang ditandatangani oleh pemimpin Ukraina pada 2022 yang secara resmi melarang perundingan langsung dengan Putin. Peskov juga menyoroti bahwa Moskow tidak mengakui legitimasi Zelenskyy sebagai presiden, mengingat masa jabatan lima tahunnya telah berakhir tahun lalu dan pemilu tidak dapat digelar akibat hukum darurat militer di Ukraina.

"Zelenskyy memiliki masalah hukum besar di negaranya sendiri. Namun, meskipun demikian, kami tetap siap untuk berunding," tambah Peskov.

Putin Tolak Berunding Langsung dengan Zelenskyy


Pekan lalu, Putin telah menyatakan kesediaannya untuk berunding dengan Ukraina tetapi menegaskan bahwa dia tidak akan berbicara langsung dengan Zelenskyy. Kremlin juga menegaskan bahwa jika Kyiv benar-benar menginginkan perundingan, maka Ukraina harus menunjukkan keterbukaan dan itikad baik terlebih dahulu. Hal ini merujuk pada kemajuan militer Rusia yang terus bertambah di medan perang.

Menhan yang juga Presiden Terpilih Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) saat bertemu di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Rabu (31/7/2024). Pertemuan tersebut membahas hubungan persahabatan jangka panjang dan dukungan historis yang diberikan Rusia kepada Indonesia, termasuk infrastruktur dan bantuan militer, serta menekankan komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Rusia. ANTARA FOTO/Biro Humas Setjen Kemhan/Spt.
Menhan yang juga Presiden Terpilih Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) saat bertemu di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Rabu (31/7/2024). Pertemuan tersebut membahas hubungan persahabatan jangka panjang dan dukungan historis yang diberikan Rusia kepada Indonesia, termasuk infrastruktur dan bantuan militer, serta menekankan komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Rusia. ANTARA FOTO/Biro Humas Setjen Kemhan/Spt.

Menanggapi hal ini, Zelenskyy mengatakan bahwa berbicara dengan Putin sendiri sudah merupakan bentuk "kompromi" yang sulit bagi Ukraina dan sekutu-sekutunya. Ia menyebut Putin sebagai "pembunuh dan teroris" dan menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk menghentikan perang adalah dengan memberikan ultimatum yang jelas dari Amerika Serikat.

"Jika sekutu kami percaya bahwa diplomasi adalah jalan terbaik, mari kita jujur: bukankah berbicara dengan Putin saja sudah merupakan kompromi? Berbicara dengan seorang pembunuh adalah kompromi bagi Ukraina dan seluruh dunia yang beradab," tegas Zelenskyy.

Ketegangan Meningkat: Isu Senjata Nuklir Ukraina
Dalam wawancara yang sama, Zelenskyy juga mengangkat kembali isu perlunya Ukraina memiliki senjata nuklir sebagai bentuk pertahanan jika keanggotaannya di NATO terus tertunda.

"Jika kita tidak bisa bergabung dengan NATO, kita perlu paket perlindungan alternatif. Beri kami kembali senjata nuklir, sistem rudal yang kuat, mitra yang mendukung, dan bantuan untuk mendanai tentara yang lebih besar," katanya.

Peskov dengan tegas mengecam pernyataan ini, menyebutnya "nyaris gila" dan bertentangan dengan perjanjian internasional tentang non-proliferasi senjata nuklir.

Rusia Rebut Dua Desa Strategis


Sementara perdebatan diplomatik terus berlangsung, Rusia terus memperkuat posisi militernya di Ukraina. Pada Rabu (7/2), Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan bahwa pasukannya telah merebut dua desa strategis di Ukraina timur dan timur laut, yakni Baranivka di wilayah Donetsk dan Novomlynsk di wilayah Kharkiv.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Pihak Bilang Bajingan Tolol ke Presiden, Prabowo: Saya Nggak Sebut Namanya Kalian Sudah Tahu

Ada Pihak Bilang Bajingan Tolol ke Presiden, Prabowo: Saya Nggak Sebut Namanya Kalian Sudah Tahu

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 05:44 WIB

Rencana Trump Soal Gaza Picu Kecaman Global, Saudi Sebut Pendudukan Israel Akar Masalah

Rencana Trump Soal Gaza Picu Kecaman Global, Saudi Sebut Pendudukan Israel Akar Masalah

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 05:38 WIB

Rapor SNBP 2025 UPN Jogja: Berapa Nilai Minimum untuk Lolos?

Rapor SNBP 2025 UPN Jogja: Berapa Nilai Minimum untuk Lolos?

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 05:23 WIB

DPR Soroti Influencer Skincare Nakal, BPOM Siapkan Aturan Ketat Soal Review Produk

DPR Soroti Influencer Skincare Nakal, BPOM Siapkan Aturan Ketat Soal Review Produk

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 02:10 WIB

Bantah Mengantuk, Larasati Nugroho Ungkap Kronologi Mobilnya Terbalik

Bantah Mengantuk, Larasati Nugroho Ungkap Kronologi Mobilnya Terbalik

Entertainment | Kamis, 06 Februari 2025 | 05:30 WIB

Ribka PDIP Minta Prabowo Evaluasi Menkes Budi Soal Asuransi Swasta: Kalau Menteri Tahunya Nuklir, Ya Gimana

Ribka PDIP Minta Prabowo Evaluasi Menkes Budi Soal Asuransi Swasta: Kalau Menteri Tahunya Nuklir, Ya Gimana

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 03:05 WIB

Iran Bantah Kembangkan Nuklir, Tuding AS Rekayasa Isu Perang

Iran Bantah Kembangkan Nuklir, Tuding AS Rekayasa Isu Perang

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 05:05 WIB

Pesawat Militer AS Mendarat di India, Bawa 104 Imigran yang Dideportasi

Pesawat Militer AS Mendarat di India, Bawa 104 Imigran yang Dideportasi

News | Kamis, 06 Februari 2025 | 04:05 WIB

Bulan Puasa Tetap Makan Bergizi Gratis, Apa Saja Menunya?

Bulan Puasa Tetap Makan Bergizi Gratis, Apa Saja Menunya?

Video | Kamis, 06 Februari 2025 | 06:00 WIB

Potret Diduga Lamar Pacar di Paris Viral, Taecyeon 2PM Beri Penjelasan

Potret Diduga Lamar Pacar di Paris Viral, Taecyeon 2PM Beri Penjelasan

Entertainment | Kamis, 06 Februari 2025 | 06:00 WIB

Terkini

Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998

Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:12 WIB

KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris

KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:12 WIB

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

Kanker Paru Bukan Lagi Penyakit Perokok: Menagih Hak Konstitusi Atas Terapi Inovatif

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:09 WIB

Burhanuddin Muhtadi Sebut Regenerasi Parpol Gridlock: Bukan Lagi Macet, Tapi Buntu Total

Burhanuddin Muhtadi Sebut Regenerasi Parpol Gridlock: Bukan Lagi Macet, Tapi Buntu Total

News | Kamis, 23 April 2026 | 18:02 WIB

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

Deteksi Dini Preeklamsia, Kunci Tekan Stunting dan Selamatkan Ibu Sejak Masa Kehamilan

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:46 WIB

Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis

Kereta Api Adu Banteng di Denmark, Banyak Korban Luka Hingga Kritis

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:40 WIB

Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi

Geger! Organisasi HAM AS Dituding Suntik Dana untuk Ku Klux Klan hingga Neo Nazi

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:38 WIB

Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya

Tragedi di Kos Benhil: Dua PRT Lompat dari Lantai 4, Polisi Dalami Motifnya

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:34 WIB

LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?

LPG 12 Kg Rp248 Ribu, Agen di Jaksel Banjir Keluhan Ibu-ibu: Kok Naik Harganya?

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:28 WIB

Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik

Bukan Lagi Joki Duduk, Kecurangan UTBK Kini Pakai Telinga Bionik

News | Kamis, 23 April 2026 | 17:27 WIB