Hamas Ingatkan Kesepakatan Gencatan Senjata Harus Dihormati jika Ingin Sandera Dibebaskan

Bella | Suara.com

Selasa, 11 Februari 2025 | 15:32 WIB
Hamas Ingatkan Kesepakatan Gencatan Senjata Harus Dihormati jika Ingin Sandera Dibebaskan
Ilustrasi Hamas di Palestina

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendapat peringatan dari pejabat senior Hamas terkait pernyataannya yang mengusulkan pembatalan gencatan senjata antara Israel dan Hamas.

Sami Abu Zuhri, pejabat senior Hamas, menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk membawa pulang tahanan Israel adalah dengan menghormati perjanjian yang telah disepakati kedua belah pihak.

"Trump harus ingat bahwa ada kesepakatan yang harus dihormati oleh kedua belah pihak, dan ini adalah satu-satunya cara untuk membawa kembali para tahanan. Bahasa ancaman tidak memiliki nilai dan hanya memperumit masalah," ujar Zuhri kepada Reuters, Selasa (11/2).

Sebelumnya, Trump mengeluarkan pernyataan pada hari Senin bahwa dirinya akan mengusulkan pembatalan gencatan senjata dan membiarkan kekacauan terjadi jika semua sandera Israel yang ditahan oleh Hamas tidak dibebaskan pada hari Sabtu mendatang.

Hamas, yang telah membebaskan beberapa sandera secara bertahap sejak Januari sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata, kini menunda pembebasan lebih lanjut dengan alasan bahwa Israel telah melanggar ketentuan gencatan senjata dengan tetap melanjutkan serangan di Jalur Gaza.

Di tengah ketegangan ini, Trump juga memicu kemarahan dunia Arab dengan usulannya agar Amerika Serikat mengambil alih Gaza, memindahkan lebih dari 2 juta penduduknya, dan mengubah wilayah itu menjadi Riviera Timur Tengah.

Pada hari Selasa, Trump bertemu dengan Raja Yordania Abdullah dalam pertemuan yang diperkirakan berlangsung tegang. Trump disebut-sebut mengancam akan memotong bantuan ke Yordania jika negara itu menolak untuk memukimkan kembali warga Palestina yang terusir akibat konflik.

Dalam hukum internasional, pemindahan paksa penduduk di bawah pendudukan militer dianggap sebagai kejahatan perang dan dilarang berdasarkan Konvensi Jenewa 1949.

Perang di Gaza dimulai setelah serangan Hamas terhadap wilayah Israel pada Oktober 2023. Sejak pertengahan Januari, pertempuran dihentikan berdasarkan kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi oleh Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat.

Namun, pernyataan terbaru Trump menimbulkan kekhawatiran bahwa eskalasi baru dalam konflik ini dapat terjadi dalam waktu dekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Dagang China vs AS Makin Panas, Trump Konfirmasi Telah Berbicara dengan Xi Jinping

Perang Dagang China vs AS Makin Panas, Trump Konfirmasi Telah Berbicara dengan Xi Jinping

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 10:51 WIB

Trump Ultimatum Hamas, Bebaskan Sandera atau Gencatan Senjata Dibatalkan

Trump Ultimatum Hamas, Bebaskan Sandera atau Gencatan Senjata Dibatalkan

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 10:41 WIB

Buldoser Israel Ratakan Nur Shams, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

Buldoser Israel Ratakan Nur Shams, Ribuan Warga Palestina Mengungsi

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 09:14 WIB

AS Desak Israel Patuhi Tenggat Waktu Gencatan Senjata dengan Hizbullah

AS Desak Israel Patuhi Tenggat Waktu Gencatan Senjata dengan Hizbullah

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 09:02 WIB

Israel Langgar Gencatan Senjata, Hamas Hentikan Pembebasan Sandera

Israel Langgar Gencatan Senjata, Hamas Hentikan Pembebasan Sandera

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 08:38 WIB

Kontroversi Rencana Donald Trump: Usulkan Pemindahan Warga Palestina dari Gaza Secara Permanen

Kontroversi Rencana Donald Trump: Usulkan Pemindahan Warga Palestina dari Gaza Secara Permanen

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 07:44 WIB

Israel Lancarkan Serangan Brutal di Kamp Pengungsi Nur Shams

Israel Lancarkan Serangan Brutal di Kamp Pengungsi Nur Shams

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 06:14 WIB

AS Berlakukan Tarif Impor Baja dan Aluminium, Indonesia Terdampak?

AS Berlakukan Tarif Impor Baja dan Aluminium, Indonesia Terdampak?

Video | Selasa, 11 Februari 2025 | 14:00 WIB

Dari Spiritualitas hingga Solidaritas, "Joyful Ramadan" Wadah Inspirasi Sambut Bulan Suci

Dari Spiritualitas hingga Solidaritas, "Joyful Ramadan" Wadah Inspirasi Sambut Bulan Suci

Lifestyle | Selasa, 11 Februari 2025 | 08:00 WIB

Heboh! Trump Ingin Beli Gaza, Hamas dan Dunia Arab Murka

Heboh! Trump Ingin Beli Gaza, Hamas dan Dunia Arab Murka

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 08:32 WIB

Terkini

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak

News | Jum'at, 03 April 2026 | 20:04 WIB

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:47 WIB

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina

News | Jum'at, 03 April 2026 | 19:08 WIB

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB

Fakta-fakta  Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:57 WIB

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB