China, Thailand dan Myanmar Kerja Sama Bongkar Kerajaan Penipuan Online

Andi Ahmad S | Suara.com

Selasa, 18 Februari 2025 | 10:50 WIB
China, Thailand dan Myanmar Kerja Sama Bongkar Kerajaan Penipuan Online
Ilustrasi penipuan. [KlikKaltim.com]

Suara.com - Pemerintah Tiongkok mengungkapkan bahwa mereka sedang berusaha meningkatkan kolaborasi baik secara bilateral maupun multilateral untuk memerangi penipuan dan perjudian daring ilegal di kawasan perbatasan antara Thailand, Myanmar, dan China.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, menyatakan dalam konferensi pers di Beijing pada Senin (17/2), bahwa kementerian akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait, termasuk kedutaan dan konsulat di luar negeri, untuk menangani kasus yang memerlukan bantuan konsuler serta melindungi keselamatan warganya di luar negeri.

Delegasi tinggi dari Myanmar, China, dan Thailand baru-baru ini berkumpul di Myawaddy, Myanmar, untuk membahas langkah-langkah pemberantasan perjudian daring ilegal dan penipuan di wilayah perbatasan tersebut. Dari 30 Januari hingga 16 Februari 2025, lebih dari seribu pendatang ilegal telah diperiksa dan ditahan. Myanmar telah memulangkan sebagian dari mereka, sementara yang lainnya diproses sesuai dengan hukum untuk segera dipulangkan ke negara asal mereka.

Pada Jumat (14/2), Duta Besar China untuk Myanmar, Ma Jia, bersama Asisten Menteri Keamanan Publik Liu Zhongyi, bertemu dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Myanmar, U Than Swe, dan Menteri Dalam Negeri Myanmar, Tun Tun Naung, untuk membahas isu ini. Guo Jiakun menjelaskan bahwa aktivitas kejahatan serius, seperti perjudian daring dan penipuan, di sepanjang perbatasan Thailand-Myanmar mengancam kesejahteraan warga China dan negara-negara lain, serta mengganggu perjalanan dan kerja sama antarnegara.

Pemerintah China menegaskan bahwa partisipasi dalam pemberantasan kejahatan ini adalah wujud dari komitmen mereka terhadap filosofi pembangunan yang berfokus pada rakyat, serta untuk melindungi kepentingan bersama negara-negara regional dan memenuhi aspirasi rakyat di seluruh dunia.

Guo Jiakun juga menekankan bahwa China tengah menjalankan kerjasama aktif dengan negara-negara terkait, termasuk Thailand dan Myanmar, dalam upaya menanggulangi penyebab utama kejahatan ini, dan untuk mengatasi masalah perjudian daring dan penipuan. Tujuan mereka adalah untuk menjaga keselamatan dan aset warga serta memastikan ketertiban dalam pertukaran dan kerja sama antarnegara di kawasan tersebut.

Myanmar, Laos, dan Kamboja yang berbatasan dengan Thailand, telah lama dikenal sebagai tempat bagi sindikat kriminal yang terlibat dalam penipuan daring, termasuk skema investasi palsu dan perdagangan manusia. Praktik semacam itu telah meraup miliaran dolar dari korban di seluruh dunia, sementara banyak pekerja yang terjebak di lokasi tersebut sering kali tertipu dengan tawaran pekerjaan palsu dan dipaksa menjalani perbudakan virtual.

Sejak 2023, ribuan orang dari berbagai negara, termasuk China, Malaysia, Filipina, Indonesia, hingga Nigeria, telah diselamatkan dari tempat-tempat tersebut. Beberapa laporan menyebutkan bahwa milisi etnis Myanmar, seperti Tentara Pembebasan Nasional Karen, turut membebaskan para pekerja yang terjebak dan membawa mereka ke perbatasan, sementara pemerintah Myanmar yang dipimpin oleh junta militer memiliki kendali terbatas di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

RI Raja Nikel, Tapi Sumber Dayanya Dikuasai Perusahaan China

RI Raja Nikel, Tapi Sumber Dayanya Dikuasai Perusahaan China

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2025 | 09:53 WIB

Match Day 2 Piala Asia U-20, Duo Wakil Asia Tenggara Semakin Kompak dan Sehati

Match Day 2 Piala Asia U-20, Duo Wakil Asia Tenggara Semakin Kompak dan Sehati

Your Say | Selasa, 18 Februari 2025 | 07:52 WIB

AS Hapus Pernyataan 'Tidak Dukung Kemerdekaan Taiwan', China Marah

AS Hapus Pernyataan 'Tidak Dukung Kemerdekaan Taiwan', China Marah

News | Selasa, 18 Februari 2025 | 06:19 WIB

Terkini

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

Bantargebang Dibatasi Mulai 1 Agustus, Pramono Segera Temui Menteri LH Bahas Sampah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:10 WIB

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

Cuma Jadi Penyerap Dampak Konflik, Indonesia dan ASEAN Dinilai Tak Punya Daya Tawar

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:48 WIB

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

Geger Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di RS, Wamenkeu Buka Suara Soal Kondisi Terkini

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:32 WIB

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

Buruh dalam Bayang-bayang Kontrak Panjang dan Ketidakpastian Kerja

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:26 WIB

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

Riset Ungkap Hanya Jakarta yang Mampu Kejar Kenaikan Biaya Hidup, Daerah Lain?

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:21 WIB

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

Tepis Salah Paham Ekonomi Prabowo, Fahri Hamzah: SDA Harus Dikuasai Negara, Bukan Korporasi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 12:15 WIB

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:59 WIB

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

PM Spanyol Tantang Benjamin Netanyahu: Bebaskan Warga Kami yang Diculik Tentara Israel

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

Tanpa Restu Kongres, Trump Jual Paket Senjata Rp138 Triliun ke Israel dan Negara Arab

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:28 WIB

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

Resmi! 13 Taman Nasional akan Diubah Jadi Kawasan Konservasi Dunia, Ini Daftarnya

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:15 WIB