Polisi Dalami Kasus Kematian Samson, Preman Kampung Tewas Dikeroyok Massa di Sukabumi

Bangun Santoso

Minggu, 23 Februari 2025 | 02:10 WIB
Polisi Dalami Kasus Kematian Samson, Preman Kampung Tewas Dikeroyok Massa di Sukabumi
Personel Polres Sukabumi mengevakuasi jasad preman kampung yakni Suherlan alias Samson yang tewas dihakimi massa di Kampung Cihurang, Desa Cidadap, Kecamata Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada Jumat, (21/2/2025) malam. (ANTARA/Aditya A Rohman)

Suara.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi mengembangkan kasus tewasnya seorang preman akibat dikeroyok massa di Kampung Cihurang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Jumat (21/2/2025) malam.

"Kami masih mengembangkan kasus tewasnya Samson akibat aksi massa di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Hartono di Sukabumi, Sabtu (22/2/2025).

Menurut Hartono, saat ini jenazah Samson sudah dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu dan rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramatjati Jakarta untuk dilakukan autopsi.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, aksi massa yang mengakibatkan tewasnya preman kampung ini berawal ulah Samson yang membuat resah warga.

Di mana pria yang juga tinggal di Kampung Cihurang ini mondar-mandir sembari menenteng golok di sekitar permukiman. Bahkan, pejalan kaki maupun pengendara sepeda motor yang berpapasan dengan Samson memilih untuk menjauh khawatir menjadi sasaran kemarahan Samson.

Beberapa warga pun mencoba menegur preman kampung ini, namun bukannya mendengar teguran tersebut, Samson dengan santai menjawab bahwa dirinya sedang mencari seseorang yang baru saja duel dengannya.

Diduga lawan duel Samson bukan merupakan warga kampung setempat. Pemuda yang sering berurusan dengan hukum ini juga meminta kepada masyarakat untuk tidak ikut campur dan lebih baik diam karena itu bukan urusan warga.

Diduga aksi Samson yang semakin membuat resah warga dan tiba-tiba datang massa yang langsung mengeroyoknya. Beberapa warga sekitar yang menyaksikan peristiwa itu melihat Samson dikeroyok oleh puluhan orang.

Samson yang terdesak mencoba melawan, tetapi karena jumlah massa yang banyak akhirnya ia pun terkapar di aspal dekat selokan dengan kondisi tubuhnya penuh dengan luka.

baca juga

Tidak berselang lama personel Satreskrim Polres Sukabumi bersama Polsek Simpenan tiba di lokasi untuk memeriksa kondisi Samson, namun ternyata sudah tidak bernyawa.

Polisi yang tiba di lokasi kemudian memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah warga.

"Kami masih menyelidiki kasus ini," tambah Hartono.

Sementara, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, sebelum dihakimi massa, Samson sempat berkelahi dengan seorang pria yang tidak dikenal. Tidak berselang lama, Samson didatangi beberapa orang dan jumlahnya terus bertambah diduga mencapai puluhan orang yang kemudian memukuli pemuda tersebut hingga tewas di lokasi. (Sumber: Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengerikan! Puluhan Orang Keroyok Samson si Preman Kampung Sukabumi hingga Tewas

Mengerikan! Puluhan Orang Keroyok Samson si Preman Kampung Sukabumi hingga Tewas

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 11:21 WIB

Polisi Bongkar Kecurangan Takaran di SPBU Sukabumi, Kerugian Konsumen Capai Rp1,4 M per Tahun

Polisi Bongkar Kecurangan Takaran di SPBU Sukabumi, Kerugian Konsumen Capai Rp1,4 M per Tahun

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 21:05 WIB

Pertamina Patra Niaga, Kemendag dan Bareskrim Polri Segel SPBU Curang di Sukabumi

Pertamina Patra Niaga, Kemendag dan Bareskrim Polri Segel SPBU Curang di Sukabumi

Bisnis | Rabu, 19 Februari 2025 | 13:10 WIB

Alatnya Dipasang di Tempat Tak Terlihat, SPBU Ini Manipulasi Takaran BBM Bikin Masyarakat Rugi Rp1,4 Miliar

Alatnya Dipasang di Tempat Tak Terlihat, SPBU Ini Manipulasi Takaran BBM Bikin Masyarakat Rugi Rp1,4 Miliar

News | Rabu, 19 Februari 2025 | 11:57 WIB

Aksi Bejat Kakek di Sukabumi, Cabuli Bocah SD Hingga 9 Kali

Aksi Bejat Kakek di Sukabumi, Cabuli Bocah SD Hingga 9 Kali

News | Minggu, 16 Februari 2025 | 23:30 WIB

Pilu! Bayi Perempuan Ditinggalkan di Depan Masjid Sukabumi, Kondisinya Memprihatinkan

Pilu! Bayi Perempuan Ditinggalkan di Depan Masjid Sukabumi, Kondisinya Memprihatinkan

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 07:25 WIB

Pemerintah Sukabumi Gelar Turnamen Mobile Legends dengan Hadiah Rp 10 Juta, Netizen: Efisiensi Apaan?

Pemerintah Sukabumi Gelar Turnamen Mobile Legends dengan Hadiah Rp 10 Juta, Netizen: Efisiensi Apaan?

Tekno | Kamis, 13 Februari 2025 | 19:22 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×