Israel Tolak Pasukan Suriah di Perbatasan, Tuntut Demiliterisasi!

Bella | Suara.com

Senin, 24 Februari 2025 | 05:49 WIB
Israel Tolak Pasukan Suriah di Perbatasan, Tuntut Demiliterisasi!
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. [AFP]

Suara.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan pada Minggu (23/2) bahwa Israel tidak akan menerima kehadiran pasukan pemerintah baru Suriah di wilayah selatan negara itu. Ia juga menuntut demiliterisasi penuh di beberapa provinsi dekat perbatasan Israel.

"Kami tidak akan mengizinkan pasukan dari organisasi HTS atau tentara baru Suriah memasuki wilayah selatan Damaskus," kata Netanyahu dalam sebuah upacara militer. Pernyataannya merujuk pada kelompok Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang memimpin serangan oposisi hingga menggulingkan Presiden Bashar al-Assad pada Desember lalu.

Netanyahu juga menegaskan bahwa Israel menginginkan wilayah selatan Suriah, termasuk provinsi Quneitra, Daraa, dan Suwayda, benar-benar bebas dari kehadiran militer. 

"Kami menuntut demiliterisasi penuh di wilayah selatan Suriah," ujarnya.

Pada hari yang sama ketika al-Assad terguling, Israel mengumumkan bahwa pasukannya telah memasuki zona penyangga yang selama ini dipatroli oleh PBB di Dataran Tinggi Golan. Wilayah ini telah menjadi perbatasan de facto antara Israel dan Suriah sejak perjanjian gencatan senjata tahun 1974.

Dataran Tinggi Golan sendiri direbut Israel dari Suriah dalam Perang Enam Hari tahun 1967 dan kemudian dianeksasi pada 1981, meskipun langkah tersebut tidak diakui oleh sebagian besar komunitas internasional.

Netanyahu menegaskan bahwa kehadiran militer Israel di zona penyangga tidak akan bersifat sementara. 

"Pasukan Israel akan tetap berada di sana untuk jangka waktu yang tidak terbatas guna melindungi komunitas kami dan menggagalkan ancaman apa pun," katanya.

Selama lebih dari satu dekade perang saudara di Suriah, Israel telah melancarkan ratusan serangan udara terhadap sasaran militer di negara itu, terutama yang berkaitan dengan Iran dan kelompok militan pro-Iran.

Setelah penggulingan al-Assad, Israel semakin meningkatkan serangannya terhadap aset militer Suriah. Netanyahu mengklaim bahwa tindakan ini bertujuan untuk mencegah senjata dan fasilitas strategis jatuh ke tangan musuh yang berpotensi mengancam keamanan Israel.

Kebijakan Israel terhadap Suriah tetap menjadi salah satu faktor utama yang menentukan dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, terutama setelah perubahan besar dalam kepemimpinan Suriah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Fakta Anggun C Sasmi Dituduh Zionis, Kini Dibantah Keras hingga Bawa-bawa UU ITE

4 Fakta Anggun C Sasmi Dituduh Zionis, Kini Dibantah Keras hingga Bawa-bawa UU ITE

Lifestyle | Minggu, 23 Februari 2025 | 19:39 WIB

Difitnah Dukung Israel, Anggun C Sasmi Bakal Lapor Polisi

Difitnah Dukung Israel, Anggun C Sasmi Bakal Lapor Polisi

Entertainment | Minggu, 23 Februari 2025 | 20:30 WIB

Eksodus Palestina: Menhan Israel Perintahkan Militer "Tetap" di Tepi Barat

Eksodus Palestina: Menhan Israel Perintahkan Militer "Tetap" di Tepi Barat

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 17:19 WIB

PBB Kecam Agresi Israel di Tepi Barat: Pengerahan Pasukan Terlama Sejak 2000-an

PBB Kecam Agresi Israel di Tepi Barat: Pengerahan Pasukan Terlama Sejak 2000-an

News | Senin, 24 Februari 2025 | 04:35 WIB

Israel Serang Lebanon Selatan saat Pemakaman Pemimpin Hizbullah

Israel Serang Lebanon Selatan saat Pemakaman Pemimpin Hizbullah

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 16:22 WIB

Gencatan Senjata Gaza Dilanggar 350 Kali, 100 Tewas!

Gencatan Senjata Gaza Dilanggar 350 Kali, 100 Tewas!

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 16:15 WIB

Upacara Pembebasan Sandera Picu Amarah Israel, Nasib Ratusan Tahanan Palestina Tergantung

Upacara Pembebasan Sandera Picu Amarah Israel, Nasib Ratusan Tahanan Palestina Tergantung

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 15:46 WIB

Hamas: Perlakuan Tahanan Beda Jauh, Israel Siksa Warga Palestina!

Hamas: Perlakuan Tahanan Beda Jauh, Israel Siksa Warga Palestina!

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 15:35 WIB

Ramai di X, Penyanyi Anggun C Sasmi Mendadak Dituding Sebagai Zionis

Ramai di X, Penyanyi Anggun C Sasmi Mendadak Dituding Sebagai Zionis

Entertainment | Minggu, 23 Februari 2025 | 16:50 WIB

Lebanon Beri Syarat Mutlak ke Israel, Bebaskan Tahanan dan Tinggalkan Wilayah Pendudukan

Lebanon Beri Syarat Mutlak ke Israel, Bebaskan Tahanan dan Tinggalkan Wilayah Pendudukan

News | Minggu, 23 Februari 2025 | 05:20 WIB

Terkini

Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya

Lagi Asyik Makan Sate Taichan di Kembangan, Motor Raib Digondol Maling: Pelaku Dikejar hingga Kedoya

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05 WIB

Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium

Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:59 WIB

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:49 WIB

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

Identitas 4 Pekerja Migran Indonesia yang Meninggal Tenggelam di Malaysia 10 Masih Hilang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35 WIB

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

Mentang-mentang Serumpun! Sindiran Pedas Malaysia Usai Puluhan WNI Jadi Korban Kapal Tenggelam

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 09:17 WIB

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB