Ngeri! Detik-detik Puluhan TNI Serang Polres Tarakan: Polisi Diinjak-injak hingga Dianiaya Diduga Pakai Senjata

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 25 Februari 2025 | 17:33 WIB
Ngeri! Detik-detik Puluhan TNI Serang Polres Tarakan: Polisi Diinjak-injak hingga Dianiaya Diduga Pakai Senjata
Ngeri! Detik-detik Puluhan TNI Serang Polres Tarakan: Polisi Diinjak-injak hingga Dianiaya Diduga Pakai Senjata. (tangkapan layar/X)

Suara.com - Perselisihan antara TNI vs Polri kembali terjadi. Kali ini terjadi penyerangan yang diduga dilakukan puluhan aparat TNI terhadap markas Polres Tarakan, Kalimantan Utara, pada Senin (24/2/2025) malam.

Detik-detik insiden penyerangan itu pun viral setelah rekaman video amatir beredar di media sosial. Salah satunya dibagikan ulang akun X, @neVerAl0nely pada Selasa (25/2/2025). Dalam rekaman video berdurasi 1 menit, 1 detik itu, tampak sejumlah anggota TNI berpakaian sipil terlihat menyerang Markas Polres Tarakan.

Berdasar narasi unggahan akun @neVerAl0nely, ada sekitar 20 orang diduga anggota TNI yang melakukan penyerangan. Mereka disebut menaiki sebuah truk ketika menyerang kantor polisi pada Senin malam. 

"Pukul 22.45 serombongan Oknum TNI menggunakan truck berwarna hijau parkir di depan Bank Mandiri lalu turun dan berjalan ke arah Mako Polres Tarakan sambil membawa batu, kayu dan besi dan langsung melakukan penyerangan," beber akun tersebut.

Dalam video itu, tampak seorang polisi menjadi bulan-bulanan para pelaku. Dalam kondisi sudah tersungkur di aspal, para pelaku secara membabi buta menganiaya hingga menginjak-injak polisi tersebut hingga terkapar.

Video seorang polisi dianiaya hingga terkapar oleh puluhan pria diduga anggota TNI yang menyerang Markas Polres Tarakan. (tangkapan layar/X)
Video seorang polisi dianiaya hingga terkapar oleh puluhan pria diduga anggota TNI yang menyerang Markas Polres Tarakan. (tangkapan layar/X)

Bahkan, salah satu dari mereka terlihat membawa barang seperti senjata tajam saat menyerang polisi tersebut. Selain itu, terlihat pula seorang pelaku yang menganiaya korban diduga dengan menggunakan senjata laras panjag.

Di lokasi, tampak pula ada seorang wanita yang histeris ketika mencoba melerai aksi para pelaku penganiayaan.

Berdasar narasi pengunggah video, disebutkan sedikitnya lima orang anggota polisi luka-luka akibat penyerangan tersebut.

"Akibat dari serangan ini 5 personil polres Tarakan mengalami luka dan sedang dlm perawatan RSUD Yusuf SK. Juga kerusakan barang-barang investaris kantor," bebernya.

baca juga

Pemicu TNI Serang Polres Tarakan

Kapendam VI Mulawarman, Kolonel Kav Kristiyanto sebelumnya angkat bicara terkait aksi penyerangan puluhan aparat TNI ke Polres Tarakan yang sempat viral di media sosial.

Dia mengatakan peristiwa penyerangan tersebut dipicu akibat kesalahpahaman. Meski sempat memanas, dia mengklaim jika kondisi di Tarakan sudah terkendali.

“Kesalahpahaman semata. Saat ini, situasi di Kota Tarakan tetap aman dan kondusif,” kata Kristiyanto, dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Kristiyanto mengatakan insiden penyerangan ini bukan merupakan peristiwa yang disengaja ataupun bersifat institusional.

“Ini murni kesalahpahaman antar individu, bukan masalah antar institusi. TNI dan Polri tetap solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara, termasuk Kota Tarakan,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Kristiyanto, pihaknya telah menanggil sejumlah personel yang terlibat penyerangan tersebut. Mereka bakal menjalani pemeriksaan prosedur.

“Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab komando serta komitmen dalam menjaga disiplin prajurit,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

INDEF Curiga Prabowo Tunjuk Tony Blair jadi Dewas Danantara: Ada Hal Mungkin Disembunyikan karena...

INDEF Curiga Prabowo Tunjuk Tony Blair jadi Dewas Danantara: Ada Hal Mungkin Disembunyikan karena...

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 16:52 WIB

Berdamai Dulu? Rocky Gerung soal Kader PDIP Diizinkan Ikut Retret Magelang: Jokowi Ingin Mega Tunduk ke Prabowo

Berdamai Dulu? Rocky Gerung soal Kader PDIP Diizinkan Ikut Retret Magelang: Jokowi Ingin Mega Tunduk ke Prabowo

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:21 WIB

Karier Guru Hilang usai Kritik Polisi, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Didesak Bela Citra Sukatani usai Dipecat Pihak Sekolah

Karier Guru Hilang usai Kritik Polisi, Mendikdasmen Abdul Mu'ti Didesak Bela Citra Sukatani usai Dipecat Pihak Sekolah

News | Sabtu, 22 Februari 2025 | 19:17 WIB

Sukses Kabur ke Jerman, Guru TK Skakmat Bahlil usai Ngoceh Nasionalisme: Bapak Udah Bisa Kasih Makan Rakyat?

Sukses Kabur ke Jerman, Guru TK Skakmat Bahlil usai Ngoceh Nasionalisme: Bapak Udah Bisa Kasih Makan Rakyat?

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 15:08 WIB

Terkini

Dedikasi Tanpa Batas Mantri BRI di Padang Lawas

Dedikasi Tanpa Batas Mantri BRI di Padang Lawas

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27 WIB

PPATK Catat Perputaran Dana Judi Online Turun untuk Pertama Kalinya sejak 2017

PPATK Catat Perputaran Dana Judi Online Turun untuk Pertama Kalinya sejak 2017

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:23 WIB

Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP

Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP

Sumut | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:22 WIB

Femas Yani Arianto, WNI yang Kabur dari Rombongan Wisata di Korsel Diduga Overstay

Femas Yani Arianto, WNI yang Kabur dari Rombongan Wisata di Korsel Diduga Overstay

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:22 WIB

Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta

Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta

Jabar | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:21 WIB

Danantara Asset Management Siap Bawa Eks BRI MI Jadi Perusahaan Investasi Berdaya Saing

Danantara Asset Management Siap Bawa Eks BRI MI Jadi Perusahaan Investasi Berdaya Saing

Bri | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:20 WIB

Usut Emas 74 Kg di Sentul, Kejagung Terbitkan Sprindik Baru TPPU Febrie Adriansyah

Usut Emas 74 Kg di Sentul, Kejagung Terbitkan Sprindik Baru TPPU Febrie Adriansyah

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:19 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya? Eks Dirutnya Jadi Tersangka Korupsi

Berapa Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya? Eks Dirutnya Jadi Tersangka Korupsi

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:19 WIB

Bongkar Korupsi Petral Hingga Akar, JAMPER Layangkan 4 Tuntutan Tegas ke Kejagung

Bongkar Korupsi Petral Hingga Akar, JAMPER Layangkan 4 Tuntutan Tegas ke Kejagung

Jabar | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:14 WIB

Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET

Mendag Klaim MBG Dongkrak Harga Telur, Kini Mendekati HET

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06 WIB

×