Ironis! Lulusan Luar Negeri Malah Susah Kerja di Indonesia, Apa Sebabnya?

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Rabu, 26 Februari 2025 | 11:52 WIB
Ironis! Lulusan Luar Negeri Malah Susah Kerja di Indonesia, Apa Sebabnya?
Stafsus Wakil Presiden Bidang Pendidikan, Achmad Adhitya. [Suara.com/Lilis Varwati]

Suara.com - Kebutuhan industri di Indonesia ternyata tidak bisa menampung lulusan mahasiswa yang berkuliah di luar negeri. Sebabnya, keilmuan yang dipelajari penerima program beasiswa luar negeri tidak link and match dengan industri dalam negeri.

Fakta tersebut disampaikan Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Pendidikan, Achmad Adhitya.

Ia mengungkapkan, sejumlah direktur badan usaha milik negara (BUMN) mengeluhkan bahwa lulusan beasiswa sering kali memiliki keahlian yang justru sulit diaplikasikan di Indonesia atau tidak sesuai dengan kebutuhan spesifik perusahaan.
 
"Permasalahannya kata para direktur ini, beberapa yang dapat beasiswa ternyata expertise-nya tidak nyambung dengan kebutuhan mereka," kata Achmad saat acara diskusi Jaringan Beasiswa Indonesia 2025 di Kantor Kemenko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Jakarta, Rabu (26/2/2025).

"Jadi terkadang kita kirim orang ke luar negeri, ilmu yang dipelajari berbeda, jadi kesulitan diaplikasikan di Indonesia atau tidak relevan," sambungnya. 

Untuk mengatasi persoalan itu, Achmad mengajak para penerima beasiswa berdialog langsung dengan sejumlah petinggi BUMN agar mereka memahami kebutuhan ahli untuk di Indonesia.

Ia menekankan pentingnya merancang program beasiswa berdasarkan kebutuhan industri dalam negeri.

"Sehingga kemudian, mahasiswa lulus serapannya jelas. Bisa langsung menerapkan ilmu untuk kebutuhan," katanya.

Namun, Achmad belum merinci ragam keahlian yang saat ini dibutuhkan di BUMN tersebut.

Hanya saja dia menekankan bahwa program beasiswa kuliah ke luar negeri memang harus dirancang secara khusus agar keilmuan yang dipelajari sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pembangunan bangsa. 

baca juga

"Sehingga ketika pulang persis link and match nyambung bisa diaplikasikan," ucapnya.

Pengadaan program beasiswa kuliah juga dinilai sangat penting untuk meningkatkan jumlah lulusan perguruan tinggi.

Achmad menyebutkan bahwa setiap dari hanya sekitar 40-50 persen anak lulusan SMA/SMK yang bisa melanjutkan pendidikan sampai jenjang perguruan tinggi. 

Dari sekitar 3,7 juta anak yang lulus SMA/SMK, hanya sekitar 1,8-1,9 juta siswa yang bisa melanjutkan kuliah. 

"Jadi beasiswa sangat penting dan relevan karena per hari ini hanya 40-50 persen anak SMA yang bisa lanjutkan ke jenjang kuliah. Jadi program beasiswa itu berikan harapan untuk 1,8-1,9 juta siswa kita untuk lanjutka sekolahnya sampai ke perguruan tinggi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkes Pastikan Rekrutmen Beasiswa Dokter Tetap Lanjut: Anggarannya Cukup, Tenang Saja

Menkes Pastikan Rekrutmen Beasiswa Dokter Tetap Lanjut: Anggarannya Cukup, Tenang Saja

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 17:04 WIB

Harap-Harap Cemas Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia Di Balik Rencana Pemerintah Pangkas Anggaran

Harap-Harap Cemas Penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia Di Balik Rencana Pemerintah Pangkas Anggaran

Liks | Jum'at, 14 Februari 2025 | 19:25 WIB

Pasang Badan! Menkeu Sri Mulyani Jamin Beasiswa KIP Tak Dipotong Meski Ada Efisiensi Anggaran

Pasang Badan! Menkeu Sri Mulyani Jamin Beasiswa KIP Tak Dipotong Meski Ada Efisiensi Anggaran

News | Jum'at, 14 Februari 2025 | 13:05 WIB

Terkini

Antara Sejarah, Kuliner Warisan, dan Gaya Hidup Pedas Manis ala Sambal Bajak

Antara Sejarah, Kuliner Warisan, dan Gaya Hidup Pedas Manis ala Sambal Bajak

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Okky Madasari Sentil Influencer: Jangan Sampai Opinion Leaders Jadi Opinion Dealers

Okky Madasari Sentil Influencer: Jangan Sampai Opinion Leaders Jadi Opinion Dealers

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Jumlah Akun Pemilik Kripto RI Capai 23 Juta, Kemenkeu Mau Tukar Data Antar Negara demi Buru Pajak

Jumlah Akun Pemilik Kripto RI Capai 23 Juta, Kemenkeu Mau Tukar Data Antar Negara demi Buru Pajak

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:19 WIB

Kapolda Jateng Pimpin Rotasi 13 Pejabat, Wakapolda hingga Sejumlah Kapolres Berganti

Kapolda Jateng Pimpin Rotasi 13 Pejabat, Wakapolda hingga Sejumlah Kapolres Berganti

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:17 WIB

The World of Us: Mengkhianati Diri Sendiri Demi Jadi Bagian dari Kelompok

The World of Us: Mengkhianati Diri Sendiri Demi Jadi Bagian dari Kelompok

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Lebih Emosional, Fannita Ajak Pendengar Bertukar Posisi Lewat New Version 'Jadi Aku (Sekali Saja)'

Lebih Emosional, Fannita Ajak Pendengar Bertukar Posisi Lewat New Version 'Jadi Aku (Sekali Saja)'

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:14 WIB

BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker Hadapi Kabut Asap

BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker Hadapi Kabut Asap

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Safrizal ZA Ungkap Pelayanan Prima BPBD Jaga Kepercayaan Publik Kepada Pemerintah

Safrizal ZA Ungkap Pelayanan Prima BPBD Jaga Kepercayaan Publik Kepada Pemerintah

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Misi Bangkit Aldi Satya Mahendra di Seri Penutup WSSP 2026 Jerez

Misi Bangkit Aldi Satya Mahendra di Seri Penutup WSSP 2026 Jerez

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×