Pemerintah Diminta Tak Abaikan Pengembangan Kawasan Pesisir Utara Jakarta, Mengapa?

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Rabu, 26 Februari 2025 | 22:49 WIB
Pemerintah Diminta Tak Abaikan Pengembangan Kawasan Pesisir Utara Jakarta, Mengapa?
Ilustrasi Pantai Utara Jakarta. [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/aww]

Suara.com - Pemerintah diminta untuk tidak mengabaikan pengembangan kawasan pesisir utara Jakarta karena dianggap memberikan maslahat untuk banyak pihak, termasuk membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Pernyataaan itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal BPP Hipmi, Anthony Leong. Menurunya, setidaknya ada lima manfaat utama dari proyek ini, terutama dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta membuka peluang kerja baru.

“Kawasan ini bukan hanya menjadi wilayah eksklusif, tetapi juga membuka kesempatan luas bagi pelaku usaha kecil dan menengah, serta tenaga kerja di berbagai sektor,” ujar Anthony kepada wartawan, Rabu (26/2/2025).

Dia menganggap pengembangan kawasan mendorong kemajuan pada sektor kuliner, ritel, dan jasa. Banyak pelaku usaha kecil yang kini bisa menjangkau pasar lebih luas melalui berbagai fasilitas bisnis yang tersedia.

“Banyak UMKM yang bertumbuh di kawasan ini, terutama di bidang kuliner dan jasa. Ini menjadi peluang besar bagi pengusaha lokal untuk berkembang,” kata Anthony.

Kemudian, pembangunan infrastruktur serta pertumbuhan bisnis di kawasan pesisir utara membuka banyak peluang kerja baru.

“Banyak lowongan kerja terbuka di berbagai sektor, mulai dari konstruksi, ritel, hingga jasa. Ini tentu menjadi dampak positif bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Tak hanya itu, pertumbuhan kawasan pesisir utara akan mendorong kenaikan nilai investasi serta harga properti di sekitarnya. Seiring dengan itu, nantinya akan ada banyak pusat kuliner, hiburan, serta fasilitas wisata baru.

“Adanya pusat kuliner dan hiburan meningkatkan daya tarik kawasan ini, sehingga UMKM di sektor makanan, minuman, dan industri kreatif bisa berkembang lebih pesat,” ungkap Anthony.

Tak hanya di dalam kawasan, pengembangan pesisir utara juga berdampak positif pada daerah sekitarnya. Permintaan bahan baku, transportasi, dan tenaga kerja meningkat, yang mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah sekitar.

“Proyek ini bukan hanya menguntungkan bagi ekonomi lokal, tetapi juga berkontribusi pada perkembangan daerah sekitarnya secara lebih cepat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyelekit! Sindiran Rocky Gerung soal Janji Prabowo Indonesia Terang Benderang: Terangnya 2050, Bukan Sekarang

Nyelekit! Sindiran Rocky Gerung soal Janji Prabowo Indonesia Terang Benderang: Terangnya 2050, Bukan Sekarang

News | Rabu, 26 Februari 2025 | 20:55 WIB

Feri Amsari Kritik Telak Raffi Ahmad dan Deddy Corbuzier Masuk Kabinet Prabowo: Jadi Republik Content Creator!

Feri Amsari Kritik Telak Raffi Ahmad dan Deddy Corbuzier Masuk Kabinet Prabowo: Jadi Republik Content Creator!

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 20:00 WIB

Koar-koar Ogah Terima Gaji, Pakar Kuliti 'Cuan' Deddy Corbuzier jadi Stafsus Menhan: Jumlahnya Lebih Besar dari Gajinya!

Koar-koar Ogah Terima Gaji, Pakar Kuliti 'Cuan' Deddy Corbuzier jadi Stafsus Menhan: Jumlahnya Lebih Besar dari Gajinya!

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 18:31 WIB

Berdamai Dulu? Rocky Gerung soal Kader PDIP Diizinkan Ikut Retret Magelang: Jokowi Ingin Mega Tunduk ke Prabowo

Berdamai Dulu? Rocky Gerung soal Kader PDIP Diizinkan Ikut Retret Magelang: Jokowi Ingin Mega Tunduk ke Prabowo

News | Selasa, 25 Februari 2025 | 15:21 WIB

Terkini

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

Momentum Hardiknas, BEM SI Gelar Demo di Patung Kuda Kritisi Soal Pendidikan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:34 WIB

Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah

Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 16:10 WIB

Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!

Amien Rais Santai Bakal Dipolisikan, Ketum Partai Ummat: Hukum Jangan Jadi Alat Pukul Politik!

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:45 WIB

Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya

Kritik Penanganan Kasus Andrie Yunus, Megawati: Kok Masuknya ke Pengadilan Militer? Pusing Saya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 15:19 WIB