Pandji Pragiwaksono Kritik Tajam Pidato Presiden Prabowo 'Ndasmu': Ini Kesesatan Berpikir

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 05 Maret 2025 | 05:23 WIB
Pandji Pragiwaksono Kritik Tajam Pidato Presiden Prabowo 'Ndasmu': Ini Kesesatan Berpikir
Pandji Pragiwaksono (YouTube)

Suara.com - Komika Pandji Pragiwaksono melontarkan kritik terhadap pidato Presiden Prabowo Subianto dalam peringatan HUT ke-17 Partai Gerindra. Pandji menyoroti penggunaan kata 'ndasmu' dalam pidato serta argumentasi Prabowo mengenai ukuran kabinetnya yang dinilai sebagai kesesatan berpikir.

Sebelumnya, dalam acara HUT ke-17 Gerindra, Sabtu (15/2/2025) yang dihadiri oleh Presiden ke-7 Joko Widodo dan sejumlah pejabat lainnya, Prabowo menanggapi kritik mengenai kabinetnya yang dianggap terlalu gemuk dengan menggunakan kata 'ndasmu.'

Ucapan tersebut menuai banyak reaksi, termasuk dari Pandji Pragiwaksono yang menilai bahwa respons tersebut mencerminkan cara berpikir keliru.

Pandji menyoroti bagaimana Prabowo membela kabinetnya dengan membandingkannya dengan luas wilayah Indonesia.

"Di pidato tersebut, beliau merasa bahwa kabinet besar adalah konsekuensi dari pemerintahan yang besar. Padahal negara-negara seperti Rusia, Amerika, menterinya nggak banyak. Amerika menterinya belasan, Rusia menterinya dua puluhan," ujarnya, dikutip dari YouTube Pandji Pragiwaksono, Selasa (4/3/2025).

Ia menambahkan bahwa alasan jumlah anggota kabinet banyak, karena negara luas menjadi argumen yang tidak valid.

"Itu salah, itu 'ngeles.' Tidak pernah beliau mencoba untuk menjelaskan kenapa (kabinet) Indonesia jumlahnya lebih besar daripada Amerika dan Rusia, nggak pernah."

Pandji juga mempertanyakan dasar pemikiran Prabowo yang menggunakan Timor Leste sebagai pembanding.

"Kalau mau belajar, jangan belajar dari negara baru. Kayak ada orang dewasa lalu belajar menjalani hari-hari dari anak balita. Logikanya dimana coba?" katanya.

Presiden RI Prabowo Subianto [Foto: Biro Pers Kepresidenan]
Presiden RI Prabowo Subianto [Foto: Biro Pers Kepresidenan]

Pandji mempertanyakan kepada siapa sebenarnya Prabowo mengarahkan kata 'ndasmu' tersebut.

"Ketika seorang presiden bisa bilang 'ada yang bilang pemerintahan kita terlalu gemuk, pemerintahan kita terlalu besar, ndasmu,’ kita bisa anggap bahwa presiden itu ngomong sama dua pihak: rakyat Indonesia atau musuh politiknya?"

Menurut Pandji, apabila kritik tersebut datang dari rakyat dan Prabowo meresponsnya dengan kata 'ndasmu', maka presiden telah menghina rakyatnya sendiri.

"Ketika rakyat Indonesia bilang ke Pak Prabowo bahwa kabinetnya kegemukan, respon beliau adalah dengan memaki rakyatnya sendiri. Itu bahaya sekali," tambahnya.

Ia juga menyoroti ketimpangan kekuasaan antara rakyat dan presiden dalam hal kebebasan berbicara.

"Kalau rakyat Indonesia ke presiden ngomong ‘bacot lu,’ kita kena pasal penghinaan presiden, kalau presiden tersinggung. Tapi kalau presidennya ngomong ke rakyat ‘ndasmu’ apa tuh pasalnya? Nggak ada," ujar Pandji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Geram Masih Ada Orang Curi Uang Rakyat Padahal Sudah Diultimatum

Prabowo Geram Masih Ada Orang Curi Uang Rakyat Padahal Sudah Diultimatum

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 22:22 WIB

Prabowo Turut Soroti Permasalahan Banjir Bekasi, Pastikan Sudah Koordinasi BNPB

Prabowo Turut Soroti Permasalahan Banjir Bekasi, Pastikan Sudah Koordinasi BNPB

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 22:16 WIB

Ikut Dengarkan Taklimat, Ketua KPK Jamin Presiden Prabowo Tak Lakukan Ini

Ikut Dengarkan Taklimat, Ketua KPK Jamin Presiden Prabowo Tak Lakukan Ini

News | Selasa, 04 Maret 2025 | 20:10 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB