Trump Naikkan Tarif, China Ancam Perang Total Melawan AS

Aprilo Ade Wismoyo

Kamis, 06 Maret 2025 | 04:50 WIB
Trump Naikkan Tarif, China Ancam Perang Total Melawan AS
Xi Jinping dan Donald Trump

Suara.com - Dalam tanggapan tajam terhadap tuduhan tarif timbal balik Presiden AS Donald Trump, kedutaan besar Tiongkok di AS mengatakan Beijing siap untuk "berjuang sampai akhir" dalam jenis perang apa pun yang diinginkan AS.

"Jika perang adalah yang diinginkan AS, baik itu perang tarif, perang dagang, atau jenis perang lainnya, kami siap untuk berjuang sampai akhir," demikian akun resmi kedutaan besar Tiongkok yang diposting di X setelah pernyataan Trump yang meledak-ledak dalam sesi gabungan di Kongres.

Trump mengatakan negara-negara lain telah menggunakan tarif terhadap AS selama beberapa dekade.

Donald Trump (Instagram)
Donald Trump (Instagram)

"Sekarang giliran kita untuk mulai menggunakannya terhadap negara-negara lain tersebut. Rata-rata, Uni Eropa, Tiongkok, Brasil, India, Meksiko, dan Kanada. Pernahkah Anda mendengar tentang mereka? Dan banyak negara lain mengenakan tarif yang jauh lebih tinggi kepada kita daripada yang kita kenakan kepada mereka. Itu sangat tidak adil. India mengenakan tarif otomotif lebih tinggi dari 100%. Tarif rata-rata Tiongkok atas produk kita dua kali lipat dari yang kita kenakan kepada mereka. Dan tarif rata-rata Korea Selatan empat kali lebih tinggi," katanya.

"Hal ini terjadi karena kawan dan lawan. Sistem ini tidak adil bagi Amerika Serikat dan tidak pernah adil. Itu timbal balik. Apa pun yang mereka kenakan pajak kepada kita, kita akan kenakan pajak kepada mereka," katanya.

Trump telah menaikkan pungutan yang sebelumnya dikenakan sebesar 10 persen pada barang-barang China menjadi 20 persen. China telah mengajukan keluhan kepada Organisasi Perdagangan Dunia terhadap AS.

"Langkah-langkah pajak sepihak Amerika Serikat secara serius melanggar aturan WTO dan merusak fondasi kerja sama ekonomi dan perdagangan China-AS," kata kementerian perdagangan Beijing dalam sebuah pernyataan.

Saat mengenakan tarif, Trump menuduh China tidak berbuat cukup banyak untuk menghentikan perdagangan fentanil dan opioid lain yang sangat kuat ke AS.

Kementerian Luar Negeri China telah membantah hal ini.

baca juga
Presiden China Xi Jinping (Instagram)
Presiden China Xi Jinping (Instagram)

"Masalah fentanil adalah alasan yang lemah untuk menaikkan tarif AS atas impor Tiongkok. AS, bukan pihak lain, yang bertanggung jawab atas #KrisisFentanil di dalam AS. Atas dasar kemanusiaan dan niat baik terhadap rakyat Amerika, kami telah mengambil langkah-langkah yang kuat untuk membantu AS dalam menangani masalah ini. Alih-alih mengakui upaya kami, AS telah berusaha untuk mencoreng dan mengalihkan kesalahan kepada Tiongkok, dan berusaha untuk menekan dan memeras Tiongkok dengan kenaikan tarif," katanya dalam sebuah pernyataan.

"Mereka telah MENGHUKUM kami karena membantu mereka. Ini tidak akan menyelesaikan masalah AS dan akan merusak dialog dan kerja sama antinarkoba kami. Intimidasi tidak membuat kami takut. Perundungan tidak mempan bagi kami. Tekanan, paksaan, atau ancaman bukanlah cara yang tepat untuk menghadapi Tiongkok. Siapa pun yang menggunakan tekanan maksimum terhadap Tiongkok memilih orang yang salah dan salah perhitungan. Jika AS benar-benar ingin menyelesaikan masalah fentanil, maka hal yang benar untuk dilakukan adalah berkonsultasi dengan Tiongkok dengan memperlakukan satu sama lain secara setara," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Gemparkan Kongres: Klaim "Amerika Telah Kembali" dan Puji Elon Musk, Demokrat Walk Out

Donald Trump Gemparkan Kongres: Klaim "Amerika Telah Kembali" dan Puji Elon Musk, Demokrat Walk Out

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 15:34 WIB

2 Drama China Bertema Sekolah yang Dibintangi Bian Cheng

2 Drama China Bertema Sekolah yang Dibintangi Bian Cheng

Your Say | Rabu, 05 Maret 2025 | 14:35 WIB

Sinopsis Ski into Love, Drama China Terbaru Esther Yu dan Lin Yi di Youku

Sinopsis Ski into Love, Drama China Terbaru Esther Yu dan Lin Yi di Youku

Your Say | Rabu, 05 Maret 2025 | 14:10 WIB

3 Rekomendasi Drama China Kolosal yang Dibintangi Wang Duo

3 Rekomendasi Drama China Kolosal yang Dibintangi Wang Duo

Your Say | Rabu, 05 Maret 2025 | 13:15 WIB

AS dan Ukraina Bakal Tandatangani Kesepakatan Mineral, Emang Udah Baikan?

AS dan Ukraina Bakal Tandatangani Kesepakatan Mineral, Emang Udah Baikan?

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 09:07 WIB

Zelenskyy Ingin Perbaiki Hubungan dengan Trump, Siap Berunding untuk Perdamaian Ukraina

Zelenskyy Ingin Perbaiki Hubungan dengan Trump, Siap Berunding untuk Perdamaian Ukraina

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 08:46 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×