Rocky Gerung Sebut Bukan Tanpa Alasan Publik Merasa Akan Ada Reformasi Jilid 2, Singgung Prabowo Punya Beban dari Jokowi

Aprilo Ade Wismoyo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 08 Maret 2025 | 21:43 WIB
Rocky Gerung Sebut Bukan Tanpa Alasan Publik Merasa Akan Ada Reformasi Jilid 2, Singgung Prabowo Punya Beban dari Jokowi
Rocky Gerung (Youtube)

Suara.com - Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai jika bukan tanpa alasan kekinian publik atau masyarakat melihat ada tanda-tanda reformasi jilid ke dua. Pasalnya menurut Rocky kekinian sudah terlihat variabel Indonesia akan mengalami seperti kejadian 1998. 

Hal itu disampaikan Rocky dalam akun Youtube bernama Rocky Gerung Official dilihat Suara.com, Sabtu (8/3/2025). Awalnya sang pembawa acara dalam unggahan Youtube tersebut menyatakan memang saat ini telah tertangkap satu situasi yang mengingatkan ketika pra Reformasi 1998. 

Menurut sang pembawa acara tersebut dirinya bukan mengompor-ngompori tapi hanya sekedar mengingatkan. 

Kemesraan Presiden Prabowo dengan Joko Widodo.
Kemesraan Presiden Prabowo dengan Joko Widodo.

Rocky sebagai penanggap lantas menyampaikan, memang wajar jika kini publik melihat tanda-tanda akan terjadi Reformasi jilid ke dua. Sebab, seluruh komponen yang terjadi di 1998, kekinian dirasakan kembali di era Presiden Prabowo Subianto

"Bukan tanpa alasan, bila akhirnya publik mulai melihat tanda-tanda sebetulnya reformasi jilid 2 itu," kata Rocky. 

"Seluruh komponen yang pernah atau semua variable yang pernah menyebabkan reformasi di 98 sayup-sayup dan makin kuat terdengar sedang bekerja di hari-hari ini," sambubgnya. 

Rocky menyampaikan, jika adanya hal itu menjadi petunjuk pertama kalau pemerintahan Prabowo sedang berada dalam ketidakpastian. 

"Padahal kita tahu bahwa kebutuhan kita untuk investasi yang memang sangat diperlukan untuk mendrive 8 persen pertumbuhan ekonomi memerlukan kepastian semua teori di dunia itu tidak ada orang yang mau investasi di suatu negara, nama Indonesia tentu bila tidak ada kepastian-kepastian, kepastian arah politik, kepastian ketertiban atau koridor di dalam pemerintahan kepastian stabilitas, kepastian hukum apalagi itu," katanya. 

Kolase foto Prabowo dan Jokowi. [Ist]
Kolase foto Prabowo dan Jokowi. [Ist]

Ia mengatakan, adanya ketidakpastian tersebut terjadi karena adanya beban yang dipikul oleh Prabowo karena Presiden sebelumnya yakni Joko Widodo atau Jokowi. 

"Hal yang biasa orang katakan loh semuanya Jokowi, kan sekarang Presiden Prabowo Oh iya, politik itu, ekonomi itu, rencana itu, semua hal yang pernah dilakukan di masa lalu itu punya impact di masa kini. Jadi kalau dikatakan kan ini periodenya Prabowo, oh iya 800 triliun yang harus dibayar itu hutang dari Prabowo bukan, itu hutang dari Presiden Jokowi bahwa konflik agraria yang terus berlangsung hari ini dimulai 100 hari yang lalu ketika Presiden Prabowo memerintah, betul," katanya. 

"Ya itu dungunya disitu, cara buzer-buzer ini berargumentasi. Kan itu semua adalah limpahan dari Presiden sebelumnya konflik di Rempang, konflik di Sulawesi Tengah, macem-macem itu adalah bawaan dari Presiden sebelumnya," sambungnya. 

Lebih lanjut, ia mengatakan, apa yang disampaikannya tersebut sebagai penanda untuk menganalisis bahwa keadaan hari-hari ini sangat mirip atau mengarah kepada kondisi seperti 1998. 

"Jadi kita mau lihat sebetulnya apa conditional yang bisa kita pakai sebagai penanda untuk menganalisis Bahwa keadaan hari-hari ini sangat mirip atau mengarah kepada kondisi yang pernah kita alami di 2000, di 1998 yang kita sebut sebagai era reformasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Sebut Menhut Raja Juli Rekrut Kader PSI "Mumpungisme"

Rocky Gerung Sebut Menhut Raja Juli Rekrut Kader PSI "Mumpungisme"

Video | Sabtu, 08 Maret 2025 | 16:00 WIB

Siapa Ray Dalio? Duduk di Samping Prabowo saat Kumpul Konglomerat, Hartanya Tembus Rp218 T

Siapa Ray Dalio? Duduk di Samping Prabowo saat Kumpul Konglomerat, Hartanya Tembus Rp218 T

Lifestyle | Sabtu, 08 Maret 2025 | 14:53 WIB

Potongan Sinetron Para Pencari Tuhan Viral, Sentil Wapres Gibran?

Potongan Sinetron Para Pencari Tuhan Viral, Sentil Wapres Gibran?

Entertainment | Sabtu, 08 Maret 2025 | 14:50 WIB

Karakteristik Ray Dalio yang Dikenalkan Prabowo ke Konglomerat RI, Lebih Senang Investasi Emas

Karakteristik Ray Dalio yang Dikenalkan Prabowo ke Konglomerat RI, Lebih Senang Investasi Emas

Bisnis | Sabtu, 08 Maret 2025 | 12:01 WIB

Kritik Kenaikan Pangkat Seskab Teddy Jadi Letkol, Imparsial: Sarat Politis, Minim Prestasi!

Kritik Kenaikan Pangkat Seskab Teddy Jadi Letkol, Imparsial: Sarat Politis, Minim Prestasi!

News | Sabtu, 08 Maret 2025 | 11:40 WIB

Sah! THR PNS 2025 Cair 100 Persen, Sri Mulyani: Tunggu Pengumuman Bapak Presiden!

Sah! THR PNS 2025 Cair 100 Persen, Sri Mulyani: Tunggu Pengumuman Bapak Presiden!

Bisnis | Sabtu, 08 Maret 2025 | 10:41 WIB

Terkini

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 00:55 WIB

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:14 WIB

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 22:04 WIB

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:33 WIB

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:31 WIB

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:29 WIB

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:22 WIB

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:20 WIB

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:14 WIB

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba

News | Senin, 25 Mei 2026 | 21:09 WIB