Ketupat Presto: Tips Membuat Ketupat Padat, Kenyal dan Tidak Cepat Basi

Tasmalinda | Suara.com

Rabu, 12 Maret 2025 | 22:17 WIB
Ketupat Presto: Tips Membuat Ketupat Padat, Kenyal dan Tidak Cepat Basi
Resep ketupat presto yang padat dan antibasi [istock]

Suara.com - Menu ketupat menjadi salah satu hidangan khas yang selalu hadir dalam berbagai perayaan di Indonesia, terutama saat Lebaran.

Ketupat yang sempurna memiliki tekstur yang padat lalu tidak lembek dan tidak mudah basi. Namun, banyak orang merasa proses memasak ketupat cukup merepotkan karena membutuhkan waktu lama hingga 4-5 jam.

Kekinian, dengan bantuan panci presto, Anda bisa membuat ketupat dengan hasil yang padat dan antibasi dalam waktu yang jauh lebih singkat.

Keunggulan Memasak Ketupat dengan Panci Presto

Menggunakan panci presto memiliki beberapa keunggulan dibandingkan metode konvensional:

  1. Hemat waktu, karena ketupat bisa matang dalam waktu kurang dari 2 jam.
  2. Tekstur lebih padat akibat tekanan tinggi, air lebih merata menyerap ke dalam ketupat, menghasilkan tekstur yang lebih padat.
  3. Lebih antibasi karena matang lebih cepat dan tidak terlalu lama terkena udara terbuka, ketupat cenderung lebih awet.
  4. Menghemat bahan bakar, karena menggunakan panci presto lebih efisien dalam penggunaan gas dibandingkan metode rebus biasa.


Bahan-Bahan yang Dibutuhkan

  1. 10 bungkus ketupat anyaman daun kelapa (bisa beli di pasar atau membuat sendiri)
  2. 1 kg beras pulen, cuci bersih dan tiriskan
  3. 2 liter air
  4. 1 sendok teh garam
  5. Daun pandan (opsional, untuk aroma lebih harum)
Resep ketupat presto yang padat dan antibasi [istock]
Resep ketupat presto yang padat dan antibasi [istock]

Cara Membuat Ketupat Presto yang Padat dan Antibasi

1. Mempersiapkan Beras
Pilih beras berkualitas baik, sebaiknya jenis beras yang agak pulen agar hasil ketupat lebih padat dan tidak terlalu keras.
Cuci beras hingga bersih, lalu tiriskan.
Tambahkan 1 sendok teh garam ke dalam beras dan aduk rata agar ketupat memiliki rasa gurih yang merata.

2. Mengisi Anyaman Ketupat
Isi setiap anyaman ketupat dengan beras hingga mencapai sepertiga bagian (± 1/3 penuh). Jangan diisi terlalu penuh karena beras akan mengembang saat dimasak.
Pastikan anyaman ketupat dalam kondisi rapat dan tidak ada lubang yang bisa membuat air masuk berlebihan ke dalamnya.

3. Memasak dalam Panci Presto
Susun ketupat yang sudah diisi beras ke dalam panci presto.
Tambahkan air hingga ketupat benar-benar terendam. Jika perlu, gunakan piring berat di atas ketupat agar tetap terendam sempurna.
Tambahkan daun pandan agar ketupat lebih harum (opsional).
Tutup panci presto dengan rapat, pastikan katup tekanan dalam posisi aman.

4. Proses Memasak
Nyalakan api sedang hingga tekanan mulai terbentuk di dalam panci presto (biasanya sekitar 15 menit).
Setelah bunyi mendesis muncul, kecilkan api dan masak selama 45-60 menit.
Setelah waktu habis, matikan api dan biarkan tekanan turun secara alami sebelum membuka tutup panci.

5. Pendinginan dan Penyajian
Setelah tutup panci bisa dibuka, angkat ketupat dan tiriskan.
Gantung ketupat di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik agar cepat kering dan tidak lembab.
Biarkan dingin sebelum dipotong agar teksturnya lebih padat dan tidak lembek.

Tips Agar Ketupat Tahan Lama dan Tidak Basi

1. Pastikan ketupat benar-benar matang sebelum diangkat dari panci presto.

2. Jangan langsung memasukkan ketupat ke dalam plastik saat masih panas, karena uap air yang terperangkap bisa membuat ketupat cepat basi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Ketupat Identik dengan Idul Fitri? Ini Makna dan Asal Mula Tradisinya

Mengapa Ketupat Identik dengan Idul Fitri? Ini Makna dan Asal Mula Tradisinya

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 18:08 WIB

164.268 Personel Gabungan Dikerahkan saat Mudik Lebaran 2025, Ada Tim Respons Cepat

164.268 Personel Gabungan Dikerahkan saat Mudik Lebaran 2025, Ada Tim Respons Cepat

News | Senin, 10 Maret 2025 | 21:15 WIB

20 Desain Gambar Ketupat Lebaran, Cocok untuk Poster dan Kartu Ucapan!

20 Desain Gambar Ketupat Lebaran, Cocok untuk Poster dan Kartu Ucapan!

Lifestyle | Sabtu, 08 Maret 2025 | 08:59 WIB

Jasa Raharja dan Korlantas POLRI Survei Jalur di Jatim dan Jateng Jelang Operasi Ketupat 2025 Idul Fitri

Jasa Raharja dan Korlantas POLRI Survei Jalur di Jatim dan Jateng Jelang Operasi Ketupat 2025 Idul Fitri

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 11:45 WIB

Operasi Ketupat 2025 akan Mulai Digelar 28 Maret, Antisipasi Seratus Juta Pemudik Tahun Ini

Operasi Ketupat 2025 akan Mulai Digelar 28 Maret, Antisipasi Seratus Juta Pemudik Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 26 Februari 2025 | 12:47 WIB

Hadapi Arus Mudik Balik, Korlantas Polri Matangkan Operasi Ketupat

Hadapi Arus Mudik Balik, Korlantas Polri Matangkan Operasi Ketupat

News | Sabtu, 15 Februari 2025 | 20:38 WIB

Catat! Ini Sasaran dan Lokasi Operasi Keselamatan Lodaya 2025 Bandung

Catat! Ini Sasaran dan Lokasi Operasi Keselamatan Lodaya 2025 Bandung

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 15:11 WIB

Terkini

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:52 WIB

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 22:21 WIB

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:45 WIB

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:31 WIB

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:26 WIB

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:20 WIB

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16 WIB

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:13 WIB

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB