Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jasa Raharja dan Korlantas POLRI Survei Jalur di Jatim dan Jateng Jelang Operasi Ketupat 2025 Idul Fitri

Iwan Supriyatna

Senin, 03 Maret 2025 | 11:45 WIB
Jasa Raharja dan Korlantas POLRI Survei Jalur di Jatim dan Jateng Jelang Operasi Ketupat 2025 Idul Fitri
Korlantas POLRI bersama PT Jasa Raharja melanjutkan kegiatan survei jalur guna memastikan kesiapan strategi dan infrastruktur dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 saat Idul Fitri nanti.

Suara.com - Korlantas POLRI bersama PT Jasa Raharja melanjutkan kegiatan survei jalur guna memastikan kesiapan strategi dan infrastruktur dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 saat Idul Fitri nanti.

Setelah melakukan evaluasi di sejumlah titik di Jawa Timur, survei berlanjut ke Kediri, tepatnya Pertigaan Mengkreng, lalu memasuki provinsi Jawa Tengah dengan Solo sebagai kota pertama yang disinggahi.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kakorlantas POLRI Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., didampingi oleh Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, perwakilan dari Kementerian Perhubungan, dan perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Tinjauan ke Pertigaan Mengkreng, Kediri Pertigaan Mengkreng, Kediri, merupakan simpul penting pergerakan kendaraan dari tiga arah sekaligus: Nganjuk, Kediri, dan Jombang.

Di lokasi ini juga terdapat perlintasan kereta api, sehingga menjadi salah satu titik rawan kepadatan lalu lintas saat puncak arus mudik dan balik.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Satlantas Polres Kediri telah menyiapkan sejumlah strategi guna memperlancar arus lalu lintas, termasuk rekayasa lalu lintas, pemasangan rambu tambahan, serta optimalisasi personel di lapangan.

Dalam arahannya kepada Satlantas Polres Kediri, Kakorlantas POLRI Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya kesiapan maksimal untuk menghadapi Operasi Ketupat 2025, termasuk di pertigaan Mengkreng.

Ia menghimbau agar tidak overconfident dalam pelaksanaannya nanti, segala sesuatunya harus dipersiapkan dengan skenario yang tepat. Karena jika tidak dilakukan, maka kemungkinan akan terjadi kepadatan dan perlambatan, terutama pada H-3 dan H-2.

“Kontinjensi harus dipersiapkan dengan segala skenario, karena bisa jadi ada pengaruh kondisi cuaca, dan barangkali juga ada traffic accident. Saya yakin rekanrekan sudah paham karakteristik dari pertigaan Mengkreng dan tempat-tempat yang lain. Tidak boleh ada satu pun tempat yang macet. Di tempat wisata hanya padat, di tempat keramaian hanya ada antrian, Semua harus dikelola,” ujar Agus ditulis Senin (3/3/2025).

baca juga

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono juga menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mewujudkan mudik yang berkeselamatan, khususnya di pertigaan Mengkreng yang rawan kepadatan.

“Dari pengamatan Jasa Raharja dalam 2-3 tahun terakhir, kecelakaan pernah terjadi 2-3 kendaraan tapi tidak pernah ada korban jiwa, alhamdulillah. Potensi-potensi kecelakaan itu ada setelah kepadatan terurai, karena pengemudi kondisinya mengejar waktu. Dan sesuai komitmen saya dengan Pak Kakorlantas dan Pak Dirlantas Polda Jawa Timur, kami akan berkolaborasi, tak hanya dengan Polres Kediri tapi juga Polres-Polres lain akan kami dukung. Ini adalah sebagai wujud menjaga keselamatan berlalu lintas,“ ungkapnya.

Setelah meninjau Kediri, rombongan melanjutkan survei jalur persiapan Operasi Ketupat 2025 ke Jawa Tengah dengan menuju Kota Solo (Surakarta).

Solo menjadi salah satu titik penting dalam Operasi Ketupat, tidak hanya karena tingginya jumlah pemudik, tetapi juga karena banyaknya destinasi wisata yang menarik wisatawan selama libur panjang. Kepadatan lalu lintas di kota ini meningkat signifikan, terutama di sekitar area wisata dan pusat perbelanjaan.

Saat bertemu dengan para stakeholder di Polres Solo, Agus menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan daerah dalam menghadapi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Idulfitri nanti.

“Kami telah mendapat paparan dari Dirlantas Polda Jateng dan Wadirlantas Polda DIY, dilanjutkan rapat koordinasi dengan para stakeholder. Prinsipnya, Polda Jateng, Polda DIY, dan stakeholder sudah menyamakan persepsi langkah-langkah dan skenario. Karena pada saat Operasi Ketupat, ada bangkitan arus yang harus dikelola dengan baik, baik itu yang ada di jalan tol, jalan nasional, dan tempat-tempat wisata,” ujarnya.

Sementara itu, dalam paparannya, Rivan menyampaikan bahwa Jawa Tengah merupakan provinsi dengan peningkatan jumlah kecelakaan dari 2023 ke 2024.

Karena itu, semua stakeholder harus berkolaborasi dan berkoordinasi untuk memastikan sistem yang berkeselamatan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, dan pengemudi yang berkeselamatan, agar kondisi pada tahun ini menjadi lebih baik.

Ia juga menekankan bahwa Jawa Tengah memiliki banyak tempat wisata, sehingga potensi kecelakaan juga meningkat.

“Jawa Tengah ini signifikan tempat-tempat wisatanya, setahu kami ada lebih dari 1.200 dibanding dengan DIY yang hanya 25 yang menonjol. Jadi tempat-tempat wisata nanti juga menjadi hal yang penting, karena kadang kita fokus kepada jalan utamanya, padahal jalur ke arah tempat-tempat wisata justru banyak kejadian kecelakaan. Sebagai bentuk dukungan, kami siap berkoordinasi, baik dengan Dirlantas Polda Jateng dan DIY,” jelasnya.

Setelah meninjau Solo, rombongan akan meneruskan survei jalur akan ke wilayah lain di Jawa Tengah dan kemudian ke Jawa Barat guna memastikan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2025. PT Jasa Raharja dan Korlantas POLRI berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan arus mudik dan balik yang aman dan tertib bagi masyarakat Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirut Jasa Raharja Soroti Tren Peningkatan Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan yang Mencapai 54 Persen

Dirut Jasa Raharja Soroti Tren Peningkatan Kepatuhan Pembayaran Pajak Kendaraan yang Mencapai 54 Persen

Bisnis | Sabtu, 01 Maret 2025 | 09:39 WIB

Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari 4 Desainer

Cita Raya: Hikayat, Koleksi Modern Modestwear dalam Balutan Wastra Tenun dari 4 Desainer

Lifestyle | Kamis, 27 Februari 2025 | 10:44 WIB

Operasi Ketupat 2025 akan Mulai Digelar 28 Maret, Antisipasi Seratus Juta Pemudik Tahun Ini

Operasi Ketupat 2025 akan Mulai Digelar 28 Maret, Antisipasi Seratus Juta Pemudik Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 26 Februari 2025 | 12:47 WIB

Terkini

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17 WIB

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:15 WIB

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×