Bantaran Rel Kereta Api Gang Royal Digunakan sebagai Bisnis Esek-esek, PT KAI Sinyalir Ada Keterlibatan Warga

Bella, Faqih Fathurrahman

Kamis, 13 Maret 2025 | 00:06 WIB
Bantaran Rel Kereta Api Gang Royal Digunakan sebagai Bisnis Esek-esek, PT KAI Sinyalir Ada Keterlibatan Warga
Ilustrasi jalur kereta api. (Unsplash/Thomas Bent)

Suara.com - PT KAI Daerah Operasi 1 (Daop 1) Jakarta angkat bicara ikhwal penggerebekan praktik prostitusi di Gang Royal, Tambora, Jakarta Barat. Pasalnya, bisnis esek-esek ini dilakukan di bantaran rel kereta api.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan sejauh ini pihaknya telah berbenah diri, usai pembongkaran lokasi prostitusi tersebut.

Pihaknya telah memberikan teguran secara persuasif kepada masyarakat, terlebih PT KAI juga telah melakukan pemagaran di area-area tertentu. Namun saat ini, pagar yang sebelumnya terpasang malah dirusak.

"Sayangnya, pagar yang telah dipasang kerap dirusak atau dibobol oleh oknum warga," ujar Ixfan, kepada wartawan, Rabu (12/3/2025).

Ixfan mengaku, persoalan ini perlu ditangani bersama, mengingat aktivitas tersebut bertentangan dengan norma hukum maupun norma agama. 

"Kami siap berkolaborasi dengan instansi terkait, termasuk aparat pemerintah daerah dan kepolisian, dalam menindaklanjuti isu ini," kata Ixfan.

Ia juga menegaskan, jika keberadaan masyarakat di sekitar jalur kereta api tanpa izin merupakan pelanggaran hukum.

"Selain berdampak hukum, aktivitas yang tidak semestinya di area jalur kereta api juga membahayakan keselamatan masyarakat serta mengganggu kelancaran perjalanan kereta api," kata dia.

Kasatpol PP Jakarta Barat Agus Irwanto, sebelumnya, meminta andil dari PT KAI dalam menertibkan prostitusi liar Gang Royal, Tambora mengingat lokasi tersebut berada di bantaran rel.

baca juga

"Kita mengharapkan dari pemilik aset untuk bisa melakukan pemagaran yang masif atau betonisasi yang lebih kelihatan," kata Agus, Selasa (11/3/2025) malam.

Ia yakin jika PT KAI melakukan penutupan lokasi secara permanen, maka praktik prostitusi ini bisa dihentikan secara permanen.

Diketahui bersama praktik prostitusi di Gang Royal dibongkar, pada 2023 lalu. Sejumlah alat berat sempat dikerahkan untuk merobohkan bangunan prostitusi berkedok warung kopi.

Para pria hidung belang cukup banyak yang mendatangi lokasi tersebut lantaran terletak di kawasan yang strategis.

Bahaya Prostitusi: Dampak bagi Individu dan Masyarakat

Beberapa pekerja seks komersial (PSK) melarikan diri dari lokasi prostitusi ilegal di Gang Royal, Jalan Bandengan Utara III, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, karena dikejar oleh petugas Satpol PP pada malam hari, Selasa (11/3/2025). ANTARA/Risky Syukur
Beberapa pekerja seks komersial (PSK) melarikan diri dari lokasi prostitusi ilegal di Gang Royal, Jalan Bandengan Utara III, Pekojan, Tambora, Jakarta Barat, karena dikejar oleh petugas Satpol PP pada malam hari, Selasa (11/3/2025). ANTARA/Risky Syukur

Prostitusi sering kali dilihat sebagai jalan keluar cepat dari masalah ekonomi, namun praktik ini membawa berbagai bahaya yang signifikan, baik bagi individu yang terlibat maupun masyarakat secara luas.

Artikel ini akan membahas beberapa risiko utama yang terkait dengan prostitusi.

Pertama, prostitusi meningkatkan risiko kesehatan yang serius. Pekerja seks rentan terhadap penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS, sifilis, dan hepatitis karena sering kali terjadi hubungan tanpa perlindungan yang memadai.

Selain itu, akses terbatas ke layanan kesehatan membuat banyak pekerja seks tidak mendapatkan pengobatan tepat waktu, memperburuk kondisi mereka.

Kedua, prostitusi kerap dikaitkan dengan eksploitasi dan kekerasan. Banyak individu terjebak dalam lingkaran perdagangan manusia, di mana mereka dipaksa bekerja oleh mucikari atau sindikat kriminal.

Kekerasan fisik, ancaman, dan pelecehan psikologis menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, meninggalkan trauma jangka panjang.

Data global menunjukkan bahwa mayoritas pekerja seks masuk ke industri ini bukan atas kehendak sendiri, melainkan karena tekanan ekonomi atau penipuan.
Ketiga, dampak sosial prostitusi juga tidak bisa diabaikan.

Praktik ini dapat memperkuat stigma terhadap kelompok rentan, terutama perempuan, dan memicu disintegrasi nilai moral dalam masyarakat.

Anak-anak yang tumbuh di lingkungan terpapar prostitusi berisiko mengalami gangguan perkembangan emosional dan menjadi korban eksploitasi berikutnya.

Terakhir, prostitusi sering kali terkait dengan aktivitas ilegal seperti penyalahgunaan narkoba dan kejahatan terorganisir, yang memperburuk stabilitas sosial.

Upaya pencegahan seperti edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan penegakan hukum yang tegas menjadi kunci untuk mengatasi bahaya ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebakaran Gerbong Kereta di Yogyakarta, Menhub Perintahkan Evaluasi Total KAI

Kebakaran Gerbong Kereta di Yogyakarta, Menhub Perintahkan Evaluasi Total KAI

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 15:48 WIB

Polisi Selidiki Kebakaran Gerbong KA di Stasiun Tugu, Sempat Ada Pengalihan Akses

Polisi Selidiki Kebakaran Gerbong KA di Stasiun Tugu, Sempat Ada Pengalihan Akses

Bisnis | Rabu, 12 Maret 2025 | 12:21 WIB

Diduga Dibunuh! Jasad Ibu dan Anak di Tambora Ditemukan Dalam Toren Air

Diduga Dibunuh! Jasad Ibu dan Anak di Tambora Ditemukan Dalam Toren Air

News | Sabtu, 08 Maret 2025 | 17:06 WIB

Banjir Jakarta Meluas, Ini Daftar Wilayah Terdampak

Banjir Jakarta Meluas, Ini Daftar Wilayah Terdampak

News | Rabu, 05 Maret 2025 | 06:21 WIB

PT KAI Larang Keras Ngabuburit di Sekitar Rel Kereta Api, Ini Alasannya

PT KAI Larang Keras Ngabuburit di Sekitar Rel Kereta Api, Ini Alasannya

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 15:45 WIB

Kronologi Penangkapan Bandit Bercelurit di Kebon Jeruk, Berawal dari Modus Beli Kontrasepsi

Kronologi Penangkapan Bandit Bercelurit di Kebon Jeruk, Berawal dari Modus Beli Kontrasepsi

News | Minggu, 02 Maret 2025 | 15:17 WIB

Heboh Seorang Pendeta Ditangkap Polisi Terkait Prostitusi

Heboh Seorang Pendeta Ditangkap Polisi Terkait Prostitusi

News | Sabtu, 01 Maret 2025 | 14:40 WIB

KRL Makin Lama, ICW Pertanyakan Tata Kelola KAI Commuter

KRL Makin Lama, ICW Pertanyakan Tata Kelola KAI Commuter

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 16:09 WIB

Tuntut Transparansi PT KAI, ICW Bakal Ajukan Sengketa Informasi Bila Tak Direspons

Tuntut Transparansi PT KAI, ICW Bakal Ajukan Sengketa Informasi Bila Tak Direspons

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 15:30 WIB

ICW Desak Transparansi PT KAI Terkait Perubahan Jadwal KRL Picu Keterlambatan Parah

ICW Desak Transparansi PT KAI Terkait Perubahan Jadwal KRL Picu Keterlambatan Parah

News | Jum'at, 07 Februari 2025 | 14:06 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×