KSAD Baru Israel Setujui Rencana Perang Gaza: Serangan dan Pengusiran Penduduk Diprediksi Meningkat

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 19 Maret 2025 | 06:54 WIB
KSAD Baru Israel Setujui Rencana Perang Gaza: Serangan dan Pengusiran Penduduk Diprediksi Meningkat
Serangan terbaru Israel di Gaza (X)

Suara.com - Israel berencana untuk melanjutkan operasinya di Jalur Gaza setelah Eyal Zamir ditta sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), seperti dilaporkan Anadolu pada Selasa.

Kantor berita Turki tersebut mengutip pernyataan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich di platform X, yang menyebutkan bahwa serangan Israel merupakan "proses bertahap yang telah direncanakan selama beberapa minggu terakhir sejak kepala staf baru mulai menjabat" dan "akan sangat berbeda dari yang telah dilakukan sebelumnya."

“Seperti yang kami janjikan, IDF (Angkatan Pertahanan Israel) kembali melakukan serangan besar di Gaza dengan tujuan menghancurkan Hamas, mengembalikan semua sandera, dan menghilangkan ancaman yang ditimbulkan oleh Jalur Gaza terhadap warga Israel,” ujar Smotrich.

Tentara Israel IDF (Instagram/idf)
Tentara Israel IDF (Instagram/idf)

Zamir dilantik sebagai KSAD pada awal Maret, menggantikan Hervi Halevi yang memimpin selama serangan Israel yang dianggap sebagai genosida di wilayah Palestina itu sejak Oktober 2023.

Tentara Israel mulai menyerang Gaza pada Selasa dini hari, yang mengakibatkan lebih dari 326 orang tewas dan ratusan lainnya terluka. Serangan ini melanggar perjanjian gencatan senjata yang berlaku mulai 19 Januari.

Walaupun mengklaim bertujuan menghancurkan Hamas, banyak gambar yang beredar dari Gaza menunjukkan bahwa mayoritas korban adalah warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, yang rumahnya dibom pada malam hari.

Pada hari Senin, stasiun televisi publik Israel KAN melaporkan bahwa Zamir telah menyetujui rencana militer untuk melanjutkan perang di Gaza, yang mencakup peningkatan serangan udara, perluasan operasi darat, dan pengusiran penduduk dari Gaza utara.

Lebih dari 48.500 warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak, telah tewas, dan lebih dari 112.000 lainnya terluka selama agresi militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023.

Mantan Menlu Israel Yoav Gallant (Instagram)
Mantan Menlu Israel Yoav Gallant (Instagram)

Pada November 2024, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap pemimpin Israel Benjamin Netanyahu dan mantan menteri pertahanannya, Yoav Gallant, atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional terkait perang yang terjadi di wilayah Palestina itu.

Hanya permulaan

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan pada hari Selasa bahwa serangan besar-besaran semalam di Gaza adalah "hanya permulaan" dan bahwa negosiasi mendatang dengan Hamas "hanya akan berlangsung di bawah tekanan".

Serangan tersebut, yang sejauh ini merupakan serangan terbesar sejak gencatan senjata berlaku pada bulan Januari, menewaskan lebih dari 400 orang di seluruh Jalur Gaza, menurut kementerian kesehatan di wilayah yang dikuasai Hamas.

Netanyahu kunjungi Gaza (X)
Netanyahu kunjungi Gaza (X)

Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan video pada Selasa malam "Hamas telah merasakan kekuatan tangan kami dalam 24 jam terakhir. Dan saya ingin berjanji kepada Anda, dan mereka, ini hanyalah permulaan".

Negosiasi telah terhenti mengenai bagaimana melanjutkan gencatan senjata yang fase pertamanya telah berakhir, dengan Israel dan Hamas tidak setuju apakah akan pindah ke fase baru yang dimaksudkan untuk mengakhiri perang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"Hanya Permulaan": Netanyahu Ancam Hamas dengan Penghancuran Total Jika Sandera Tidak Dibebaskan

"Hanya Permulaan": Netanyahu Ancam Hamas dengan Penghancuran Total Jika Sandera Tidak Dibebaskan

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 06:30 WIB

Israel vs. Hizbullah: Eskalasi Mematikan di Perbatasan Lebanon, Perang Lebih Luas Akan Pecah?

Israel vs. Hizbullah: Eskalasi Mematikan di Perbatasan Lebanon, Perang Lebih Luas Akan Pecah?

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 06:18 WIB

Kecaman Dunia atas Serangan Israel ke Jalur Gaza Menggema, Genosida Makin Nyata?

Kecaman Dunia atas Serangan Israel ke Jalur Gaza Menggema, Genosida Makin Nyata?

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 06:06 WIB

Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Gaza yang Tewaskan Ratusan Warga Sipil

Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Gaza yang Tewaskan Ratusan Warga Sipil

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 05:50 WIB

Serangan Udara Terbaru Israel di Gaza Tewaskan Lebih dari 300 Orang Termasuk Anak-anak

Serangan Udara Terbaru Israel di Gaza Tewaskan Lebih dari 300 Orang Termasuk Anak-anak

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 15:05 WIB

AS Akui Israel Minta Pendapat Gedung Putih soal Serangan Mematikan Terbaru di Gaza

AS Akui Israel Minta Pendapat Gedung Putih soal Serangan Mematikan Terbaru di Gaza

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 14:57 WIB

Terkini

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:48 WIB

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 06:36 WIB

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB