Dikeluhkan Warga, DLH DKI Sebut Kualitas Udara Rorotan Masih Aman Meski Ada RDF

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 20 Maret 2025 | 18:04 WIB
Dikeluhkan Warga, DLH DKI Sebut Kualitas Udara Rorotan Masih Aman Meski Ada RDF
Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto menyebut kualitas udara di sekitar Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan masih aman. Ia menyebut jajarannya rutin melakukan pemantauan kualitas udara di sekitar fasilitas pengolahan sampah itu.

Warga kompleks perumahan Jakarta Garden City (JGC) yang berlokasi tak jauh dari RDF sempat melayangkan protes atas bau dan asap kotor yang keluar dari RDF. Mereka juga sempat menagih hasil pemantauan kualitas udara yang dilakukan Dinas LH.

"Dan dari hasil yang SPKU maupun dari hasil uji yang dilakukan oleh KSO itu aman. Di bawah baku mutu sebagai parameternya," ujar Asep di RDF Rorotan, Kamis (20/3/2025).

"SPKU dan dari kan KSO juga menyewa konsultan lingkungan untuk memantau kualitas udara di lokasi ini. Dan semua hasil parameternya itu di bawah baku mutu atau aman," lanjutnya.

Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Suasana pengolahan sampah di Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta, Selasa (25/2/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Di satu sisi, Asep mengakui memang bau keluar dari RDF hingga ke permukiman warga. Hal ini disebabkan oleh sampah yang tertimbun lebih dari tiga hari di bunker RDF.

"Nah efeknya memang bau, bau itu memang tadi kemungkinan besar dari sampah yang masih tertimbul dalam bunker," ucapnya.

Sebagai solusi awal, Asep menyebut pihaknya akan memasang deodorizer dan back filter untuk mengurangi bau dan menjaga kualitas asap yang dikeluarkan cerobong RDF tetap aman.

"Jadi supaya memang asap yang keluar tidak lagi berwarna hitam tapi memang sudah putih dan sehat, jadi tidak mencemari," pungkasnya.

Reaksi Pramono

baca juga

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sebelumnya mengaku sudah mengetahui alasan bau menyengat keluar dari fasilitas pengolahan sampah berteknologi Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan yang dikeluhkan warga. Hal ini ia ketahui usai mengunjungi RDF Rorotan pada hari ini. 

Pramono mengatakan, RDF sudah menggunakan teknologi canggih dari Eropa. Seharusnya, persoalan bau yang menyeruak hingga ke permukiman warga sudah bisa diatasi.

"Kalau teknologi dari Eropa seharusnya dampak-dampak yang menjadi kekhawatiran warga itu tidak terjadi," ujar Pramono di RDF Rorotan, Kamis.

Meski demikian, Pramono menyebut bau tetap menyengat karena sampah yang ada di bunker RDF saat ini sudah tergolong lama hingga satu bulan. Padahal, seharusnya sampah yang diolah RDF berusia maksimal tiga hari.

"Secara teknis sampah yang digunakan itu harusnya sampah tiga hari paling lama sehingga sampah fresh. Ini sampahnya sudah ada yang lebih dari sebulan dan sebagainya," ucap Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan keterangan. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan keterangan. [ANTARA/Lifia Mawaddah Putri]

"Sehingga inilah yang kemudian menimbulkan bakteri, bau, cerobong asap hitam, dan sebagainya," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Pakai Teknologi Eropa, Pramono Beberkan Alasan Bau Busuk Keluar dari RDF Rorotan

Klaim Pakai Teknologi Eropa, Pramono Beberkan Alasan Bau Busuk Keluar dari RDF Rorotan

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 13:46 WIB

Warga Protes Karena Bau, Pramono Hentikan Sementara Uji Coba RDF Rorotan

Warga Protes Karena Bau, Pramono Hentikan Sementara Uji Coba RDF Rorotan

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 12:10 WIB

Bocah Keluhkan Bau Sampah RDF Rorotan hingga Tak Nafsu Makan, Pramono Mau Cek Langsung

Bocah Keluhkan Bau Sampah RDF Rorotan hingga Tak Nafsu Makan, Pramono Mau Cek Langsung

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 22:04 WIB

Kasus Korupsi Lahan Rorotan, KPK Periksa Eks Dirut Perumda Sarana Jaya Yoory di Lapas Sukamiskin

Kasus Korupsi Lahan Rorotan, KPK Periksa Eks Dirut Perumda Sarana Jaya Yoory di Lapas Sukamiskin

News | Senin, 16 Desember 2024 | 15:36 WIB

Terkini

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Penyaluran Kredit FIFGroup Tumbuh 6,8 Persen

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 18:36 WIB

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

×