CEK FAKTA: Benarkah PDIP di Balik Aksi Indonesia Gelap?

Denada S Putri

Selasa, 25 Maret 2025 | 16:20 WIB
CEK FAKTA: Benarkah PDIP di Balik Aksi Indonesia Gelap?
Ilustrasi Seruan Aksi Indonesia Gelap. [Ist]

Penjelasan soal Aksi Indonesia Gelap

Aksi "Indonesia Gelap" merupakan serangkaian demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa di berbagai kota di Indonesia pada 17 Februari 2025.

Aksi ini merupakan respons terhadap kebijakan pemerintah Presiden Prabowo Subianto yang dianggap merugikan rakyat, terutama dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Latar Belakang Aksi

Istilah "Indonesia Gelap" mencerminkan kekhawatiran masyarakat terhadap masa depan bangsa akibat kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro-rakyat.

Salah satu kebijakan yang menjadi sorotan adalah pemangkasan anggaran pendidikan untuk mendanai program makan bergizi gratis senilai $28 miliar per tahun.

Kebijakan ini dianggap mengorbankan sektor pendidikan dan meningkatkan beban mahasiswa melalui potensi kenaikan biaya kuliah.

Tuntutan Mahasiswa

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan 13 tuntutan kepada pemerintah, di antaranya:

baca juga
  1. Menyediakan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis serta membatalkan pemangkasan anggaran pendidikan.
  2. Mencabut Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bermasalah dan mewujudkan reforma agraria sejati.
  3. Mencabut Undang-Undang Minerba yang dinilai merugikan rakyat dan lingkungan.Wikipedia
  4. Mereformasi institusi kepolisian untuk menghapus budaya kekerasan dan korupsi.
  5. Menghentikan kriminalisasi terhadap masyarakat adat dan aktivis lingkungan.
  6. Mencabut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang dianggap mengancam sektor pendidikan dan kesehatan.
  7. Mengevaluasi program makan bergizi gratis agar tepat sasaran dan tidak menjadi alat politik semata.detiknews
  8. Merealisasikan anggaran tunjangan kinerja dosen.
  9. Menjamin kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
  10. Menghentikan komersialisasi pendidikan.
  11. Menjamin kebebasan akademik dan demokratisasi kampus.
  12. Menghentikan eksploitasi sumber daya alam yang merusak lingkungan.
  13. Mewujudkan kedaulatan pangan dan energi.

Dampak dan Tanggapan

Aksi "Indonesia Gelap" mendapat perhatian luas, termasuk dari media internasional.

The Star, media asal Malaysia, menggambarkan unjuk rasa tersebut sebagai bentuk protes rakyat Indonesia terhadap situasi terkini atas kebijakan Presiden Prabowo dan mantan Presiden Joko Widodo.

Pemerintah belum memberikan respons resmi terhadap tuntutan mahasiswa. Namun, aksi ini menunjukkan meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap arah kebijakan pemerintah saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Program Tambal Ban Gratis Pemkot Solo, Nyata atau Palsu?

CEK FAKTA: Program Tambal Ban Gratis Pemkot Solo, Nyata atau Palsu?

News | Senin, 24 Maret 2025 | 22:09 WIB

CEK FAKTA: Puan Maharani Ditangkap KPK, Megawati Pingsan!

CEK FAKTA: Puan Maharani Ditangkap KPK, Megawati Pingsan!

News | Senin, 24 Maret 2025 | 14:30 WIB

Cek Fakta: Ridwan Kamil Ditahan KPK Pertengahan Maret 2025

Cek Fakta: Ridwan Kamil Ditahan KPK Pertengahan Maret 2025

News | Senin, 24 Maret 2025 | 12:00 WIB

Terkini

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

×