Komandan Anti-Tank Hizbullah Tewas: Israel Klaim Serangan di Lebanon Selatan

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 25 Maret 2025 | 19:15 WIB
Komandan Anti-Tank Hizbullah Tewas: Israel Klaim Serangan di Lebanon Selatan
Adu kekuatan militer Hizbullah vs Israel. [Wikipedia]

Menurut laporan media Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memerintahkan pasukannya untuk mengambil "tindakan tegas" terhadap target-target Hizbullah, dengan mengatakan "Israel tidak akan membiarkan bahaya apa pun" menimpa rakyatnya.

UNIFIL, pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon memperingatkan bahwa eskalasi tersebut dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi kawasan tersebut, dan menyerukan semua pihak untuk "meneguhkan komitmen mereka."

"Kami sangat mendesak semua pihak untuk menghindari membahayakan kemajuan yang telah dicapai, terutama ketika nyawa warga sipil dan stabilitas yang rapuh yang diamati dalam beberapa bulan terakhir terancam," katanya dalam sebuah pernyataan.

Namun, Israel Katz, menteri Israel yang bertanggung jawab atas urusan militer ditemukan mengobarkan api dengan menyalahkan serangan tersebut pada pemerintah Lebanon dan bersumpah untuk membalas.

Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon, UNIFIL, mengatakan pihaknya "khawatir" dengan meningkatnya kekerasan pada Sabtu pagi.

Presiden Lebanon Joseph Aoun (x/@Naija_PR)
Presiden Lebanon Joseph Aoun (x/@Naija_PR)

Aoun mengutuk upaya untuk membalas kekerasan di Lebanon

Namun, Presiden Lebanon Joseph Aoun telah menginstruksikan tentara untuk melindungi warga negaranya dan memperingatkan terhadap segala eskalasi sebagai tanggapan atas klaim rezim Israel tentang penembakan roket dari wilayah negara tersebut.

"Kami mengutuk segala upaya untuk menyeret Lebanon sekali lagi ke dalam siklus kekerasan," Aoun dikutip oleh jaringan berita Al-Mayadeen pada Sabtu.

"Apa yang terjadi di selatan dan apa yang telah terjadi sejak 18 Februari adalah agresi berkelanjutan terhadap Lebanon," ia secara tidak langsung merujuk pada pelanggaran gencatan senjata oleh Israel.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Hamdan Ballal, Ini Kronologi Sutradara No Other Land Diserang-Diculik Israel

Profil Hamdan Ballal, Ini Kronologi Sutradara No Other Land Diserang-Diculik Israel

Lifestyle | Selasa, 25 Maret 2025 | 18:21 WIB

Perilaku Tidak Pantas? Kabinet Israel Berusaha Singkirkan Jaksa Agung yang Kritik Netanyahu

Perilaku Tidak Pantas? Kabinet Israel Berusaha Singkirkan Jaksa Agung yang Kritik Netanyahu

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 17:47 WIB

Korban Gaza Terus Berjatuhan: 23 Tewas, Krisis Kemanusiaan Makin Parah

Korban Gaza Terus Berjatuhan: 23 Tewas, Krisis Kemanusiaan Makin Parah

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 17:31 WIB

Israel Berulah Lagi di Gaza: Qatar Kecam Badan Penggusuran dan Perluasan Permukiman Ilegal

Israel Berulah Lagi di Gaza: Qatar Kecam Badan Penggusuran dan Perluasan Permukiman Ilegal

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 16:51 WIB

PM Palestina Desak Dunia Hentikan Serangan Israel di Gaza: Pelanggaran Serius!

PM Palestina Desak Dunia Hentikan Serangan Israel di Gaza: Pelanggaran Serius!

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 15:43 WIB

Trauma Gaza Membayangi Ramadan di Indonesia: Kisah Pilu Mahasiswi Palestina

Trauma Gaza Membayangi Ramadan di Indonesia: Kisah Pilu Mahasiswi Palestina

Video | Selasa, 25 Maret 2025 | 14:41 WIB

Terkini

30 Tahun Kudatuli: Kisah Maryono yang 'Hidup Lagi' hingga Rahasia Dandang Megawati

30 Tahun Kudatuli: Kisah Maryono yang 'Hidup Lagi' hingga Rahasia Dandang Megawati

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:50 WIB

Indonesia vs Kamboja Diperketat, Jalur Evakuasi dan Penyekatan Pakansari Disimulasikan

Indonesia vs Kamboja Diperketat, Jalur Evakuasi dan Penyekatan Pakansari Disimulasikan

Bogor | Senin, 27 Juli 2026 | 17:50 WIB

Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni

Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Senin, 27 Juli 2026 | 17:48 WIB

Meski Sempat Tertunda, Pos Indonesia Mulai Bayar Imbal Hasil Sukuk Rp24,12 Miliar

Meski Sempat Tertunda, Pos Indonesia Mulai Bayar Imbal Hasil Sukuk Rp24,12 Miliar

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 17:48 WIB

Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah

Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:46 WIB

Mazda Berusaha Perpanjang Napas Mazda 3 dan CX-30 Lewat Teknologi Mild Hybrid

Mazda Berusaha Perpanjang Napas Mazda 3 dan CX-30 Lewat Teknologi Mild Hybrid

Otomotif | Senin, 27 Juli 2026 | 17:45 WIB

Sambut Hari Kemerdekaan, Sekjen Kemendagri Dorong Bulog dan Pemda Gencarkan Gerakan Pangan Murah

Sambut Hari Kemerdekaan, Sekjen Kemendagri Dorong Bulog dan Pemda Gencarkan Gerakan Pangan Murah

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:44 WIB

Dukung Program BRIvolution Reignite, BRI Catat Pertumbuhan Aset Impresif

Dukung Program BRIvolution Reignite, BRI Catat Pertumbuhan Aset Impresif

Bri | Senin, 27 Juli 2026 | 17:41 WIB

Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya

Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:41 WIB

Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang

Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:34 WIB

×