Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 27 Juli 2026 | 17:41 WIB
Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya
Ketua KPAI, Aris Adi Laksono saat konferensi pers di kantor KPAI, Rabu (22/7/2026). (Suara.com/Alif Bintang)
baca 10 detik
  • Ketua KPAI Aris Adi Laksono menegaskan bahwa ratusan anak dengan HIV di Sidoarjo wajib dilindungi dari diskriminasi pada Senin (27/7/2026).
  • KPAI mendesak pemerintah agar menjamin akses kesehatan, pengobatan antiretroviral, dan pendidikan tanpa stigma bagi seluruh anak terdampak.
  • Berbagai instansi terkait dan masyarakat diminta bersinergi mencegah penularan serta menjaga kerahasiaan identitas anak.

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) angkat bicara terkait mencuatnya data ratusan anak dan remaja yang hidup dengan HIV di Kabupaten Sidoarjo. KPAI mengingatkan anak yang hidup dengan HIV merupakan korban yang harus dilindungi, bukan dikucilkan atau disalahkan.

Ketua KPAI Aris Adi Laksono menegaskan perlindungan terhadap anak yang hidup dengan HIV/AIDS merupakan amanat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang menjamin hak setiap anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh pelayanan kesehatan, pendidikan, serta perlindungan dari segala bentuk diskriminasi.

"Kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi prioritas utama. Anak dengan HIV/AIDS adalah korban yang harus dilindungi, bukan disalahkan atau dikucilkan," kata Aris kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Sebelumnya, data Yayasan Delta Crisis Center (DCC) menyebut terdapat 522 anak dan remaja yang hidup dengan HIV di Sidoarjo. Namun, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo telah menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan data kumulatif sejak 2001, bukan jumlah kasus aktif saat ini.

Merespons kondisi tersebut, KPAI meminta pemerintah memastikan pemenuhan hak anak yang hidup dengan HIV, terutama akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan tanpa diskriminasi.

"Pemerintah wajib memastikan seluruh anak memperoleh akses pengobatan antiretroviral (ARV), layanan kesehatan yang ramah anak, dukungan psikososial, serta tetap dapat bersekolah tanpa diskriminasi," ujarnya.

Selain itu, KPAI menekankan pentingnya menjaga kerahasiaan identitas anak yang hidup dengan HIV guna mencegah stigma dan perundungan.

"Media, masyarakat, sekolah, dan semua pihak harus menghindari penyebaran informasi yang dapat mengarah pada identifikasi maupun pelabelan terhadap anak," tutur Aris.

KPAI juga mendorong pemerintah pusat dan daerah memperkuat upaya pencegahan penularan HIV pada anak, mulai dari skrining ibu hamil, edukasi kesehatan sesuai usia, peningkatan literasi kesehatan reproduksi, hingga perlindungan anak dari kekerasan seksual dan penyalahgunaan narkotika yang dapat menjadi faktor risiko penularan.

baca juga

Tak hanya itu, Aris menilai penanganan anak yang hidup dengan HIV tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga tertentu. Tetapi, perlu sinergi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Kementerian Agama, sekolah, keluarga, serta organisasi masyarakat. 

"Agar pemenuhan hak anak berjalan secara komprehensif," katanya.

Di akhir pernyataannya, KPAI mengajak masyarakat membangun empati dan menghentikan penyebaran informasi yang dapat memperburuk stigma terhadap anak-anak yang hidup dengan HIV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Jauhi Anak dengan HIV, Hak Mereka Tak Boleh Hilang karena Stigma

Jangan Jauhi Anak dengan HIV, Hak Mereka Tak Boleh Hilang karena Stigma

News | Senin, 27 Juli 2026 | 13:24 WIB

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara

Health | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:07 WIB

Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'

Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:11 WIB

Terkini

Skandal HGB Bogor: 17 Orang Terjaring OTT KPK, Apakah Menteri Nusron Wahid Terlibat?

Skandal HGB Bogor: 17 Orang Terjaring OTT KPK, Apakah Menteri Nusron Wahid Terlibat?

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:32 WIB

Utang Luar Negeri Membengkak, Sudah Capai Rp8.045 Triliun

Utang Luar Negeri Membengkak, Sudah Capai Rp8.045 Triliun

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 12:32 WIB

5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum

5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:32 WIB

6 Smart TV Coocaa 32 Inch Terbaru, Ini Pilihan Model dan Harganya

6 Smart TV Coocaa 32 Inch Terbaru, Ini Pilihan Model dan Harganya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 12:30 WIB

5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian

5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:30 WIB

Humor Jurnalistik: Belajar Menulis Tajam Tanpa Harus Mengernyitkan Dahi

Humor Jurnalistik: Belajar Menulis Tajam Tanpa Harus Mengernyitkan Dahi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:30 WIB

Membedah Teka-teki dan Teror Psikologis dalam Film The Whisper Man

Membedah Teka-teki dan Teror Psikologis dalam Film The Whisper Man

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:29 WIB

Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice

Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:25 WIB

Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!

Jadwal MotoGP Austria 2026: 3 Pembalap Ini Bersiap Menyelamatkan Diri!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen untuk Percepat BSPS Jatim demi Hunian Layak Masyarakat

Gubernur Khofifah Tegaskan Komitmen untuk Percepat BSPS Jatim demi Hunian Layak Masyarakat

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 12:22 WIB

×