Pertemuan Rahasia Trump-Putin Ungkap Titik Temu untuk Ukraina? Zelensky Bakal Bertemu di Arab Saudi

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 20 Maret 2025 | 10:41 WIB
Pertemuan Rahasia Trump-Putin Ungkap Titik Temu untuk Ukraina? Zelensky Bakal Bertemu di Arab Saudi
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy saat terlibat cekcok dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval. (tangkapan layar/x)

Suara.com - Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Ukraina Volodymyr Zelensky melakukan panggilan telepon selama satu jam beberapa minggu setelah perdebatan sengit di Gedung Putih memupus harapan Washington untuk berperan sebagai perantara perdamaian antara Rusia dan Kyiv.

Dalam panggilan telepon hari Rabu, yang digambarkan oleh kedua pemimpin sebagai "sangat baik" dan "positif", Zelensky mengatakan perdamaian abadi dapat dicapai "bersama-sama dengan Amerika, dengan Presiden Trump, dan di bawah kepemimpinan Amerika".

Ia juga mengatakan bahwa salah satu langkah pertama untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina adalah dengan mengakhiri serangan terhadap energi dan infrastruktur sipil lainnya. Ia berterima kasih kepada AS atas dukungan militernya, terutama rudal Javelin, sambil meminta lebih banyak sumber daya pertahanan udara.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (BBC Indonesia)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (BBC Indonesia)

Trump juga menyarankan kepemilikan AS atas infrastruktur energi Ukraina, khususnya pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia yang dikuasai Rusia, untuk menghindari serangan. Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Tammy Bruce mengatakan, "Mungkin agak bermanfaat untuk memiliki hubungan ekonomi dengan negara yang memiliki sejarah mampu melindungi dirinya sendiri dan melindungi teman-temannya."

Pernyataan dari Penasihat Keamanan Nasional Mike Waltz dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan kepemilikan Amerika atas pabrik-pabrik itu akan menjadi "perlindungan terbaik".

Kesepakatan mineral AS-Ukraina juga dibahas, sementara Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan AS "melampaui" kesepakatan mineral dan lebih fokus pada negosiasi perdamaian.

Trump juga bertanya kepada Zelensky "tentang anak-anak yang hilang dari Ukraina selama perang, termasuk mereka yang telah diculik", sambil berjanji untuk bekerja sama dengan kedua belah pihak untuk memastikan anak-anak itu dikembalikan.

Trump memberi tahu Zelensky tentang panggilan teleponnya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, sementara keduanya sepakat untuk tetap berhubungan di "tingkat tertinggi".

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (x.com)

Dalam sebuah posting di akun media sosial Truth Social miliknya, Trump menggambarkan panggilan telepon itu sebagai "sangat bagus". "Sebagian besar diskusi didasarkan pada panggilan telepon yang dilakukan kemarin dengan Presiden Putin untuk menyelaraskan Rusia dan Ukraina dalam hal permintaan dan kebutuhan mereka," tulisnya. Zelensky mengatakan panggilan telepon itu "positif", "terus terang", dan "sangat substantif".

Zelensky mengatakan pejabat dari Ukraina dan Amerika Serikat dapat bertemu di Arab Saudi dalam beberapa hari mendatang untuk putaran kedua perundingan damai dan membahas isu-isu terkait penerapan gencatan senjata parsial.

Trump dan Putin telah mengadakan pembicaraan langsung untuk membahas konflik yang sedang berlangsung, yang terakhir adalah panggilan telepon selama 90 menit pada hari Selasa.

Selama pertukaran pendapat terakhir antara Trump dan Putin, Putin menolak gencatan senjata segera dan penuh tetapi setuju untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi Ukraina selama 30 hari. Namun serangan terus berlanjut sepanjang malam, dengan Zelensky menuduh Rusia menargetkan fasilitas energi.

Beberapa waktu lalu, Rusia dan Ukraina saling tuduh pada hari Rabu atas serangan udara yang memicu kebakaran dan merusak infrastruktur hanya beberapa jam setelah para pemimpin mereka menyetujui gencatan senjata terbatas untuk menghentikan serangan terhadap infrastruktur energi.

Presiden Rusia, Vladimir Putin [Xinhua]
Presiden Rusia, Vladimir Putin [Xinhua]

Putin setuju untuk menghentikan sementara serangan terhadap fasilitas energi Ukraina tetapi menolak untuk mendukung gencatan senjata penuh selama 30 hari yang diminta oleh Presiden AS Donald Trump dalam panggilan telepon dengan pemimpin Rusia tersebut pada hari Selasa.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy telah menyetujui gencatan senjata 30 hari yang diusulkan AS sebelum panggilan telepon Putin-Trump dan kemudian mendukung gencatan senjata yang lebih terbatas pada target energi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raja Yordania: Serangan Israel ke Gaza 'Sangat Berbahaya,' Desak Gencatan Senjata Segera!

Raja Yordania: Serangan Israel ke Gaza 'Sangat Berbahaya,' Desak Gencatan Senjata Segera!

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 07:06 WIB

Ben-Gvir Kembali Berkuasa: Israel Lanjutkan Serangan Mematikan di Gaza Pasca Gencatan Senjata

Ben-Gvir Kembali Berkuasa: Israel Lanjutkan Serangan Mematikan di Gaza Pasca Gencatan Senjata

News | Kamis, 20 Maret 2025 | 06:41 WIB

400 Orang Tewas di Jalur Gaza, Sultan Minta Pemerintah RI Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel

400 Orang Tewas di Jalur Gaza, Sultan Minta Pemerintah RI Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel

Bisnis | Rabu, 19 Maret 2025 | 15:53 WIB

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Rusia dan Ukraina Saling Serang Usai Kesepakatan Awal!

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Rusia dan Ukraina Saling Serang Usai Kesepakatan Awal!

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:51 WIB

Gegara Kebijakan Trump, Prancis Minta AS Kembalikan Patung Liberty

Gegara Kebijakan Trump, Prancis Minta AS Kembalikan Patung Liberty

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:51 WIB

Trump Deportasi 238 Gangster Venezuela ke El Salvador, Hakim AS: Langgar Hukum!

Trump Deportasi 238 Gangster Venezuela ke El Salvador, Hakim AS: Langgar Hukum!

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 14:27 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB