Pria Australia Cetak Rekor Dunia, Hidup 105 Hari dengan Jantung Buatan

Bella

Rabu, 26 Maret 2025 | 10:42 WIB
Pria Australia Cetak Rekor Dunia, Hidup 105 Hari dengan Jantung Buatan
Ilustrasi Jantung (Dok.Ist)

Dalam jantung buatan BiVACOR, rotor maglev ini berfungsi sebagai elemen utama yang memompa darah ke seluruh tubuh dan paru-paru pasien.

Teknologi ini mirip dengan yang digunakan pada kereta cepat seperti Linear Chuo Shinkansen di Jepang, yang melayang di atas rel untuk mengurangi gesekan dan meningkatkan efisiensi.

Cara Kerja Maglev pada Jantung Buatan

Rotor Melayang Magnetis:  

Rotor dalam jantung buatan BiVACOR terbuat dari bahan ringan dan tahan lama, seperti titanium, dan dirancang untuk melayang di dalam ruang pompa berkat medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan elektromagnetik di sekitarnya.


Tidak ada poros atau bantalan fisik yang menyentuh rotor, sehingga tidak ada kontak mekanis yang dapat menyebabkan gesekan.


Pemompaan Darah:  
Rotor yang berputar pada kecepatan tinggi (diatur sesuai kebutuhan tubuh) mendorong darah masuk dan keluar dari jantung buatan melalui saluran yang terhubung ke pembuluh darah pasien.


Desain ini memungkinkan aliran darah yang stabil dan terus-menerus, meniru fungsi jantung alami, baik ke tubuh (sistemik) maupun ke paru-paru (pulmonal).


Kontrol Presisi:  
Sistem maglev dikendalikan oleh perangkat lunak cerdas yang menyesuaikan kecepatan rotor berdasarkan kebutuhan fisiologis pasien, seperti saat istirahat atau beraktivitas.


Teknologi ini memastikan tekanan dan volume darah tetap optimal tanpa merusak sel-sel darah.

baca juga


Keunggulan Teknologi Maglev

Menurut BiVACOR dan kelompok risetnya, penggunaan maglev pada jantung buatan memiliki beberapa keunggulan signifikan dibandingkan perangkat jantung mekanis tradisional:

Daya Tahan Tinggi:  
Tanpa gesekan mekanis, risiko aus atau kerusakan pada komponen sangat minim. BiVACOR memperkirakan jantung buatan ini bisa bertahan lebih dari 10 tahun, jauh lebih lama dibandingkan pompa jantung lain yang biasanya hanya bertahan beberapa tahun.


Efisiensi Energi:  
Rotor yang melayang mengurangi kebutuhan energi untuk operasi, sehingga perangkat dapat didukung oleh baterai eksternal yang lebih kecil dan tahan lama.


Risiko Rendah terhadap Darah:  
Tidak adanya kontak fisik mencegah kerusakan sel darah merah atau pembentukan gumpalan darah (trombosis), masalah umum pada pompa jantung konvensional dengan komponen bergerak.


Kenyamanan Pasien:  
Desain ringkas dan tahan lama memungkinkan pasien, seperti pria Australia dalam kasus ini, untuk pulang dan menjalani kehidupan normal sambil menunggu donor.


Pengembangan dan Kolaborasi

Daniel Timms, pendiri dan kepala teknologi BiVACOR, memimpin pengembangan jantung buatan ini. Ia bekerja sama dengan tim dari Universitas Monash dan perusahaan medis AS-Australia BiVACOR.


Kontribusi Internasional: Teknologi maglev ini diperkuat oleh keahlian dari para ahli Jepang, termasuk Profesor Toru Masuzawa dan Nobuyuki Kurita dari Universitas Ibaraki, yang telah terlibat sejak Oktober 2001. Keduanya membawa pengalaman dari aplikasi maglev di bidang lain, seperti transportasi, ke dalam desain medis.


Proses Pengujian: Jantung buatan ini dipasang pada pasien melalui operasi selama enam jam pada 22 November 2024 di Rumah Sakit St. Vincent, Sydney. Pasien bertahan 105 hari—rekor terlama di dunia—sebelum transplantasi donor, membuktikan keandalan teknologi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Bungkam China 2-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Socceroos Lanjutkan Tren Positif

Australia Bungkam China 2-0 di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Socceroos Lanjutkan Tren Positif

Bola | Selasa, 25 Maret 2025 | 20:30 WIB

Pasca Akusisi Raja Properti Indonesia, Valuasi One Global Gallery Meroket

Pasca Akusisi Raja Properti Indonesia, Valuasi One Global Gallery Meroket

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 17:39 WIB

5 Kesalahan Timnas Indonesia yang Tidak Boleh Terulang saat Lawan Bahrain

5 Kesalahan Timnas Indonesia yang Tidak Boleh Terulang saat Lawan Bahrain

Bola | Selasa, 25 Maret 2025 | 15:36 WIB

Media Asing Sebut Timnas Indonesia Tak Miliki Filosofi Permainan yang Jelas

Media Asing Sebut Timnas Indonesia Tak Miliki Filosofi Permainan yang Jelas

Your Say | Selasa, 25 Maret 2025 | 12:47 WIB

Foto Penis Pasien yang Koma, Dokter di Australia Didenda Hingga Ratusan Juta

Foto Penis Pasien yang Koma, Dokter di Australia Didenda Hingga Ratusan Juta

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 10:44 WIB

Belum Usai Dibahas! Inilah 3 Pemain Paling Tak Beruntung di Laga Melawan Australia

Belum Usai Dibahas! Inilah 3 Pemain Paling Tak Beruntung di Laga Melawan Australia

Your Say | Minggu, 23 Maret 2025 | 08:19 WIB

Laga Lawan Australia dan Pengingkaran Kluivert Atas Janji yang Diucapkannya Sendiri

Laga Lawan Australia dan Pengingkaran Kluivert Atas Janji yang Diucapkannya Sendiri

Your Say | Minggu, 23 Maret 2025 | 06:06 WIB

Fun Fact: Kiper Australia Gagalkan Penalti Kevin Diks Ternyata Pernah Satu Klub di FC Copenhagen

Fun Fact: Kiper Australia Gagalkan Penalti Kevin Diks Ternyata Pernah Satu Klub di FC Copenhagen

Bola | Minggu, 23 Maret 2025 | 11:58 WIB

Apa Itu Gaya Bermain Total Football yang Bikin Timnas Indonesia Hancur Lebur?

Apa Itu Gaya Bermain Total Football yang Bikin Timnas Indonesia Hancur Lebur?

Bola | Minggu, 23 Maret 2025 | 06:27 WIB

Peluang Piala Dunia di Ujung Tanduk, Ketua SIJ Tegaskan Timnas Indonesia Wajib Lakukan Ini

Peluang Piala Dunia di Ujung Tanduk, Ketua SIJ Tegaskan Timnas Indonesia Wajib Lakukan Ini

Bola | Senin, 24 Maret 2025 | 08:32 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×