Eskalasi Mengerikan: Israel Bombardir Lebanon, Agresi di Tepi Barat Meningkat!

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 26 Maret 2025 | 20:54 WIB
Eskalasi Mengerikan: Israel Bombardir Lebanon, Agresi di Tepi Barat Meningkat!
Israel menyerang Lebanon Selatan usai lakukan perjanjian gencatan senjata (X/Narasi_winda)

Suara.com - Militer Israel telah melancarkan serangan udara baru terhadap dua target di Lebanon timur sambil melanjutkan agresi di Tepi Barat yang diduduki, menurut media Israel.

Militer Israel menangkap lima warga Palestina selama serangan di al-Khalil di Tepi Barat selatan. Pasukan Israel juga menahan delapan warga Palestina di Nablus.

Al-Bireh dan beberapa bagian Ramallah juga diserang oleh Israel pada hari Rabu.

Militer Israel telah menghancurkan 79 rumah di Tepi Barat dalam beberapa bulan terakhir.

Pada tanggal 22 Maret, pesawat tempur Israel menargetkan Nabi Chit, Hermel, dan Sarein di Lebanon timur. Militer Israel juga menyerang Deir Qanoun En Nahr.

Israel melancarkan perang di Jalur Gaza pada tanggal 7 Oktober 2023. Perang tersebut sempat dihentikan dengan perjanjian gencatan senjata pada bulan Januari. Rezim melanjutkan perang genosida pada 18 Maret.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, lebih dari 50.000 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 113.000 lainnya terluka dalam perang tersebut.

Ilustrasi Bendera Hizbullah. (istockphoto.com/shmooj)
Ilustrasi Bendera Hizbullah. (istockphoto.com/shmooj)

Petinggi Hizbullah tewas

Komandan unit anti-tank Hizbollah di "front selatan", Hassan Kamal Halawi, dilaporkan tewas setelah serangan tentara Israel di wilayah Nabatieh, Lebanon Selatan, menurut pengumuman dari pasukan pertahanan Israel (IDF) di Telegram.

IDF menyatakan bahwa Halawi berkontribusi dalam memfasilitasi pergerakan operasional dan penyediaan senjata ke Lebanon selatan.

Pada 11 Maret, Israel dan Lebanon memulai pembicaraan tidak langsung yang dimediasi oleh Amerika Serikat dan Prancis untuk menyelesaikan perselisihan wilayah sebagai bagian dari pelaksanaan perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani pada November 2024.

Sumber dari administrasi kepresidenan Lebanon menyampaikan kepada saluran Al-Mayadeen bahwa pembicaraan tersebut tidak berkaitan dengan normalisasi hubungan, melainkan ditujukan untuk menyelesaikan sengketa wilayah dan membebaskan warga Lebanon dari penjara Israel.

Tentara Israel dijadwalkan menyelesaikan penarikan pasukannya dari wilayah pendudukan di Lebanon selatan pada pagi hari 26 Januari, atau 60 hari setelah perjanjian gencatan senjata mulai berlaku.

Namun, penarikan tersebut tidak terlaksana. Washington kemudian mengumumkan perpanjangan perjanjian Israel-Lebanon hingga 18 Februari, tetapi Israel kembali melanggar kesepakatan dengan mempertahankan kehadirannya di lima pos di wilayah Lebanon.

Pemerintah Lebanon, di sisi lain, menyatakan telah sepenuhnya mematuhi ketentuan gencatan senjata, termasuk dalam penempatan pasukan tambahan di perbatasan selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dubes Iran: Zionis Israel Ciptakan Opini Publik Agar Genosida Palestina Terlihat Biasa

Dubes Iran: Zionis Israel Ciptakan Opini Publik Agar Genosida Palestina Terlihat Biasa

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 19:00 WIB

Sempat Ditangkap, Pemenang Oscar Hamdan Ballal Dilepaskan Polisi Israel

Sempat Ditangkap, Pemenang Oscar Hamdan Ballal Dilepaskan Polisi Israel

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 17:29 WIB

Sempat Diculik Israel, Sutradara No Other Land Hamdan Ballal Akhirnya Bebas

Sempat Diculik Israel, Sutradara No Other Land Hamdan Ballal Akhirnya Bebas

Your Say | Rabu, 26 Maret 2025 | 13:22 WIB

Tragedi Hamdan Ballal: Sutradara Peraih Oscar Ditangkap oleh Militer Israel

Tragedi Hamdan Ballal: Sutradara Peraih Oscar Ditangkap oleh Militer Israel

Video | Rabu, 26 Maret 2025 | 12:35 WIB

Komandan Anti-Tank Hizbullah Tewas: Israel Klaim Serangan di Lebanon Selatan

Komandan Anti-Tank Hizbullah Tewas: Israel Klaim Serangan di Lebanon Selatan

News | Selasa, 25 Maret 2025 | 19:15 WIB

Profil Hamdan Ballal, Ini Kronologi Sutradara No Other Land Diserang-Diculik Israel

Profil Hamdan Ballal, Ini Kronologi Sutradara No Other Land Diserang-Diculik Israel

Lifestyle | Selasa, 25 Maret 2025 | 18:21 WIB

Terkini

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS

News | Sabtu, 18 April 2026 | 00:03 WIB

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 23:21 WIB

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:55 WIB

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:38 WIB

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:27 WIB

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:13 WIB

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 22:00 WIB

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:59 WIB