H-5 Lebaran, 11.800 Motor Sudah Menyeberang ke Pulau Sumatera Melalui Pelabuhan Ciwandan

Chandra Iswinarno

Kamis, 27 Maret 2025 | 06:11 WIB
H-5 Lebaran, 11.800 Motor Sudah Menyeberang ke Pulau Sumatera Melalui Pelabuhan Ciwandan
Pemudik menggunakan motor roda dua memadati kantong parkir Pelabuhan Merak, Banten, Kamis (27/3/2025). [ANTARA/Desi Purnama Sari]

Suara.com - Memasuki H-5 Lebaran, arus mudik yang terjadi di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon tercatat mencapai 11.800 kendaraan roda dua atau sepeda motor.

Kendaraan roda dua tersebut tercatat menggunakan transportasi penyeberangan kapal dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengemukakan, berdasarkan hasil pantauan di Pelabuhan Ciwandan, diprediksi pada esok hari kendaraan pemudik akan terus mengalami peningkatan.

"Besok diperkirakan kendaraan pemudik yang melintas akan meningkat lagi, kita berharap bisa terus melayani pemudik dengan baik," katanya seperti dilansir Antara, Kamis (27/3/2025).

Berdasarkan pantauannya di Pelabuhan Ciwandan, pelaksanaan arus mudik di Pelabuhan Ciwandan yang dikhususkan untuk kendaraan sepeda motor dan truk golongan 7 ke bawah berjalan cukup baik dan tertib.

"Dari tadi malam sampai dini hari kita sudah memantau dan pelaksanaan angkutan Lebaran Pelabuan Ciwandan terpantau sudah cukup baik, tertib dan lancar," katanya.

Selain memantau arus mudik, Menteri Duddy juga memantau sejumlah fasilitas penunjang untuk memudahkan pemudik yan terus dipersiapkan.

Sejumlah fasilitas sudah disiapkan pihak ASDP dan pengelola Pelabuhan mendapat apresiasi Duddy yang menilai semua fasilitas untuk sudah cukup baik dan ada peningkatan.

"Ada fasilitas yang disediakan untuk anak-anak kemudian tempat beristirahat pemudik. Sejauh ini cukup baik dan ada peningkatan," katanya.

baca juga

Sementara itu dari pantauan Suara.com, sejumlah pemudik sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon mengeluhkan antrean masuk kapal yang cukup lama.

Dari area buffer zone Pelabuhan Ciwandan pada Kamis (27/3/2025) sekira pukul 02.00 WIB, sejumlah pemudik sepeda motor sempat berteriak hingga membunyikan klakson lantaran kesal harus menunggu sampai 1 jam.

Seorang pemudik sepeda motor, Didi (28) mengaku kesal dengan sistem antrean untuk masuk ke dalam kapal. Sebab, barisan kendaraan di areal buffer zone yang didahulukan tak beraturan.

"Duh kita udah nunggu dari tadi, ada sejam ini. Heran kadang yang baru datang malah lebih dulu (masuk ke kapal), kita yang dari tadi malah belum," kata Didi ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Kamis (27/3/2025) dini hari.

Berbeda dengan keluhan pemudik, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry Shelvy Arifin justru menilai bahwa proses antrean sepeda motor yang akan masuk ke dalam kapal relatif terhitung cepat dibandingkan tahun sebelumnya.

Apalagi, saat ini pihak otoritas Pelabuhan Ciwandan membuka sebanyak 4 dermaga untuk digunakan mengangkut para pemudik sepeda motor yang akan menyebrang ke Pulau Sumatera.

"Rata-rata waktu tunggu sekitar 1 jam. 1 jam terhitung sangat cepat dibanding tahun lalu. Karena tahun lalu hanya 3 dermaga yang dioperasikan. Tahun ini 4 dermaga. Kalau dulu 2 sampai 3 jam pada saat puncak," kata Shelvy.

Pemudik sepeda motor memenuhi Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Kamis (27/3/2025) dini hari. [Yandi Sofyan/Suara.com]
Pemudik sepeda motor memenuhi Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Kamis (27/3/2025) dini hari. [Yandi Sofyan/Suara.com]

"Jadi 1 jam (menunggu) menurut kami cukup lebih baik," imbuhnya.

Mulai Padat

Memasuki H-5 Lebaran 2025 atau Rabu (26/3/2025) malam, ribuan pemudik sepeda motor yang akan menyeberang ke Pulau Sumatra mulai memadati area Pelabuhan Ciwandan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat ribuan kendaraan pemudik roda dua mulai memenuhi areal buffer zone yang telah disediakan.

Junior Manager Komersial Pelindo Regional 2 Banten Joko Umardani mengatakan bahwa Pelabuhan Ciwandan akan dikhususkan untuk melayani pemudik kendaraan roda dua dan truk golongan 7 ke bawah.

Tak hanya itu, lanjut Joko, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 2 dermaga, di antaranya dermaga 5 dan dermaga 7 dan 5 unit kapal untuk melayani pemudik dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera.

"Untuk dermaga ada dua, yakni dermaga 7 dan 5. Kami juga telah berkoordinasi dengan ASDP untuk kapal yang disiapkan yakni sebanyak 5 unit sesuai dengan kebutuhan," ungkapnya.

Joko mengaku, untuk kenyamanan para pemudik, Pelabuhan Ciwandan juga telah menyiapkan lahan parkir seluas 1,7 hektare yang mampu menampung sebanyak 3.000 kendaraan roda dua dan 250 truk golongan 7 ke bawah.

"Ini juga yang sempat dikeluhkan oleh beberapa pemudik tahun lalu, karena lahan parkir yang tidak begitu luas dan ada beberapa perbaikan. Alhamdulillah di tahun ini sudah full 1,7 hektare," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pastikan Kesiapan Arus Mudik, Kapolri Tinjau Langsung Sarana dan Prasarana Rest Area KM 57

Pastikan Kesiapan Arus Mudik, Kapolri Tinjau Langsung Sarana dan Prasarana Rest Area KM 57

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 23:46 WIB

Sebanyak 52 Ribu Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta Lewat Gerbang Tol Cikampek

Sebanyak 52 Ribu Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta Lewat Gerbang Tol Cikampek

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 21:56 WIB

Update Arus Mudik Lebaran 2025: Jalur Tol Cipali Makin Padat

Update Arus Mudik Lebaran 2025: Jalur Tol Cipali Makin Padat

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 21:36 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×