Amien Rais Kembali Sebut Prabowo Soekarno Jilid 2 Yang Mampu Bebaskan RI dari Jerat Asing

Eviera Paramita Sandi

Kamis, 27 Maret 2025 | 14:09 WIB
Amien Rais Kembali Sebut Prabowo Soekarno Jilid 2 Yang Mampu Bebaskan RI dari Jerat Asing
Presiden Prabowo Subianto saat menyambut Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat [Instagram @prabowo]

“Memang ini ada masalah yang sulit, jangan sampai Pak Jokowi itu masih melilit dan mendekat. Sudah lepaskan saja, tidak usah sering-sering bertemu, jangan kirim utusan ke Jokowi. Sudah selesailah ya Mas Prabowo,” sambungnya.

Amien merasa bahwa sudah seharusnya Indonesia memiliki Soekarno jilid 2, seperti sosok Prabowo yang diakuinya kini.

Menurut Amien, jika Soekarno masih diberi kesempatan untuk hidup, maka dia akan marah besar melihat kondisi bangsa saat ini.

Pasalnya, kekayaan alam Indonesia yang berlimpah justru dengan mudahnya jatuh ke tangan-tangan orang asing.

Prabowo yang diyakini sebagai anak ideologis Soekarno ini dianggap mampu mengatasi semua kejadian tersebut.

Mengembalikan martabat bangsa hingga melindungi sumber daya alam.

Dikritik Hasto Kristiyanto

Sementara itu soal Julukan Prabowo adalah Soekarno jilid 2 sempat mengundang kritik dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.

Menurut Hasto, Prabowo tidak pantas disebut sebagai Soekarno jilid 2, lantaran orangtua Bung Karno dikenal sebagai figure patriotic.

baca juga

Sementara orangtua Prabowo, Soemitro adalah orang yang menggelorakan PRRI Permesta dan menjadi bagian dari kolaborator asing untuk melengserkan Bung Karno.

Selain itu, Soekarno lebih banyak dididik oleh para guru bangsa.

Sementara Prabowo lebih banyak di luar negeri, sehingga disebut tidak memahami budaya Indonesia.

Keluarga Soekarno yang bukan pengusaha disebut lebih memahami politik ekonomi, yang berdikari.

Sementara keluarga Prabowo memang dikenal sebagai pebisnis.

Soekarno juga diketahui lebih memilih mengorbankan diri, diasingkan dan dijauhkan dari rakyatnya daripada bangsanya terpecah.

Sementara Prabowo justru memilih ke luar negeri saat harusnya mempertanggung jawabkan tindakannya di tahun 1998.

Sebagaimana diketahui, dulu Prabowo Subianto pernah pergi ke Yordania pada tahun 1998 di saat ramainya kasus kerusuhan Mei 1998.

"Pada pertengahan tahun 1998, saya dituduh macam-macam. Karenanya, saya memilih untuk mengasingkan diri ke Yordania," cuit Prabowo di X pada 26 Februari 2014.

Kala itu hati Prabowo sedang bergejolak karena banyak tuduhan diarahkan kepadanya terkait situasi politik dan keamanan di Indonesia.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukber Bareng di Istana: Prabowo dan Jokowi Tertawa Lepas, Seskab Teddy Sambut dengan Salim

Bukber Bareng di Istana: Prabowo dan Jokowi Tertawa Lepas, Seskab Teddy Sambut dengan Salim

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 23:36 WIB

Jadi Anggota Baru NDB, Indonesia Diminta Setor Uang untuk Investasi

Jadi Anggota Baru NDB, Indonesia Diminta Setor Uang untuk Investasi

News | Rabu, 26 Maret 2025 | 22:32 WIB

Kode dari Kaesang: Lebaran 2025, Anak-Anak Presiden Bakal Kumpul Lagi?

Kode dari Kaesang: Lebaran 2025, Anak-Anak Presiden Bakal Kumpul Lagi?

Video | Kamis, 27 Maret 2025 | 13:21 WIB

Terkini

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:36 WIB

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

5 Mobil Terlaris 2026 Januari hingga Juli Kategori EV: Ini Rajanya

Otomotif | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:53 WIB

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Unhas Pecat Mahasiswa Kehutanan Pelaku Pelecehan Seksual

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 05:44 WIB

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

×