Harta Karun Zaman Besi Ditemukan di Inggris, Bernilai Rp 5,4 Miliar!

Denada S Putri

Sabtu, 29 Maret 2025 | 19:20 WIB
Harta Karun Zaman Besi Ditemukan di Inggris, Bernilai Rp 5,4 Miliar!
Harta karun Zaman Besi ditemukan di Inggris, Bernilai Rp 5,4 Miliar. [smithsonianmag]

Artefak tersebut mungkin dimasukkan ke dalam tumpukan kayu bakar untuk dibakar, meskipun para peneliti tidak menemukan sisa-sisa jasad manusia.

"Ini simbolis—bukan sekadar membuang sesuatu. Ini adalah sesuatu yang kita kenal dari Zaman Besi, saat orang-orang menghancurkan sesuatu secara ritual. Apa yang kita temukan di sini adalah dalam skala besar," kata Moore kepada Jack Blackburn dari London Times.

Secara keseluruhan, artefak tersebut bernilai $330.000 atau sekitar Rp 5,4 miliar.

Museum Yorkshire pun tengah meluncurkan upaya penggalangan dana untuk menyimpan barang-barang tersebut di Inggris.

Sementara itu, beberapa di antaranya akan dipajang di museum mulai minggu ini.

Harta karun Zaman Besi ditemukan di Inggris, Bernilai Rp 5,4 Miliar. [smithsonianmag]
Harta karun Zaman Besi ditemukan di Inggris, Bernilai Rp 5,4 Miliar. [smithsonianmag]

Invasi Kaisar Romawi Claudius ke Inggris: Awal Penaklukan Britannia

Kaisar Claudius memimpin Kekaisaran Romawi dari tahun 41 hingga 54 M.

Salah satu pencapaian terbesarnya adalah invasi ke Inggris pada tahun 43 M, yang menandai awal dari penaklukan Romawi atas Britannia.

Sebelum invasi ini, Romawi telah mencoba menaklukkan Inggris di bawah pemerintahan Julius Caesar pada tahun 55 dan 54 SM, tetapi tidak berhasil menetapkan kendali permanen.

baca juga

Claudius, yang naik takhta setelah pembunuhan Kaisar Caligula, membutuhkan kemenangan militer untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin.

Britannia, yang kaya akan sumber daya alam seperti logam dan bijih besi, dianggap sebagai target strategis dan ekonomi yang penting bagi Romawi.

Pelaksanaan Invasi

Pada tahun 43 M, Claudius mengirim pasukan besar yang terdiri dari sekitar 40.000 tentara, termasuk empat legiun utama, di bawah komando Aulus Plautius.

Armada Romawi menyeberangi Selat Inggris dan mendarat di wilayah yang kini dikenal sebagai Kent.

Pasukan Romawi menghadapi perlawanan dari berbagai suku lokal, terutama Catuvellauni, yang dipimpin oleh Caractacus dan Togodumnus.

Meskipun suku-suku ini memiliki keunggulan wilayah, mereka kalah dalam beberapa pertempuran penting.

Salah satu kemenangan besar Romawi terjadi di Sungai Medway, yang membuka jalan bagi pasukan mereka untuk maju lebih jauh ke pedalaman.

Setelah serangkaian kemenangan, Claudius sendiri datang ke Britannia untuk memimpin tahap akhir kampanye ini.

Ia membawa bala bantuan, termasuk gajah perang, untuk menunjukkan kekuatan Romawi.

Setelah kemenangan di Camulodunum (sekarang Colchester), yang merupakan pusat kekuatan Catuvellauni, Romawi mendeklarasikan kemenangan dan menjadikan Britannia sebagai provinsi Romawi.

Dampak Invasi

  1. Britannia Menjadi Provinsi Romawi: Setelah kemenangan Romawi, wilayah ini diintegrasikan sebagai provinsi kekaisaran dengan sistem administrasi Romawi.
  2. Pembangunan Infrastruktur: Romawi membangun jalan, kota, dan benteng untuk memperkuat kendali mereka, termasuk Londinium (London) yang kemudian menjadi pusat pemerintahan Romawi di Inggris.
  3. Perlawanan dan Pemberontakan: Meskipun Romawi berhasil menguasai sebagian besar wilayah selatan, beberapa suku, seperti suku Iceni di bawah kepemimpinan Ratu Boudica, melakukan pemberontakan besar pada tahun 60-61 M.
  4. Asimilasi Budaya: Romawi memperkenalkan bahasa Latin, sistem hukum, dan teknologi baru seperti pemanas lantai (hypocaust) dan pemandian umum.

Invasi Kaisar Claudius ke Inggris pada tahun 43 M menjadi titik balik dalam sejarah Britannia.

Meskipun membutuhkan waktu beberapa dekade bagi Romawi untuk menguasai seluruh wilayah, invasi ini membuka jalan bagi lebih dari tiga abad pemerintahan Romawi di Inggris.

Hingga kini, warisan Romawi masih dapat ditemukan di berbagai situs arkeologi di Inggris, termasuk jalan-jalan kuno, reruntuhan kota, dan artefak budaya yang menunjukkan pengaruh besar dari era kekaisaran Romawi.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AMMN Temukan Harta Karun Cadangan Emas dan Tembaga di Sumbawa

AMMN Temukan Harta Karun Cadangan Emas dan Tembaga di Sumbawa

Bisnis | Selasa, 25 Maret 2025 | 15:46 WIB

AS dan Rusia Bersatu, Siap Keruk Harta Karun Mineral Tanah Langka Ukraina?

AS dan Rusia Bersatu, Siap Keruk Harta Karun Mineral Tanah Langka Ukraina?

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 23:09 WIB

Gemetar! Arkeolog Temukan Harta Karun Koin Perak Era Raja Edward, Simpan Sejarah Kejam

Gemetar! Arkeolog Temukan Harta Karun Koin Perak Era Raja Edward, Simpan Sejarah Kejam

Tekno | Rabu, 12 Februari 2025 | 14:24 WIB

Terkini

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

BRICS Desak Amerika Serikat Hentikan Blokade Ekonomi di Kuba

News | Minggu, 13 September 2026 | 06:35 WIB

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 06:30 WIB

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

×