Rocky Gerung Bongkar Borok Tim Komunikasi Prabowo: Justru Mendelegitimasi Presiden

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 30 Maret 2025 | 11:43 WIB
Rocky Gerung Bongkar Borok Tim Komunikasi Prabowo: Justru Mendelegitimasi Presiden
Rocky Gerung (Youtube)

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dikritik belum berhasil membentuk tim komunikasi yang ideal di Istana Kepresidenan. Kritik tersebut dilayangkan oleh pengamat politik Rocky Gerung yang menyebut kalau tim komunikasi Istana saat ini justru mendelegitimasi Prabowo dalam opini publik.

Bukannya menyampaikan pesan dan kerja presiden, Rocky Gerung menilai kalau tim komunikasi Istana Prabowo justru lebih sibuk menyampaikan sangkalan atas kritik publik.

"Akhirnya Presiden Prabowo akan terpojok oleh opini publik yang berorientasi delegitimasi. Penyebabnya adalah kapasitas komunikator istana yang tidak punya kemampuan akademis, tidak punya kemampuan logika untuk menuntun komunikasi," ujar Rocky, dikutip dari tayangan video di kanal YouTube pribadinya, Minggu (30/3/2025).

Rocky menyebut, bahwa salah satu tugas para komunikator di Istana itu adalah untuk mendengarkan kritik publik. Namun, yang terjadi kini justru mereka lebih sering mencegah atau melawan opini publik.

"Itu konyol namanya. Jadi terbilang cepat legitimasi presiden jatuh hanya karena satu soal yaitu manufacturing consern," imbuh Rocky.

Dia menjelaskan, manufaktur opini yang dilakukan Istana itu berupa pembuatan opini yang disengaja dan disebarkan secara massal untuk memengaruhi persepsi publik atau opini publik, seringkali dengan cara yang manipulatif atau menyesatkan.

Perbuatan seperti itu dinilai berbahaya karena justru nampak menghalangi pikiran-pikiran kritis. Rocky juga mengkritisi kalau yang diproduksi oleb tim komunikasi itu jadi seperti iklan endorse Prabowo.

"Para komunikator istana justru mengiklankan presiden. Iklan itu bagian buruk dalam political marketing, iklan hanya mungkin di dalam wilayah otoriter karena tidak mungkin dibantah lagi," ujar dia.

Lebih lanjut, Rocky juga melihat kalau tim komunikasi itu kebanyakan diisi oleh buzer politik pada era Joko Widodo (Jokowi). Namun akibat ketidakmampuan mereka dalam berkomunikasi justru menjatuhkan legitimasi Prabowo sebagai presiden.

Prabowo Peringatkan Pejabat Soal Komunikasi Publik

Presiden Prabowo Subianto (Instagram/@prabowo)
Presiden Prabowo Subianto (Instagram/@prabowo)

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan, peringatan Presiden Prabowo Subianto soal komunikasi pejabat publik bertujuan agar para menteri dapat mengomunikasikan solusi atau jalan keluar atas suatu isu dengan baik.

“Tentu peringatan Pak Prabowo kepada kita semua agar kita betul-betul memberikan jalan keluar, bukan menambah beban baru dengan komunikasi yang buruk,” kata Muhaimin saat ditemui di Jakarta, Selasa lalu.

Menurut Muhaimin, kemampuan komunikasi yang baik bersifat penting. Terlebih, di tengah era disrupsi media dengan derasnya arus informasi.

“Jadi, era media teknologi informasi yang canggih ini, didukung oleh media sosial, menuntut Pemerintah dan semua saya kira masyarakat, Pemerintah, lembaga-lembaga, semua harus betul-betul memiliki kemampuan mengomunikasikan (sesuatu) dengan baik,” ujar dia sebagaimana dilansir Antara.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran kementerian/lembaga untuk memperbaiki komunikasi publik agar informasi yang sampai ke masyarakat lebih akurat dan tidak mudah dipelintir oleh opini yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salat Idulfitri di Istiqlal Bareng Presiden Prabowo, Menag Nasaruddin Umar: Insya Allah

Salat Idulfitri di Istiqlal Bareng Presiden Prabowo, Menag Nasaruddin Umar: Insya Allah

News | Sabtu, 29 Maret 2025 | 22:39 WIB

BSI jadi Bank Pembayar Zakat Terbesar di RI, Serahkan Rp787,5 M Selama 4 Tahun

BSI jadi Bank Pembayar Zakat Terbesar di RI, Serahkan Rp787,5 M Selama 4 Tahun

Bisnis | Sabtu, 29 Maret 2025 | 15:36 WIB

Manfaat Makanan Pedas buat Kesehatan, Prabowo Saran Kurangi Makan Saat Harga Cabai Naik

Manfaat Makanan Pedas buat Kesehatan, Prabowo Saran Kurangi Makan Saat Harga Cabai Naik

Lifestyle | Sabtu, 29 Maret 2025 | 14:49 WIB

Aset Negara di Tangan yang Salah? Kontroversi di Balik Peluncuran Danantara

Aset Negara di Tangan yang Salah? Kontroversi di Balik Peluncuran Danantara

Your Say | Sabtu, 29 Maret 2025 | 10:35 WIB

CEK FAKTA: Presiden Prabowo Pakai Dana Haji untuk Lanjutkan Bangun IKN

CEK FAKTA: Presiden Prabowo Pakai Dana Haji untuk Lanjutkan Bangun IKN

News | Sabtu, 29 Maret 2025 | 09:37 WIB

Rp30 Triliun Zakat: Benarkah Cukup untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem?

Rp30 Triliun Zakat: Benarkah Cukup untuk Hapus Kemiskinan Ekstrem?

Your Say | Sabtu, 29 Maret 2025 | 07:35 WIB

Tema Ketahanan Pangan: Intip Hampers Lebaran 'Sehat' ala Prabowo Subianto

Tema Ketahanan Pangan: Intip Hampers Lebaran 'Sehat' ala Prabowo Subianto

Video | Sabtu, 29 Maret 2025 | 02:32 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB