Rocky Gerung Kritik Ada 'Dosa' Jokowi di Balik Turunnya Jumlah Pemudik 2025: Buat Apa Jalan Tol?

Aprilo Ade Wismoyo | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 30 Maret 2025 | 19:39 WIB
Rocky Gerung Kritik Ada 'Dosa' Jokowi di Balik Turunnya Jumlah Pemudik 2025: Buat Apa Jalan Tol?
Ilustrasi mudik lebaran. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YU/am.

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menyebut ada 'dosa' mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menurunnya jumlah masyarakat yang mudik lebaran Idul Fitri 2025. Kondisi itu tak lain karena situasi  ekonomi Indonesia yang tahun ini banyak dikritik sedang turun. 

Rocky Gerung (Instagram/rocky_gerung)
Rocky Gerung (Instagram/rocky_gerung)

Menurut Rocky, penurunan ekonomi itu juga termasuk imbas dari kebijakan Jokowi selama 10 tahun menjadi presiden. Namun, kebijakan-kebijakan tersebut tidak mampu membangun kesejahteraan rakyat yang berkelanjutan. 

"Sepuluh tahun Presiden Jokowi bermimpi besar, lalu dia wujudkan itu dalam bentuk infrastruktur-infrastruktur. Jalan tol bertambah. Tapi tiba-tiba hari ini separuh dari penduduk yang harusnya mudik tidak mampu mudik. Jadi buat apa jalan tol yang dulu dibangga-banggakan," kritik Rocky, dikutip dari tayangan video di kanal YouTube pribadinya, Minggu (30/3/2025).

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tercatat kalau jumlah pemudik Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta orang atau sekitar 52 persen dari penduduk Indonesia. Jumlah tersebut ditemukan turun 24 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 193,6 juta pemudik.

Rocky menyebut, temuan sirvei itu membuat pembangunan infrastruktur dan kebijakan-kebijakan hasil kerja Jokowi nampak kurang bermanfaat secara ekonomi. 

"Fakta hari ini menunjukkan bahwa yang disediakan oleh Jokowi bukan daya beli, bukan kemampuan untuk membayar tol. Tetapi kesulitan ekonomi. Itu yang menerangkan kenapa statistik hari ini menunjukkan bahwa separuh dari penduduk Indonesia gagal mudik," ucap Rocky.

Kesalahan Jokowi, menurut Rocky, selama 10 tahun terlalu berambisi membangun infrastruktur. Namun perputaran uang yang terjadi tidak turut melibatkan masyarakat umum. Sehingga tidak terbangun kesejahteraan publik.

"Artinya selama 10 tahun Pak Jokowi itu semua perencanaan itu tidak dirancang untuk menghasilkan daya beli, tidak dirancang untuk menambah kelas menengah dan kelas menengah yang sekarang sebetulnya harus mudik pun tidak berhasil mengumpulkan oleh-oleh untuk bawa pulang," pungkasnya.

Jumlah pemudik diprediksi menurun

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda memprediksi mudik lebaran 2025 ini akan terjadi tren penurunan jumlah pemudik. Hal itu menyusul karena masyarakat menerapkan frugal living alias hidup hemat. 

"Saya lihatnya yang pertama kalau ada potensi penurunan mudik, memang iya, dalam artian memprediksi kemungkinan ada penurunan cukup signifikan. Jadi, data 146 juta pemudik, itu data yang sudah mengalami penurunan dibanding tahun kemarin yang hampir 193 juta," kata Huda saat dihubungi wartawan, Rabu (26/3/2025). 

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda. (Suara.com/Bagaskara)
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda. (Suara.com/Bagaskara)

Menurutnya, dari situ akan terasa potensi mudik tahun ini tak akan sama dengan tahun-tahun sebelumnya. 

Belum lagi, kata dia, Work From Anywhere atau WFA baru sebatas diberlakukan di jajaran ASN dan pegawai BUMN saja. 

"Dan itu kan hanya kurang lebih sekitar 30 persen dari para pemudik kita. Jadi kenapa sudah diperlakukan WFA tapi belum masih lancar, mungkin. Belum ada kenaikan drastis karena mungkin mereka sudah menggunakan. Atau yang tadi itu tidak menggunakan," katanya.

"Kalau toh menggunakan tetap porsi mereka hanya 30 persen. Selebihnya kan swasta. Nah itu catatannya kedua," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Etika Bertamu saat Lebaran Menurut Islam agar Silaturahmi Makin Berkah

10 Etika Bertamu saat Lebaran Menurut Islam agar Silaturahmi Makin Berkah

Lifestyle | Minggu, 30 Maret 2025 | 19:33 WIB

Warga Gaza Digempur Serangan Israel di Hari Pertama Idulfitri

Warga Gaza Digempur Serangan Israel di Hari Pertama Idulfitri

News | Minggu, 30 Maret 2025 | 19:28 WIB

LIVE STREAMING: Puncak Arus Mudik dan Malam Takbiran di Kalimalang Bekasi, Pemudik Sepi!

LIVE STREAMING: Puncak Arus Mudik dan Malam Takbiran di Kalimalang Bekasi, Pemudik Sepi!

Video | Minggu, 30 Maret 2025 | 19:24 WIB

Doa Takbiran Idulfitri dan Dzikir yang Dicontohkan Rasulullah, Arab dan Latin

Doa Takbiran Idulfitri dan Dzikir yang Dicontohkan Rasulullah, Arab dan Latin

Lifestyle | Minggu, 30 Maret 2025 | 19:09 WIB

Jakarta Lengang: Potret Ibu Kota Saat Ditinggal Mudik, Bikin Pangling!

Jakarta Lengang: Potret Ibu Kota Saat Ditinggal Mudik, Bikin Pangling!

Video | Minggu, 30 Maret 2025 | 18:59 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Keluarga Jokowi Terlibat Korupsi Pertamina?

CEK FAKTA: Benarkah Keluarga Jokowi Terlibat Korupsi Pertamina?

News | Minggu, 30 Maret 2025 | 18:00 WIB

Terkini

Jejak Berdarah Preman Pembunuh Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta: Residivis, Keok Diterjang Peluru!

Jejak Berdarah Preman Pembunuh Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta: Residivis, Keok Diterjang Peluru!

News | Selasa, 07 April 2026 | 09:56 WIB

Demi Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Siap Gerah di Kantor: Batasi Penggunaan AC dan Listrik Kemensos

Demi Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Siap Gerah di Kantor: Batasi Penggunaan AC dan Listrik Kemensos

News | Selasa, 07 April 2026 | 09:17 WIB

Bansos Macet & Urban Farming Mati Suri, DPRD DKI Jakarta: Sistem Distribusi Pangan Harus Dirombak

Bansos Macet & Urban Farming Mati Suri, DPRD DKI Jakarta: Sistem Distribusi Pangan Harus Dirombak

News | Selasa, 07 April 2026 | 09:00 WIB

Sempat Diadang Warga Lenteng Agung, TNI AD: Itu Penertiban Aset Negara, Bukan Sengketa Lahan

Sempat Diadang Warga Lenteng Agung, TNI AD: Itu Penertiban Aset Negara, Bukan Sengketa Lahan

News | Selasa, 07 April 2026 | 08:35 WIB

Trump Ancam Hancurkan Iran, Tak Peduli Hukum Internasional Dilanggar

Trump Ancam Hancurkan Iran, Tak Peduli Hukum Internasional Dilanggar

News | Selasa, 07 April 2026 | 08:29 WIB

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

News | Selasa, 07 April 2026 | 08:27 WIB

Di Tengah Perang Iran, Ucapan Kontroversial Donald Trump Berpotensi Bikin Marah Vladimir Putin

Di Tengah Perang Iran, Ucapan Kontroversial Donald Trump Berpotensi Bikin Marah Vladimir Putin

News | Selasa, 07 April 2026 | 08:16 WIB

Bareskrim Ungkap Peran Vital The Doctor: Penyuplai Narkoba Ko Erwin dan White Rabbit Jakarta!

Bareskrim Ungkap Peran Vital The Doctor: Penyuplai Narkoba Ko Erwin dan White Rabbit Jakarta!

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:58 WIB

Belum Kering Luka Serangan Drone Iran, Tentara Amerika Sudah Diminta Kerja Lagi!

Belum Kering Luka Serangan Drone Iran, Tentara Amerika Sudah Diminta Kerja Lagi!

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:55 WIB

Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump

Bukan Gertak Sambal, Iran Rudal Kawasan Industri Al Jubail Sehari Setelah Diancam Trump

News | Selasa, 07 April 2026 | 07:44 WIB