Gaza: Ladang Ranjau Tak Terlihat, Anak-Anak Jadi Korban Utama Setelah Gencatan Senjata

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Kamis, 03 April 2025 | 16:10 WIB
Gaza: Ladang Ranjau Tak Terlihat, Anak-Anak Jadi Korban Utama Setelah Gencatan Senjata
Seorang warga berdiri di antara reruntuhan bangunan pascaserangan udara Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan (25/6/2024). [Dok.Antara]

Dengan pertempuran yang sedang berlangsung dan akses kemanusiaan yang terbatas, sedikit data yang tersedia, tetapi pada bulan Januari, Layanan Aksi Ranjau PBB mengatakan bahwa "antara lima dan 10 persen" senjata yang ditembakkan ke Gaza gagal meledak.

Diperlukan waktu 14 tahun untuk membuat wilayah pesisir itu aman dari bom yang tidak meledak, kata badan PBB tersebut.

Alexandra Saieh, kepala advokasi untuk Save The Children, mengatakan persenjataan yang tidak meledak adalah pemandangan umum di Jalur Gaza, tempat lembaga amal miliknya beroperasi.

"Saat tim kami turun ke lapangan, mereka selalu melihat UXO. Gaza dipenuhi UXO," katanya.

Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas. [ANTARA/Anadolu/py/am]
Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas. [ANTARA/Anadolu/py/am]

Permainan angka

Bagi anak-anak yang kehilangan anggota tubuh akibat ledakan, "situasinya sangat buruk", kata Saieh, karena "anak yang diamputasi memerlukan perawatan jangka panjang yang khusus... yang tidak tersedia di Gaza".

Pada awal Maret, tepat sebelum gencatan senjata berakhir, Israel memblokir semua bantuan untuk masuk ke Gaza. Itu termasuk prostetik yang dapat membantu menghindari kehilangan mobilitas jangka panjang, kata Saieh.

Persenjataan yang belum meledak tersedia dalam berbagai bentuk, kata Orr. Di utara Gaza, tempat pertempuran darat berkecamuk selama berbulan-bulan, ada hal-hal seperti "mortir, granat, dan banyak peluru".

Di Rafah, tempat serangan udara lebih intens daripada pertempuran darat, "itu adalah proyektil artileri, itu adalah proyektil yang dijatuhkan dari udara", yang sering kali beratnya puluhan kilogram, tambahnya.

Baca Juga: Titik Terang? Israel Tawarkan Gencatan Senjata, Tapi Ada Syarat Mengejutkan soal Sandera

Orr mengatakan dia tidak dapat memperoleh izin untuk melakukan penjinakan bom di Gaza, karena pengawasan udara Israel dapat salah mengira dia sebagai militan yang mencoba menggunakan kembali persenjataan yang belum meledak menjadi senjata.

Dia juga mengatakan bahwa meskipun peningkatan kesadaran dapat membantu warga Gaza mengelola ancaman, pesan tersebut tidak selalu tersampaikan dengan cukup cepat.

"Orang-orang melihat satu sama lain memindahkannya dan berpikir, 'Oh, mereka sudah melakukannya, saya bisa lolos begitu saja,'" kata Orr, memperingatkan bahwa sulit bagi orang awam untuk mengetahui bom mana yang mungkin masih meledak, dan bersikeras bahwa itu tidak sepadan dengan risikonya.

"Anda hanya bermain melawan peluang, ini permainan angka."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI