Jumlah Likes dan Views YouTube Jomplang, Gibran Dicemooh Publik: Hidup Penuh Kepalsuan

Lintang Siltya Utami | Suara.com

Minggu, 27 April 2025 | 13:08 WIB
Jumlah Likes dan Views YouTube Jomplang, Gibran Dicemooh Publik: Hidup Penuh Kepalsuan
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. ANTARA FOTO/Fauzan/foc

Suara.com - Nama Gibran Rakabuming saat ini sedang menjadi atensi publik di jagat maya. Video yang diunggah dikanal YouTube pribadi milik Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming belakangan ini menjadi sorotan publik di platform X. Bukan tanpa sebab, pasalnya jumlah likes dan views atau penayangan video tersebut sangat berbeda jauh.

Konten video milik Gibran Rakabuming pertama kali menjadi perhatian warganet setelah diduga menjiplak konsep video milik YouTuber Ferry Irwandi karena menampilkan thumbnail yang serupa. Hal itu membuat video tersebut mendapatkan jumlah dislikes yang lebih banyak.

Setelah itu, Gibran Rakabuming memposting video dengan durasi 6 menit 38 detik berjudul "Hilirisasi dan Masa Depan Indonesia" pada 25 April 2025.

Sepanjang video tersebut, Gibran Rakabuming menjelaskan pentingnya hilirisasi yang menjadi kunci agar kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat memberi nilai tambah yang besar bagi masyarakat. Tak hanya untuk ekspor bahan mentah, tetapi juga untuk membuka lapangan pekerjaan hingga meningkatkan pendapatan daerah.

Sayangnya, publik justru dibuat salah fokus dengan jumlah likes dan views yang tertera pada konten tersebut. Dalam gambar tangkapan layer yang dibagikan oleh akun X @BosPurwa, video tersebut mampu mendapatkan jumlah likes sebanyak lebih dari 47.000 meskipun hanya ditonton sebanyak 3.993 penayangan.

Secara logika, orang-orang yang menyukai konten YouTube Gibran Rakabuming hanya memberikan tanda suka dan tidak menonton video tersebut. Fenomena itu sendiri jarang terjadi jika diperoleh secara organik.

Oleh karena itu, tak sedikit warganet yang curiga jika tim Gibran Rakabuming membeli bot khusus untuk menyukai video tersebut karena sebelumnya, jumlah dislikes pada konten video YouTube Gibran Rakabuming lebih banyak dibandingkan jumlah likes-nya.

"Bro @gibran_tweet, hidup lo penuh kepalsuan gini. Bisa-bisanya like YouTube jauh lebih besar dari views," tulis pemilik akun.

Cuitan yang disukai sebanyak lebih dari 8.400 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam respons. Tak sedikit publik yang mencemooh Gibran Rakabuming. Tak hanya di media sosial X, kolom komentar YouTube Gibran Rakabuming pun diserbu oleh warganet.

"Minimal kalua mau suntik like tunggu viewnya tinggi dulu lah, ketahuan kan tuh jadinya, sekelas Wapres masa nggak ngerti? Oh iya belum tanya AI. Lu tuh Wapres, ini malah terang-terangan manipulasi suara penonton, sesepele like YouTube aja nipu pake beli bot, apalagi suara rakyat?" komentar @dims****

"Lancar banget ngomongnya mas wapres kalua di depan kamera sendiri. Kalau di depan wartawan kayak gugup," tambah @geda********

"Hanya sekadar like pun harus dibeli. Supaya terlihat banyak yang menyukai, meskipun aslinya tidak. Sama dengan cara pemberian bansos dengan tas biru muda mengatasnamakan dirinya, diminta untuk memberikan komentar dan direkam, 'terima kasih bapak atas pemberiannya'. Namun, bisa saja itu semua palsu," timpal @yudha*********

"Apa mungkin, baru lihat 3 detik langsung kasih like? Udah itu keluar YouTube. Nggak terhitung view tapi like sudah terhidung. Gitu nggak sih cara kerjanya?" sahut @penja**_******

"Kasihan banget ya Wapres, dalam sejarah Indonesia, baru kali ini Wapresnya banyak direndahkan rakyatnya. Buah hasil usahanya, jadi sekarang tidak memetik hasilnya, berupa sindiran, cemooh, dan hinaan. Akibat memaksakan kehendak orang tuanya," tulis @yu18

Saat ditelusuri, penayangan atau views konten YouTube dihitung ketika pengguna menonton video selama minila 30 detik. YouTube umumnya juga tidak menghitung penayangan berulang dari pengguna yang sama dalam waktu singkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politisi PDIP Andi Widjajanto Soal Usulan Ganti Wapres: Ada Dua Kemungkinan

Politisi PDIP Andi Widjajanto Soal Usulan Ganti Wapres: Ada Dua Kemungkinan

News | Minggu, 27 April 2025 | 10:35 WIB

Ratusan Organisasi Perempuan Bersatu Kawal Prabowo-Gibran: Apa Agendanya?

Ratusan Organisasi Perempuan Bersatu Kawal Prabowo-Gibran: Apa Agendanya?

News | Sabtu, 26 April 2025 | 19:21 WIB

Monolog Gibran 'Giliran Kita' Dikritik Pedas: Anak Muda Cuma Jadi Alat Politik Elit!

Monolog Gibran 'Giliran Kita' Dikritik Pedas: Anak Muda Cuma Jadi Alat Politik Elit!

News | Sabtu, 26 April 2025 | 18:03 WIB

Terkini

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB