Jangan Anggap Sepele, Keracunan MBG Bukan Kasus Biasa, Ini Peringatan Keras dari CISDI

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 30 April 2025 | 15:47 WIB
Jangan Anggap Sepele, Keracunan MBG Bukan Kasus Biasa, Ini Peringatan Keras dari CISDI
Foto sebagai ILUSTRASI: Makan Bergizi Gratis yang merupakan Program Prioritas Pemerintah Indonesia mulai berjalan di Papua tepatnya Kepulauan Yapen.

Suara.com - Kasus keracunan di berbagai daerah akibat program makan bergizi gratis (MBG) tidak bisa dianggap sepele, kendati angka kejadiannya kecil. Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) menilai kasus keracunan itu akibat dari buruknya manajemen di tahap perencanaan.

Menurut Founder dan CEO CISDI, Diah S. Saminarsih, pemerintah sebenarnya tidak siap, terlihat dari berbagai kasus, mulai dari makanan basi hingga kotak makan yang tidak bersih. Ia menegaskan, kasus keracunan akibat MBG bukan kejadian terisolasi, melainkan puncak gunung es dari persoalan struktural.

"Yang disoroti di kajian kami adalah banyak menyoroti hulu. Kita berusaha me-manage variasi lapangan karena kita sudah sadar bahwa itu akan membuat banyak hal menjadi complicated pada saat operasional ini berjalan. Nah sekarang terbukti dengan adanya bakteri dan lain sebagainya," kata Diah saat diskusi virtual bersama KBR, Rabu (30/4/2025).

Menurut Diah, insiden keracunan makanan yang diikuti temuan bakteri pada makanan merupakan ekses dari variasi kondisi lapangan yang tidak dikelola dengan baik.

Ia mencontohkan persoalan teknis seperti penggunaan kotak makanan yang tidak dicuci tepat waktu, atau bahan makanan yang tidak dibersihkan secara benar karena jarak distribusi dari dapur ke sekolah memakan waktu lebih dari satu jam.

"Kalau dihitung macet atau dihitung jauh, dihitung kondisi jalan dan segala macam. Sehingga dia harus matang misalnya paling lambat jam 9. Makanan yang panas-panas kemudian ditutup atau tidak dicuci bahan makanannya. Dan cara masak yang buru-buru, tidak 100 persen matang dan lain sebagainya, itu yang membuat makanan menjadi basi," tuturnya.

Ia menolak anggapan bahwa kasus-kasus keracunan ini bersifat insidental atau terisolasi. CISDI, kata Diah, mendorong agar evaluasi dilakukan secara menyeluruh dan berbasis standar yang adil.

"Ini adalah puncak bunung es. Kalau satu ketahuan, ada berapa tempat lain kita bisa kalkulasi, ini kira-kira ada di berapa tempat lain, kemudian penanganannya jadi untuk semua, untuk terstandar semua bukan hanya untuk menyelesaikan satu tempat," ujarnya memberi saran.

Lebih jauh, Diah menegaskan pentingnya pelibatan aktor-aktor lokal sejak awal perencanaan program, seperti pemerintah tingkat kecamatan, kota, atau kabupaten, agar variasi kondisi di tiap daerah bisa dimitigasi secara spesifik.

“Masukan dari masyarakat atau pemerintah daerah itu penting agar kita lebih paham konteks lokal, sehingga bisa mengelola variasi dengan lebih baik,” ujarnya.

Kemenkeu Minta BGN Percepat Belanja MBG

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mengakselerasi belanja program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru terealisasi sebesar Rp2,3 triliun per 29 April 2025.

"Kami harap ada percepatan belanja dari BGN untuk MBG," kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi April 2025 di Jakarta, Rabu (30/4/2025).

Wamenkeu menjelaskan realisasi belanja MBG per Februari tercatat sebesar Rp300 miliar. Artinya, penyaluran belanja MBG pada Maret dan April mencapai Rp2 triliun atau masing-masing sebesar Rp1 triliun per bulan.

"Ini tentunya akan terus meningkat," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ICW Kritik TNI Ikut Sibuk Urusi MBG: Tidak Sesuai Tugas dan Fungsinya

ICW Kritik TNI Ikut Sibuk Urusi MBG: Tidak Sesuai Tugas dan Fungsinya

News | Rabu, 30 April 2025 | 15:14 WIB

Bukan Dibubarkan karena Muncul Masalah, Analis Ungkap Alasan MBG Perlu Dilanjutkan dan Dibenahi

Bukan Dibubarkan karena Muncul Masalah, Analis Ungkap Alasan MBG Perlu Dilanjutkan dan Dibenahi

News | Rabu, 30 April 2025 | 09:10 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Batalkan MBG, Ganti Program Pendidikan Gratis

CEK FAKTA: Prabowo Batalkan MBG, Ganti Program Pendidikan Gratis

News | Selasa, 29 April 2025 | 11:46 WIB

Sebut Anggaran Fantastis MBG Irasional, Ekonom Ferry Latuhihin: Kok Maksa Banget, Ini Proyek Siapa?

Sebut Anggaran Fantastis MBG Irasional, Ekonom Ferry Latuhihin: Kok Maksa Banget, Ini Proyek Siapa?

News | Senin, 28 April 2025 | 20:50 WIB

Dicap Koplak, Ekonom Ferry Latuhihin Skakmat Kepala Bappenas soal MBG: Ini Sekolahnya di Mana?

Dicap Koplak, Ekonom Ferry Latuhihin Skakmat Kepala Bappenas soal MBG: Ini Sekolahnya di Mana?

News | Senin, 28 April 2025 | 14:38 WIB

Kronik Dehumanisasi dalam Kebijakan: Ketika Angka Membungkam Derita

Kronik Dehumanisasi dalam Kebijakan: Ketika Angka Membungkam Derita

Your Say | Minggu, 27 April 2025 | 18:41 WIB

Selain di Cianjur, Siswa SD di Sultra Muntah-Muntah Usai Santap Ayam Krispi dari MBG

Selain di Cianjur, Siswa SD di Sultra Muntah-Muntah Usai Santap Ayam Krispi dari MBG

News | Sabtu, 26 April 2025 | 15:03 WIB

Terkini

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:55 WIB

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:53 WIB

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 14:49 WIB