PKS Belum Pastikan Dukung Prabowo di 2029, Ahmad Syaikhu: Keputusan Ada di Majelis Syuro

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 30 April 2025 | 18:41 WIB
PKS Belum Pastikan Dukung Prabowo di 2029, Ahmad Syaikhu: Keputusan Ada di Majelis Syuro
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengaku tak punya kapasitas menyatakan dukungan kembali terhadap Prabowo Subianto untuk Pilpres 2029.

Menurutnya, soal sikap dukungan terhadap Prabowo atau tidak untuk Pilpres 2029 akan diputusan Majelis Syuro PKS.

"Terkait dengan apa yang sudah saya sampaikan, bahwa kita mendukung di koalisi ini program-program asta cita dari Pak Presiden Prabowo," kata Syaikhu ditemui dalam acara Milad ke-23 PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2025).

"Nah adapun tadi kaitan dengan nanti masalah hubungan di tahun 2029, saya Presiden PKS tidak memiliki kapasitas untuk itu," imbuhnya.

Menurutnya, soal sikap politik partai akan diputuskan oleh Majelis Syuro nantinya.

Hal itu sudah diatur mekanismenya dalam anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.

Kendati begitu, dalam pemerintahan kekinian pihaknya siap mendukung penuh untuk memperlancar Asta Cita Prabowo.

"Tetapi kami ingin mensukseskan program-program asta cita itu melalui kementerian yang diberikan kepada kami. Makanya kami memberikan dorongan penegasan agar Pak Menteri Ketenagakerjaan ini betul-betul bekerja secara optimal dalam upaya untuk mensukseskan program-program asta cita dari Pak Presiden Prabowo Subianto," ujarnya.

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan isyarat untuk mendukung Prabowo Subianto maju kembali dalam kontestasi Pilpres 2029 mendatang.

baca juga

Hal itu disampaikan Presiden PKS Ahmad Syaikhu di sela-sela acara Bimteknas dan Konsolnas Fraksi PKS DPR RI dan DPRD di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2025) malam.

Syaikhu menyampaikan, jika dukungan PKS terhadap Prabowo di Pilpres bukan hanya sekali. Ia mengungkit dukungan yang diberikan PKS pada 2014 dan 2018.

"Pertama tadi kaitan dengan dukungan terhadap Pak Prabowo untuk 2029 ya. Saya kira PKS ini sudah dari 2014-2019 mendukung Pak Prabowo," kata Syaikhu.

Kendati begitu, Syaikhu menegaskan pihaknya kekinian akan fokus dulu dalam menyukseskan pemerintahan Prabowo. Jika semua telah berhasil maka akan beriringan dengan pemberian dukungan kembali.

"Oleh karena itu ketika kita hari ini berkoalisi dengan Pak Prabowo, kita ingin menunjukkan bahwasannya pemerintahan ini akan sukses dan berhasil, sehingga dengan begitu, masyarakat insya Allah akan juga bisa bersama-sama kembali di 2029 ini," katanya.

Ia pun menegaskan, PKS fokus mengoptimalkan membantu kinerja Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

"Nah jadi ini yang sedang kita fokuskan adalah bagaimana kebersamaan dengan Pak Prabowo ini kita optimalkan melalui kementerian yang diamanahkan kepada kita, oleh karena itu kita meminta betul kepada Menaker agar bekerja seoptimal mungkin dalam membantu Pak Prabowo untuk bisa mengoptimalkan, ya kinerja kita dengan baik," tuturnya.

"Dan Alhamdulillah saya mendengar kinerja kementerian ini sangat bagus sehingga bisa menjadi andalan. Mudah-mudahan ini akan terus bisa nanti membangun kebersamaan di 2029," imbuhnya.

PAN Deklarasi Dukung Prabowo di 2029

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas. (Suara.com/Fakhri)
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas. (Suara.com/Fakhri)

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan akan kembali mendukung Ketua Umum Gerinda, Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Menurutnya, penentuan calon kepala negara pada Pilpres selanjutnya dari PAN sudah selesai.

Hal ini dikatakan Zulhas dalam acara halal bihalal PAN di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Jakarta Selatan pada Minggu (20/4/2025). Dalam kesempatan itu, Zulhas meminta para kadernya berada dalam satu komandonya.

Arahannya, posisi Capres sudah ditentukan yakni untuk Prabowo. Sementara untuk Calon Wakil Presiden (Cawapres), Zulhas mempersilakan siapapun untuk memperebutkannya.

"Itu sudah menjadi tekad saya, dan tekad kita semuanya. Saya juga sampaikan kepada Pak Prabowo, yang penting buat saya Pak, partai saya besar. Itu yang paling penting," ujar Zulhas.

Ia merasa partainya juga memiliki kekuatan cukup besar dalam memperebutkan kursi cawapres. Karena itu, posisi RI 2 ini perlu dibahas lagi dengan pihak terkait di koalisi nanti.

"Kalau capres silakan. Kalau wapres, kita bicara. Iya kan? Kita bicara. Jadi saudara-saudara, kita lihat kekuatan kita seperti ini. Yang terlihat saja, saudara saksikan," ungkapnya.

Zulhas menyatakan PAN adalah partai terbuka. Para kader yang berkeinginan menjadi pendamping Prabowo juga diperbolehkannya berjuang.

"Jadi memang di PAN itu terbuka, kader kader pan dari manapun dan menteri-menteri silahkan kalau punya keinginnan kalau punya kesungguhan siapapun bisa bertarung untuk jadi wapres, PAN itu begitu memang terbuka, kalau Presiden kan sudah clear tuh," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surat Resign Hasan Nasbi Masih Dipelajari, Mensesneg: Bisa Jadi Pak Prabowo Tak Mau

Surat Resign Hasan Nasbi Masih Dipelajari, Mensesneg: Bisa Jadi Pak Prabowo Tak Mau

News | Rabu, 30 April 2025 | 18:15 WIB

Cegah Tawuran, PKS Sarankan Pramono Kirim Pemuda Pengangguran di Jakarta Ikut Pelatihan Militer

Cegah Tawuran, PKS Sarankan Pramono Kirim Pemuda Pengangguran di Jakarta Ikut Pelatihan Militer

News | Rabu, 30 April 2025 | 16:03 WIB

Tak Cuma Hadir di May Day, Prabowo Bakal Pidato di Depan Massa Buruh Besok

Tak Cuma Hadir di May Day, Prabowo Bakal Pidato di Depan Massa Buruh Besok

News | Rabu, 30 April 2025 | 15:05 WIB

Dasco Singgung soal Indonesia Gelap saat Temui Buruh: Indonesia Itu Masa Depannya Terang

Dasco Singgung soal Indonesia Gelap saat Temui Buruh: Indonesia Itu Masa Depannya Terang

News | Rabu, 30 April 2025 | 14:53 WIB

Dalam Rangka May Day, DPR Bakal Beri Hadiah untuk Para Buruh: UU PPRT Bakal Segera Dibahas

Dalam Rangka May Day, DPR Bakal Beri Hadiah untuk Para Buruh: UU PPRT Bakal Segera Dibahas

News | Rabu, 30 April 2025 | 14:11 WIB

Peralihan GBK dari Setneg ke Danantara Atas Petunjuk Prabowo

Peralihan GBK dari Setneg ke Danantara Atas Petunjuk Prabowo

News | Rabu, 30 April 2025 | 11:37 WIB

Keppres Pembentukan Satgas Negosiasi Tarif AS Belum Terbit, Pemerintah Lagi Koordinasi

Keppres Pembentukan Satgas Negosiasi Tarif AS Belum Terbit, Pemerintah Lagi Koordinasi

News | Rabu, 30 April 2025 | 10:38 WIB

Terkini

Menkomdigi Tegaskan Konten Ebem Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana

Menkomdigi Tegaskan Konten Ebem Martono di Ajang GIIAS Langgar UU PDP, Bisa Dipidana

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:59 WIB

5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian

5 Lip Tint Tahan Lama Lebih dari 8 Jam, Bibir Lembap Seharian

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum

Putusan MK soal MBG Sarat Kompromi Politik, Bukan Murni Pertimbangan Hukum

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan

Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan

Jawa Tengah | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:55 WIB

GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional

GPFE 2026: Perkuat Kolaborasi Pengadaan, Dorong TKDN, dan Dukung Program Prioritas Nasional

Jogja | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:52 WIB

DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik

DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari

Sidak Suryakencana, Wakil Wali Kota Bogor Bongkar Setoran Jukir Cuan Hingga Rp480 Ribu Sehari

Bogor | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:48 WIB

Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia

Ledakan Guncang Bogor di Depan Hotel Pemain Vietnam Jelang Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi

Bahlil Pastikan BBM Subsidi Tak Naik Meski Harga Minyak Dunia Berfluktuasi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?

Saham Tempo (TMPO) Terbang 35 Persen Sentuh ARA, Investor Bertaruh Isu Demo Agustus?

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:43 WIB

×