Pergantian Gibran Disorot, Mantan Dankormar Letjen Purn Suharto Sebut Wapres Tak Punya Prestasi

Lintang Siltya Utami

Kamis, 01 Mei 2025 | 14:28 WIB
Pergantian Gibran Disorot, Mantan Dankormar Letjen Purn Suharto Sebut Wapres Tak Punya Prestasi
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. ANTARA FOTO/Fauzan/foc

Suara.com - Desakan pergantian Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming yang diusulkan oleh Forum Purnawirawan TNI menuai beragam tanggapan, baik dari publik maupun tokoh penting lainnya.

Sebagaimana diketahui, sebenarnya terdapat delapan tuntutan yang diajukan oleh Forum Purnawirawan TNI. Namun, salah satu poin mengundang kontroversi, yaitu mengganti Gibran Rakabuming melalui mekanisme Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) karena dianggap pemilihan Gibran Rakabuming sebagai Wapres lahir dari proses yang melanggar prinsip konstitusional.

Posisi Gibran Rakabuming sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia juga disorot oleh mantan Komandan Korps Marinir TNI Letnan Jenderal TNI (purn) Suharto. Dalam podcast yang tayang di kanal YouTube 2045 TV berjudul "Ingat, Try Sutrisno sangat dihormati sama Prabowo", seorang pengamat politik yaitu Selamat Ginting mengungkapkan kembali pernyataan mantan Komandan Korps Marinir TNI Letnan Jenderal TNI (purn) Suharto.

Melalui cuplikan video yang dibagikan ulang oleh akun X @Zay34562, eks Komandan Korps Marinir TNI Letnan Jenderal TNI (purn) Suharto membandingkan tahun di mana ia menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Laut (AAL) dengan umur Joko Widodo atau Jokowi.

Mantan Komandan Korps Marinir TNI Letnan Jenderal TNI (purn) Suharto mempertanyakan ketika dirinya harus hormat pada anak Jokowi, yaitu Gibran Rakabuming yang kini menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia. Dirinya turut menyinggung prestasi apa yang dimiliki oleh putra sulung Jokowi tersebut.

"Saya menyimak apa yang dikemukakan oleh Letnan Jenderal Marinir Purnawirawan Suharto, itu mantan Korps Komandan Marinir. Dia bilang begini, 'saya ini lulusan AAL 1969. Saya masuk AAL dari tahun 1965, di mana kira-kira Jokowi waktu itu baru 4 tahun. Terus tau-tau saya harus hormat sama anaknya? Yang nggak punya prestasi apa-apa? Ya bagaimana saya mau ngangkat hormat sama Wapres seperti itu?', itu kata Letjen Jenderal Marinir Suharto," ucap Selamat Ginting.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jika dibandingkan dengan Prabowo Subianto, Presiden RI saat ini memiliki rekam jejak yang jelas dalam dunia politik.

"'Jadi, yang bener aja dong? Wakil Presiden kita kayak gitu. Kalau saya hormat pada Presiden Prabowo, ya track recordnya, ya wajar gitu lho. Panjang perjalanannya, melalui lika-liku, berapa kali gagal, segala macam. Ada proses yang panjang. Ini proses apa? Dua tahun jadi Wali Kota, itu juga aneh menjadi Wali Kota. Terus aneh bin ajaib lagi menjadi Wakil Presiden. Terus saya harus hormat? Ntar dulu, katanya'. Artinya, itu suara semuanya. Penandatangan itu semua," tambah Selamat Ginting.

Tuntutan Forum Purnawirawan TNI untuk mengganti Gibran Rakabuming semakin menjadi sorotan setelah ditemui tanda tangan dari Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, yang juga mantan Wakil Presiden Republik Indonesia dan eks Panglima ABRI.

baca juga

"Saya masuk marinir tahun 1965. Jokowi waktu itu baru 4 tahun. Sekarang saya disuruh hormat pada anaknya, wapres, yang tidak punya prestasi apa-apa. Yang bener aja" (LetJen Marinir Suharto) #AksiPrabowoGantiGibran," tulis pemilik akun dalam keterangannya.

Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 3.400 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam respons.

"Kalau nggak mau menghormati Gibran, harusnya protes sejak pencalonan sebelum Pilpres berlangsung. Ini kan enggak. Istilahnya yang penting 'menang dulu'. Lah orang normal udah tau dia kopong, cuma Prabowo dan tim memanfaatkan kekopongan itu karena dia anak Mulyono yang masih punya kuasa menangin Pilpres," komentar @areum

"Prabowo juga mestinya berpikir dulu sebelum mengangkat Gibran sebagai Cawapresnya. Tapi karena hasrat berkuasanya besar, nggak mikir lagi yang penting jadi Presiden. Meskipun melanggar konstitusi dan tabrak aturan serta mengabaikan etika," tulis @kino*****

"Jenderal kesiangan. Saat perperangan terjadi di MK, bapak ke mana? Giliran rakyat sudah memilih, proses konstitusional sudah berjalan, kini teriak-teriak mempersoalkan tokoh yang dipilih lewat Pemilu. Artinya menafikan suara Pemilu, suara Pemilu dianggap tidak ada," tambah @k_****

"Yang salah pimpinan partai politiknya bapak, cara pilih dan majukan calon pemimpin, yang mereka pikirkan cuma satu, bisa menang dengan cara apapun dan kursi kekuasaan tetap milik mereka. Rakyat mah bisa disuap dan dibodohi," timpal @mcmo*****

"Kalau jalur pilihan benar, saya juga respect. Tapi Mahkamah Konstitusi diobok-obok oleh pamannya. Ditambah lagi ternyata anaknya nggak ada prestasi apapun," sambung @ign*******

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuding Purnawirawan TNI Mau Kudeta, Eks Panglima Gatot ke Hercules: Kau Apa Jasanya untuk Negara?

Tuding Purnawirawan TNI Mau Kudeta, Eks Panglima Gatot ke Hercules: Kau Apa Jasanya untuk Negara?

News | Kamis, 01 Mei 2025 | 10:03 WIB

Deddy Corbuzier Bela Gibran Bahas Bonus Demografi, Ferry Irwandi: Harusnya Jelaskan Programnya

Deddy Corbuzier Bela Gibran Bahas Bonus Demografi, Ferry Irwandi: Harusnya Jelaskan Programnya

Entertainment | Rabu, 30 April 2025 | 15:00 WIB

Andovi da Lopez Bereaksi Sarkas terkait Konten YouTube Wapres Gibran Banjir Dislike dan Dibully

Andovi da Lopez Bereaksi Sarkas terkait Konten YouTube Wapres Gibran Banjir Dislike dan Dibully

Video | Kamis, 01 Mei 2025 | 13:44 WIB

Terkini

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:00 WIB

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×