Jaksa Kasus Ijazah Jokowi Tak Punya Dokumen Asli, Eggi Sudjana: Adanya Cuma Fotokopi

Lintang Siltya Utami

Senin, 05 Mei 2025 | 15:16 WIB
Jaksa Kasus Ijazah Jokowi Tak Punya Dokumen Asli, Eggi Sudjana: Adanya Cuma Fotokopi
Penggugat dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bambang Tri Mulyono menanggapi klarifikasi Rektor UGM Prof Ova Emilia bersama Eggi Sudjana & partners. (Instagram/@terangmedia)

Suara.com - Kuasa hukum dari penggugat ijazah Jokowi, Eggi Sudjana, kembali buka suara perihal pengalamannya saat membela Bambang Tri Mulyono dan Sugi Nur Rajardja alias Gus Nur.

Eggi Sudjana menyebut bahwa jaksa yang menangani kasus tersebut mengaku tidak memiliki salinan asli dari ijazah mantan Presiden Republik Indonesia ke-7 tersebut.

Hal ini disampaikannya pada podcast yang tayang di kanal YouTube Sentana TV berjudul "Eggi Sudjana: Hakim Kasus Ijazah Jokowi Sudah Di-setting!" pada Senin (5/5/2025).

"Eggi Sudjana, salah satu dari lima nama yang dilaporkan Jokowi ke Polda Metro Jaya akhirnya buka suara soal bagaimana kasus ini bergulir. Pengacara kawakan itu membuka satu per satu fakta yang sebenarnya terjadi dalam proses perjalanan kasus ijazah Jokowi itu," bunyi keterangan pada video tersebut.

Sebagaimana diketahui, Joko Widodo akhirnya melaporkan tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya pada Rabu (30/4/2025).

Saat menangani kasus Bambang Tri Mulyono dan Gus Nur, Eggi Sudjana awalnya menggugat Jokowi sebagai presiden. Namun, sosoknya tak pernah hadir dalam persidangan. Oleh karena itu, berkat saran dari hakim, Eggi Sudjana mengubahnya menjadi pribadi.

"Jokowi saya gugat dua versi. Versi pertama presiden, debat dengan hakim, hakim mengasih usul jangan jabatan presidennya karena dua kali saya gugat dalam pengertian presiden, yang datang jaksa agung. Hakim yang sarankan waktu itu, (katanya) ganti aja pribadi. Oke gue pindah menjadi pribadi melawan Jokowi dan muncul lah Otto," aku Eggi Sudjana.

Dahulu, Otto Hasibuan masih menjadi Ketua Tim Kuasa Hukum Keluarga Jokowi. Namun, Eggi Sudjana mengatakan jika sidang diminta untuk diselenggarakan secara offline. Tetapi, Eggi Sudjana menolak keras.

"Nah ketika muncul Otto, dia mungkin sudah bicara dengan hakim, terkondisilah semua saya dikondisikan, maksa sidangnya dengan offline. Ya saya tidak mau, ini kan sidang terbuka. Kan untuk offline, perlu disepakati. Si Otto main datang ke ke depan tanda tangan, sudah disiapkan. Saya dipanggil, nggak mau saya, enak aja. Gue nggak sepakat," ujarnya lagi.

baca juga

Mengingat kembali perjuangannya, Eggi Sudjana menyebut jika ia sudah melakukan tiga tahap gugatan. Kala itu, ia mempertanyakan mengapa kliennya dibawa ke Solo.

"Anomalinya apa? Gus Nur dan Bambang Tri TKPnya di Malang, Jawa Timur, kan mestinya diperiksanya di Malang dong, sesuai dengan TKP. Ini ditangkap di Jakarta, yang nangkep Mabes kan siapa yang bisa ganggu, maka harusnya periksa di Jakarta. Eh dipindahin ke Solo coba," jelasnya.

Eggi Sudjana mengaku bahwa pihaknya mau tak mau mengikuti peraturan yang ada. Namun, saat dirinya meminta pembuktian dalam bentuk ijazah asli Jokowi, jaksa tidak bisa memberikan karena hanya menerima bentuk fotokopi.

"Alasannya memang ada, saksi-saksi banyak dari Solo. Lah kalau saya menolak juga, kan nggak bisa, dia udah pidana, harus laksanakan perintah undang-undang. Jadi dengan suasana yang sungguh sangat terpaksa, kita nggak suka, tapi atas izin Allah semua bisa dilakukan dan tibalah saat sidang, saat masuk pembuktian, tentu saya tagih dong ijazah aslinya. Apa kata jaksa? Nggak ada bang, saya cuma dapat fotokopiannya," imbuhnya.

Dalam kondisi tersebut, Eggi Sudjana meminta pendapat para ahli yang hadir untuk mempertanyakan status bukti yang dimiliki oleh jaksa.

"Lu kan menghadiri tokoh, professor siapa saya lupa kalau nggak salah dari UKI, ahli hukum pidana tentang fotokopi bisa nggak jadi alat bukti? Ya nggak bisa, dia bilang. Dia certitalah pengalaman dia, ada mahasiswa saya yang hilang juga tapi ada laporan polisi. Nah, saya tanya sama polisi lagi di situ lewat jaksa, Jokowi hilang nggak ijazahnya? Ada laporannya nggak? Kagak ada. Berarti nggak hilang dong," ucap Eggi Sudjana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Forum Purnawirawan Prajurit TNI Minta Gibran Diganti, Jokowi: Boleh-boleh Saja

Forum Purnawirawan Prajurit TNI Minta Gibran Diganti, Jokowi: Boleh-boleh Saja

News | Senin, 05 Mei 2025 | 14:27 WIB

Jokowi Lapor Soal Tudingan Ijazah Palsu ke Loket Kehilangan, Publik Salfok: Apa yang Hilang?

Jokowi Lapor Soal Tudingan Ijazah Palsu ke Loket Kehilangan, Publik Salfok: Apa yang Hilang?

News | Minggu, 04 Mei 2025 | 12:59 WIB

Jokowi Dulu Bilang Tak Suka Jam Tangan, Dokter Tifa Ungkap Bukti Foto "Mencurigakan" dari Masa Lalu

Jokowi Dulu Bilang Tak Suka Jam Tangan, Dokter Tifa Ungkap Bukti Foto "Mencurigakan" dari Masa Lalu

News | Minggu, 04 Mei 2025 | 12:12 WIB

Terkini

Mengenal Sonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

Mengenal Sonor: Tradisi Mengelola Api di Sumatera Selatan di Tengah Ancaman Kebakaran Gambut

News | Senin, 02 November 2026 | 11:39 WIB

Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun

Tiga Wilayah Bali Diterjang Longsor, Dua Orang Diduga Masih Tertimbun

Bali | Senin, 02 November 2026 | 11:39 WIB

Konser 20 Tahun for Revenge Jadi Momen Perpisahan, Chimot Resmi Undur Diri

Konser 20 Tahun for Revenge Jadi Momen Perpisahan, Chimot Resmi Undur Diri

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

BPS Ungkap Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23%, Dipicu Harga Pangan hingga Transportasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:38 WIB

Pulihkan Ekosistem Pascakarhutla, UGM Dorong Restorasi Berbasis Sains

Pulihkan Ekosistem Pascakarhutla, UGM Dorong Restorasi Berbasis Sains

News | Senin, 02 November 2026 | 11:32 WIB

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU, Pengusaha Tan Kian hingga Ferry Boboho Bersaksi Lawan Eks Jampidsus

Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU, Pengusaha Tan Kian hingga Ferry Boboho Bersaksi Lawan Eks Jampidsus

News | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat

Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

7 Kandungan Skincare yang Perlu Dikenali untuk Membantu Mengatasi Flek Hitam

7 Kandungan Skincare yang Perlu Dikenali untuk Membantu Mengatasi Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 11:29 WIB

BPS Umumkan Inflasi Oktober 2026 Sentuh 0,22%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok

BPS Umumkan Inflasi Oktober 2026 Sentuh 0,22%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:28 WIB

×