Akui Ahmadi Noor Supit Jabat Ketua SOKSI, Begini Alasan Golkar!

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 09 Mei 2025 | 09:07 WIB
Akui Ahmadi Noor Supit Jabat Ketua SOKSI, Begini Alasan Golkar!
ILUSTRASI--Akui Ahmadi Noor Supit Jabat Ketua SOKSI, Begini Alasan Golkar! [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar melalui Bidang Hubungan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) mengakui Ahmadi Noor Supit sebagai Ketua Umum Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI). Pernyataan Golkar itu menyikapi adanya perselisihan internal di organisasi masyarakat (ormas) pendiri partai berlambang pohon beringin tersebut. 

Sikap tersebut disampaikan dalam surat lanjutan yang diterbitkan pada 7 Mei 2025 sebagai kelanjutan dari memo dinas tertanggal 24 Maret 2025 dan ditandatangani oleh Ketua Bidang Hubungan Ormas DPP Partai Golkar, Fahd El Fouz Arafiq.

Dalam surat tersebut, DPP Golkar menyampaikan bahwa SOKSI merupakan organisasi yang memiliki kontribusi dan peran historis sangat penting dalam perjalanan Partai Golkar. 

"Namun, dinamika internal organisasi belakangan ini menunjukkan adanya hambatan serius dalam proses konsolidasi akibat kepemimpinan Ir. Ali Wongso Sinaga yang dinilai tidak sejalan dengan arahan dan kebijakan DPP Partai Golkar," ujar Fahd kepada wartawan, Jumat (9/5/2025).

Fahd menyatakan DPP Partai Golkar memberikan sejumlah rekomendasi strategis. Pertama, panitia musyawarah daerah Partai Golkar di seluruh Indonesia hanya mengakomodasi SOKSI di bawah kepemimpinan Ahmadi Noor Supit sebagai Ketua Umum dan Mukhamad Misbakhun.

"Kemudian, DPP Golkar merekomendasikan SOKSI di bawah pimpinan Supit segera melakukan konsolidasi internal dengan melaporkan nama-nama pengurus Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) dan Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) SOKSI yang masih aktif dan mendukung Partai Golkar," jelasnya.

Tidak hanya itu, DPP Golkar juga berpesan agar SOKSI di bawah kendali Supit menjaga situasi organisasi tetap kondusif serta memperkuat kerja sama dengan ormas pendiri lainnya guna mendukung konsolidasi besar Partai Golkar menuju agenda nasional, termasuk Pemilu dan Pilkada 2029.

Dukungan SOKSI buat Airlangga

Diketahui, dalam pemilihan Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029, SOKSI mendeklarasikan dukungan kepada Airlangga Hartarto. Namun, harapan itu kandas karena yang terpilih menjadi Ketum Partai Golkar yang baru adalah Bahlil Lahadahlia. 

Ahmadi Noor Supit sebelumnya mengatakan dukungan ini disampaikan karena Airlangga yang dianggap telah berhasil memimpin Partai Golkar. Menurutnya, banyak kemajuan yang dirasakan di bawah kepemimpinan Airlangga selama ini.

SOKSI dukung Airlangga Hartarto menjadi Ketum Partai Golkar Periode 2024-2029. (Suara.com/Fakhri)
ILUSTRASI--SOKSI dukung Airlangga Hartarto menjadi Ketum Partai Golkar Periode 2024-2029. (Suara.com/Fakhri)

Kemudian, Airlangga juga telah membuktikan diri dengan membawa Golkar meningkatkan perolehan suara dalam Pemilu Legislatif (Pileg) tingkat DPR RI, maupun DPRD kabupaten/kota.

"Fakta yang diterima di negara ini bahwa ternyta bapak Airlangga Hartarto bisa menyelamatkan, membuktikan kepada seluruh bangsa dan negara ini bahwa Golkar adalah partai yang pantas dan pasti kedepan akan menjadi partai terbsear dalam perpolitikan nasional," ujar Supit dalam pidatonya di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 16 Juli 2024.

Atas pertimbangan tersebut, Supit mengatakan, Depinans SOKSI bersama para jajaran Dewan Pembina dan Kehormatan telah memutuskan untuk mendukung Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar periode 2024-2029. 

“Oleh karena itu, Ketua Umum Partai Golkar Bapak Airlangga Hartarto yang saya hormati, SOKSI pada hari ini meyakini, kami yakin bahwa kita akan bersama sama berjuang di Partai Golkar di bawah kepemimpinan bapak Airlangga Hartarto,” beber Supit. 

Lebih lanjut, Supit berharap Partai Golkar dan SOKSI bisa menjadi teladan dan terus berkontribusi terhadap bangsa dan negara. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingatkan Revisi UU Pemilu Bukan Ajang Beli Kekuasaan, Megawati: Uang itu Datang dari Mana Ya?

Ingatkan Revisi UU Pemilu Bukan Ajang Beli Kekuasaan, Megawati: Uang itu Datang dari Mana Ya?

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 08:10 WIB

Megawati Sedih Indonesia Gonta-ganti Kebijakan Tiap Ganti Pemimpin: Gawat Republik Ini, Maunya Apa?

Megawati Sedih Indonesia Gonta-ganti Kebijakan Tiap Ganti Pemimpin: Gawat Republik Ini, Maunya Apa?

News | Jum'at, 09 Mei 2025 | 07:18 WIB

Tuding Ijazah Jokowi Palsu, Riza Fadillah Absen Diperiksa Polisi karena Kecelakaan

Tuding Ijazah Jokowi Palsu, Riza Fadillah Absen Diperiksa Polisi karena Kecelakaan

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 12:45 WIB

Pasang Badan Bela Wapres Gibran, Golkar: Pintu Pemakzulan Secara Konstitusional Masih Tertutup!

Pasang Badan Bela Wapres Gibran, Golkar: Pintu Pemakzulan Secara Konstitusional Masih Tertutup!

News | Kamis, 08 Mei 2025 | 08:46 WIB

Respons soal Desakan Pemakzulan Gibran, Mahfud MD: Gak Mungkin!

Respons soal Desakan Pemakzulan Gibran, Mahfud MD: Gak Mungkin!

News | Rabu, 07 Mei 2025 | 12:53 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB