Font di Skripsi Jokowi Dibandingkan, Lembar Pengesahan Kampus Terbaik di Dunia Gunakan Mesin Ketik

Lintang Siltya Utami | Suara.com

Selasa, 13 Mei 2025 | 15:46 WIB
Font di Skripsi Jokowi Dibandingkan, Lembar Pengesahan Kampus Terbaik di Dunia Gunakan Mesin Ketik
Foto ijazah Joko Widodo (Jokowi). (Twitter)

Suara.com - Keaslian ijazah milik mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi saat ini masih dipertanyakan. Sejumlah tokoh pun semakin vokal dalam mempertanyakan ijazah tersebut, salah satunya adalah ahli forensik digital Rismon Hasiholan Sianipar.

Rismon Sianipar bersama Roy Suryo dan dokter Tifa sebelumnya menilai jika ada banyak kejanggalan dalam skripsi yang ditulis oleh Jokowi. Ketiganya pernah mengunjungi Universitas Gadjah Mada (UGM) guna mengecek skripsi Jokowi yang berjudul Studi Tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis Pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta.

Menurut mereka, lembar pengesahan pada skripsi Jokowi tidak memiliki tanda tangan dosen pembimbing yang lengkap. Padahal, tanda tangan tersebut bersifat krusial pada sebuah skripsi karena menunjukkan bahwa skripsi tersebut telah disetujui.

Tak hanya itu, Universitas Gadjah Mada juga menyebut jika Jokowi mengikuti wisuda terlebih dahulu, baru menyerahkan skripsinya sehingga belum lengkap. Pernyataan itu pun dipertanyakan oleh sejumlah alumni UGM karena janggalnya persyaratan dalam mengikuti wisuda.

Melalui akun X resmi miliknya @SianiparRismon, Rismon Sianipar juga menyoroti font atau jenis huruf yang digunakan pada halaman awal skripsi tersebut. Terlihat bahwa skripsi itu menggunakan jenid huruf Times New Roman. Jenis font itu sebelumnya pun menjadi sorotan publik.

Namun, menurut Rismon Sianipar, tahun kelulusan Jokowi kala itu belum tersedia jenis font seperti itu.

Di sisi lain, Rismon Sianipar juga mengunggah lembar pengesahan pada skripsi di salah satu kampus terbaik di dunia, yaitu Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Meskipun sama-sama dibuat pada 1985, tetapi lembar pengesahan skripsi yang dibuat oleh mahasiswa di MIT masih menggunakan mesin ketik.

"Di MIT 1985, lembar pengesahan masih menggunakan IBM Electric Typewriter. Namun di UGM, Joko Widodo sudah menggunakan MS.Word yang belum ada tahun 1985. Sudahlah Jokowi, mengaku saja, rakyat tentu memaafkan kok!" tulis Rismon Sianipar pada keterangan pada unggahannya.

IBM Electric Typewriter sendiri merupakan seri awal mesin ketik elektrik yang diproduksi oleh IBM.

Saat ditelusuri, Times New Roman dijadikan font default di Microsoft Word pada 1993 dengan dirilisnya Word 6.3. Font ini juga disertakan dengan Windows 3.1 pada 1992, sehingga mudah diakses oleh pengguna PC. Font tersebut kemudian menjadi font default di Microsoft Word hingga 2007, saat digantikan oleh Calibri.

Unggahan itu pun menuai beragam tanggapan dari publik. Tak sedikit warganet yang masih mencurigai keaslian ijazah Jokowi.

"Menyimak lembar pengesahan tersebut. Tentu akan menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat dan tentunya harus dimaklumi," komentar @opin***********

"Memaafkan dong, tapi konsekuensi hukum tetap harus diproses. Kecuali waktu Jokowi jadi presiden berprestasi, sejahterakan rakyat, lah ini hukum diacak-acak, kroni-kroninya yang tambah kaya, utang nambah. Enak aja!" tambah @all_*****

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) saat menjawab pertanyaan wartawan di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025). [Dok. Antara/Fauzan]
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) saat menjawab pertanyaan wartawan di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025). Ia menjawab pertanyaan perihal tudingan ijazah palsu. [Dok. Antara/Fauzan]

"Ikut merasakan kerumitan dan susah payah keponakan yang membuat skripsi. Sungguh keterlaluan dan memalukan bila ijazah mantan Presiden Republik Indonesia ini ternyata bener-bener palsu dan penuh rekayasa," timpal @batm********

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Tuduh Ijazah Palsu, Rismon Sianipar Kini Pertanyakan Soal IPK Jeblok Jokowi: Kok Bisa Lulus?

Usai Tuduh Ijazah Palsu, Rismon Sianipar Kini Pertanyakan Soal IPK Jeblok Jokowi: Kok Bisa Lulus?

News | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:17 WIB

Tak Cukup Ditangguhkan: Kasus Meme Prabowo-Jokowi Harus Dihentikan

Tak Cukup Ditangguhkan: Kasus Meme Prabowo-Jokowi Harus Dihentikan

Liks | Selasa, 13 Mei 2025 | 13:51 WIB

Tim Advokat Roy Suryo Tolak Hasil Uji Lab Forensik Ijazah oleh Polri, Diduga Ingin Selamatkan Jokowi

Tim Advokat Roy Suryo Tolak Hasil Uji Lab Forensik Ijazah oleh Polri, Diduga Ingin Selamatkan Jokowi

News | Selasa, 13 Mei 2025 | 13:27 WIB

Terkini

Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban

Jelang Hari Buruh, Jukir Liar dan PKL di Monas Jadi Target Penertiban

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:06 WIB

Wajib Tahu! 8 Hak Pekerja Perempuan yang Dijamin UU tapi Sering Diabaikan Perusahaan

Wajib Tahu! 8 Hak Pekerja Perempuan yang Dijamin UU tapi Sering Diabaikan Perusahaan

News | Kamis, 30 April 2026 | 17:04 WIB

Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:58 WIB

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:48 WIB

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:34 WIB

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:25 WIB

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:18 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:04 WIB