Dosen UGM Nilai Bahlil Keliru Ingin Alihkan Impor BBM dari Singapura ke AS: Berpotensi Masalah Baru

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Rabu, 14 Mei 2025 | 19:40 WIB
Dosen UGM Nilai Bahlil Keliru Ingin Alihkan Impor BBM dari Singapura ke AS: Berpotensi Masalah Baru
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. [Suara.com/Novian]

Suara.com - Rencana Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang akan beralih impor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura ke Amerika Serikat (AS) dinilai keliru.

Dosen Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menyampaikan, pengalihan impor minyak ke AS memang akan mengatasi masalah defisit neraca perdagangan AS, namun berpotensi menimbulkan masalah baru bagi Indonesia.

Dia menjelaskan, kalau impor minyak mentah dari AS belum tentu sesuai dengan kilang minyak Pertamina untuk menghasilkan BBM. Selain itu, AS juga belum tentu mampu menyediakan impor pertalite yang harus blending, karena tidak dijual di negara tersebut.

"Harga impor minyak mentah mestinya lebih mahal ketimbang harga minyak di Singapura karena biaya logistik lebih mahal," kata Fahmy dalam keterangannya, Rabu (14/5/2025).

Fahmy menekankan, apabila Bahlil memaksakan untuk tetap mengalihkan impor minyak dari Singapura ke AS, pemerintah harus memastikan bahwa spesifikasi minyak mentah sesuai dengan kilang Pertamina dan AS bisa melakukan blending untuk menghasilkan pertalite.

Harga impor dari AS juga minimal harus sama dengan harga impor dari Singapura. Tak hanya itu, tantangan mafia minyak juga bisa jadi makin berat dihadapi pemerintah.

"Pemerintah harus bertekad untuk memberantas mafia migas yang akan menghalangi pengalihan impor dari Singapura ke USA. Tanpa berbagai upaya tersebut, kebijakan alihkan impor minyak akan mengatasi defisit neraca perdagangan AS, tetapi juga akan menimbulkan masalah baru," katanya.

Rencana beralihnya impor BBM dari Singapura ke AS itu disampaikan langsung oleh Bahlil. Alasannya, sebagai bagian dari negosiasi Indonesia dengan AS untuk menekan defisit neraca perdagangan AS, sehingga tarif ekspor Indonesia yang ditetapkan 32 persen dapat diturunkan.

Indonesia mengusulkan peningkatan impor energi dari AS hingga senilai USD10 miliar, termasuk pembelian minyak mentah, BBM, dan gas petroleum cair (LPG).

baca juga

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan rencana untuk mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) dari Singapura, sebab harga yang kurang kompetitif apabila dibandingkan dengan BBM dari Timur Tengah.

“Kami mulai berpikir bahwa kami akan mengimpor minyak dari negara lain, bukan dari negara itu (Singapura),” ucap Bahlil di Jakarta, Jumat (9/5/2025).

Menteri ESDM menyampaikan bahwa sekitar 54–59 persen dari BBM yang diimpor oleh Indonesia berasal dari Singapura.

Ketika ia membandingkan harga BBM yang diimpor dari Singapura dengan yang diimpor dari Timur Tengah, Bahlil menemukan bahwa harga bahan bakarnya sama. Padahal, secara geografis, letak Singapura jauh lebih dekat ketimbang Timur Tengah terhadap Indonesia.

Dalam rangka mengalihkan impor BBM dari Singapura ke negara lain, pemerintah mulai membangun dermaga-dermaga yang mampu menampung kapal impor yang lebih besar. Selama ini, impor BBM dari Singapura menggunakan kapal yang berukuran lebih kecil.

“Itu salah satu alasan kami membangun yang lebih besar, supaya satu kali angkut (BBM). Maka pelabuhannya yang diperbesar, kedalamannya juga harus dijaga,” kata Bahlil.

Tak hanya didasari oleh harga BBM yang kurang kompetitif, Bahlil juga menyampaikan pertimbangan pengurangan impor BBM dari Singapura meliputi persoalan geopolitik dan geoekonomi. Indonesia dinilai oleh Bahlil perlu membuat keseimbangan, dalam hal ini, ketika melakukan impor BBM.

Pengalihan impor BBM tersebut akan dilakukan secara bertahap, hingga suatu saat Indonesia akan betul-betul menghentikan impor BBM-nya dari Singapura.

“Kenapa tidak mungkin (berhenti impor BBM dari Singapura)? Justru harusnya (impor dari Singapura) lebih murah dong. Masa barang dekat dia bikin lebih mahal,” ucap Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Trump, Indonesia Rela Stop Impor BBM dari Singapura

Demi Trump, Indonesia Rela Stop Impor BBM dari Singapura

Bisnis | Jum'at, 09 Mei 2025 | 19:12 WIB

Golkar Siap Dukung Prabowo 2 Periode, Bahlil Lahadalia: Nggak Perlu Meragukan

Golkar Siap Dukung Prabowo 2 Periode, Bahlil Lahadalia: Nggak Perlu Meragukan

Video | Rabu, 07 Mei 2025 | 15:29 WIB

Mau Jadikan Jateng Lumbung Suara Golkar, Bahlil Minta Kader Konsolidasi Pengurus hingga Tingkat Desa

Mau Jadikan Jateng Lumbung Suara Golkar, Bahlil Minta Kader Konsolidasi Pengurus hingga Tingkat Desa

News | Sabtu, 03 Mei 2025 | 10:50 WIB

Temuan 'Harta Karun' 5 Triliun Kaki Kubik di Selat Makassar Bikin Menteri Bahlil Geregetan

Temuan 'Harta Karun' 5 Triliun Kaki Kubik di Selat Makassar Bikin Menteri Bahlil Geregetan

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 18:11 WIB

Bahlil: Putusan Tambahan LPG Hingga BBM dari AS Belum Final

Bahlil: Putusan Tambahan LPG Hingga BBM dari AS Belum Final

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2025 | 14:10 WIB

Blak-blakan Bahlil Sebut Golkar Siap Dukung Prabowo 2 Periode: Kami Jaga Kapan Pun, di Mana Pun

Blak-blakan Bahlil Sebut Golkar Siap Dukung Prabowo 2 Periode: Kami Jaga Kapan Pun, di Mana Pun

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 06:41 WIB

Ketum Golkar Bahlil Minta AMPI Serius Gaet Pemilih Muda: Goes to School, Campus, dan Pesantren

Ketum Golkar Bahlil Minta AMPI Serius Gaet Pemilih Muda: Goes to School, Campus, dan Pesantren

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 05:54 WIB

Terkini

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 5 Oktober 2026, Apakah Kamu Termasuk?

4 Zodiak Paling Hoki Hari Ini 5 Oktober 2026, Apakah Kamu Termasuk?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:38 WIB

Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp118 Ribu per Kg, Bawang Merah Naik 17,54 Persen

Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp118 Ribu per Kg, Bawang Merah Naik 17,54 Persen

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Impor KRL Bekas Jepang Terganjal Aturan dari Kemendag

Impor KRL Bekas Jepang Terganjal Aturan dari Kemendag

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Tekan Emisi Kendaraan, Kemenhub Dorong Tanjung Priok Jadi Green Port

Tekan Emisi Kendaraan, Kemenhub Dorong Tanjung Priok Jadi Green Port

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Review Your Personal Taxi: Kisah Taksi Antik Penyembuh Luka Batin Penumpang

Review Your Personal Taxi: Kisah Taksi Antik Penyembuh Luka Batin Penumpang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Perjuangan Tasya Farasya Atasi Kulit Kering Akibat Insomnia Hingga Hormon Berubah usai Melahirkan

Perjuangan Tasya Farasya Atasi Kulit Kering Akibat Insomnia Hingga Hormon Berubah usai Melahirkan

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:26 WIB

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Bali | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:13 WIB

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:02 WIB

×