Kompak Absen Pembekalan PDIP: Pramono Mau Naik Haji, Rano Karno Nonton Festival Film di Luar Negeri

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Minggu, 18 Mei 2025 | 18:30 WIB
Kompak Absen Pembekalan PDIP: Pramono Mau Naik Haji, Rano Karno Nonton Festival Film di Luar Negeri
Kompak Absen Pembekalan PDIP: Pramono Mau Naik Haji, Rano Karno Ikut Festival Film di Luar Negeri. (ANTARA/Luthfia Miranda Putr)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ternyata disebut absen menjalani acara pembekalan kepala daerah dan wakil kepala daerah pada hari ketiga. Alasannya, Pramono tengah melakukan persiapan untuk berangkat ibadah haji.

Alasan Pramono tidak hadir diungkapkan Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo, seusai acara penutupan pembekalan kepala daerah PDIP yang digelar di Sekoah Partai, Jakarta pada Minggu (18/5/2025). 

"Mau haji, katanya," beber Ganjar Pranowo kepada awak media di lokasi.

Selain Pramono, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno juga tidak hadir pada hari ketiga pembekalan yang digelar oleh PDIP. 

Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo usai acara pembekalan kepala daerah dan wakil kepada daerah PDIP yang digelar di Sekolah Partai, Jakarta pada Minggu (18/5/2025). (Suara.com/Novian)
Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo usai acara pembekalan kepala daerah dan wakil kepada daerah PDIP yang digelar di Sekolah Partai, Jakarta pada Minggu (18/5/2025). (Suara.com/Novian)

Berbeda dengan Pramono, Ganjar menyebut alasan Si Doel absen lantaran ia tengah berada di luar negeri dalam rangka menghadiri Cannes Film Festival 2025.

"Kalau Rano Karno lagi di Cannes Festival Film, kemarin izin," ujar Ganjar.

Bukan cuma Pramono dan Doel yang absen, Ganjar mengungkapkan bahwa pembekalan tidak diikuti oleh semua kepala daerah maupun wakil kepala daerah asal PDIP dengan alasan beragam.

"Betul. Ada yang izin sakit, ada yang haji gitu ya, ada yang kemarin ada acara lagi di luar," kata Ganjar Pranowo. 

Kendati demikian, PDIP akan menggelar kembali pembekalan bagi kepala daerah dan wakil kepala daerah yang selama tiga hari ini berhalangan hadir.

baca juga

"Maka tadi disampaikan, untuk yang belum nanti kita akan bikin lagi," kata Ganjar.

Dilarang Berdusta usai Menang Pilkada

Kepala daerah dan wakil kepala daerah asal PDIP dilarang berdusta setelah berhasil terpilih di Pilkada 2024.

Permintaan itu disampaikan melalui Ketua DPP PDIP Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ganjar Pranowo pada hari terakhir acara pembekalan kepala daerah dan wakil kepala daerah di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu. 

"Kami akan menyeragamkan barisan dalam konteks agenda bersama kita, bapak-ibu menggenapi seluruh janji-janji politik, namun dalam koridor kepartaian," kata Ganjar Pranowo dalam acara itu. 

Selain itu, Ganjar juga menyampaikan agar kepala daerah dan wakil kepala daerah bisa saling membantu serta berbagi pengalaman demi membangun daerah masing-masing menjadi lebih maju.

Acara pembekalan terhadap Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Indonesia hasil Pilkada 2024 yang digelar di Sekolah Partai PDIP, Jakarta. (Suara.com/Novian)
Acara pembekalan terhadap Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Indonesia hasil Pilkada 2024 yang digelar di Sekolah Partai PDIP, Jakarta. (Suara.com/Novian)

"Kami semua, sekali lagi, saling tolong-menolong, saling membantu, saling berbagi pengalaman, dan tentu saja hasil akhirnya adalah kemajuan di tempat bapak-ibu sekalian," kata Ganjar Pranowo. 

Tiga Fokus Utama

Ganjar Pranowo sebelumnya mengungkapkan tiga topik utama yang menjadi materi dalam acara pembekalan terhadap Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Indonesia hasil Pilkada 2024.

Ganjar melaporkan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkair apa saja yang sudah dilakukan dalam acara pembekalan kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Indonesia asal PDIP.

Mantan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu mengatakan model-model kepemimpinan sudah disampaikan dari seluruh pemateri kepada kepala daerah dan wakil kepala daerah.

"Ada tiga topik yang paling penting. Yang pertama adalah terkait dengan potensi daerah, yang kedua adalah terkait dengan tata kelola pemerintahan, dan yang ketiga adalah agenda-agenda ciri khas dari PDI Perjuangan. Dari tiga agenda ini ada fokus, tantangan, dan lesson learned dari masing-masing pengalaman yang sudah kita bagi," kata Ganjar di Sekolah Partai, Jakarta pada Minggu.

Ganjar Pranowo mengatakan dari beberapa potensi daerah, PDIP memfokuskan kepada sektor pertanian, perdagangan, pariwisata, serta logistik berdasarkan pengalaman yang dimiliki masing-masing.

Ganjar Pranowo saat memberikan materi dalam acara pembekalan terhadap Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Indonesia hasil Pilkada 2024 yang digelar di Sekolah Partai, Jakarta pada Minggu (18/5/2025). (Suara.com/Novian)
Ganjar Pranowo saat memberikan materi dalam acara pembekalan terhadap Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Indonesia hasil Pilkada 2024 yang digelar di Sekolah Partai, Jakarta pada Minggu (18/5/2025). (Suara.com/Novian)

"Ada tantangan bagaimana SDM, lalu lokasi, keuangan tentu kapasitas fiskalnya agak berbeda di masing-masing kabupaten/kota ataupun provinsi dan konektivitas serta branding yang mesti dilakukan," kata Ganjar Pranowo. 

Selain itu, dukungan terhasap industri maupun UMKM juga menjadi bahan diskusi dalam acara pembekalan.

"Saya kira itu khas pembelaan kita kepada masyarakat kecil. Dan tentu saja dari sisi tata kelola pemerintahan mengerucut bagaimana kita melayani masyarakat dengan prima maka digitalisasi bisa kita gunakan untuk memudahkan pelayanan, reformasi birokrasi yang bisa mengkonsolidasikan seluruh kekuatan birokrasi untuk memudahkan pekerjaan kita, dan tentu optimalisasi PAD berdasarkan pengalaman dari daerah yang bisa kita sharing dan ini untuk menyelesaikan keluhan umum anggarannya terbatas," tutur Ganjar

Kemudian, lanjut Ganjar, ada resistensi dari birokrasi yang harus dioptimalkan dengan kekuatan-kekuatan basis teori dan pengalaman yang sudah dimiliki masing-masing kepala daerah.

"Dan validasi data agar kemudian seluruh target betul-betul berbasis data dengan achievement yang akan kita selesaikan secara bersama-sama," kata Ganjar.

Sementara itu, mengenai topik ciri khas dari PDIP, Ganjar berujar hal tersebut terkait dengan sumber daya manusia (SDM).

"Yang pertama tentu pendidikan. Ada banyak pengalaman dari beberapa daerah, kemarin saya lihat kota Surabaya dengan kota Semarang sudah masuk pada ruang sekolah swasta dan gratis. Jadi kalau yang lain ada sekolah negeri gratis, sekarang sudah menjarah maka akses dari masyarakat yang sekolahnya di swasta pun kita berikan jaminan itu," beber mantan Capres di Pilpres 2024 itu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilarang Berdusta usai Menang Pilkada, Ganjar Wanti-wanti Kepala Daerah PDIP soal Janji Politik

Dilarang Berdusta usai Menang Pilkada, Ganjar Wanti-wanti Kepala Daerah PDIP soal Janji Politik

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 16:27 WIB

3 Hari Digembleng, Ganjar Ungkap 3 Poin Penting di Acara Pembekalan Kepala Daerah PDIP

3 Hari Digembleng, Ganjar Ungkap 3 Poin Penting di Acara Pembekalan Kepala Daerah PDIP

News | Minggu, 18 Mei 2025 | 15:50 WIB

Ekspose Kasus Harun Masiku, Pimpinan KPK Pengganti Firli Bahuri: Siapa Berani Jerat Hasto Tersangka?

Ekspose Kasus Harun Masiku, Pimpinan KPK Pengganti Firli Bahuri: Siapa Berani Jerat Hasto Tersangka?

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 18:37 WIB

Manggarai Bersalawat Solusi Cegah Tawuran? Pramono: Saya Tak Minta Orang Berantem Harus Salawatan

Manggarai Bersalawat Solusi Cegah Tawuran? Pramono: Saya Tak Minta Orang Berantem Harus Salawatan

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 16:57 WIB

Terkaget-kaget, Balasan Hasto PDIP usai Dituding Penyelidik KPK jadi Otak Kasus Harun Masiku

Terkaget-kaget, Balasan Hasto PDIP usai Dituding Penyelidik KPK jadi Otak Kasus Harun Masiku

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 15:37 WIB

Terkini

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×