Indonesia Darurat Sampah Plastik: Bisakah Kebijakan Daerah Jadi Solusi?

M. Reza Sulaiman

Kamis, 22 Mei 2025 | 17:58 WIB
Indonesia Darurat Sampah Plastik: Bisakah Kebijakan Daerah Jadi Solusi?
Ilustrasi sampah plastik (pexels.com/mali maeder)

KLH Tegaskan Dukungan untuk Kebijakan Daerah

Melihat besarnya risiko tersebut, upaya penanggulangan tidak bisa dilakukan secara parsial. Dukungan terhadap kebijakan pengurangan plastik sekali pakai, terutama yang diinisiasi oleh pemerintah daerah, menjadi langkah penting untuk memutus rantai pencemaran sejak dari sumbernya.

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan dukungan penuh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terhadap pemerintah daerah yang menerapkan larangan penggunaan plastik sekali pakai.

“Kita dukung sepenuhnya bila mana ada yang mencoba mengkonfrontasi, kami berdiri di belakang untuk mendukung kebijakan dari pemerintah daerah,” ujar Hanif dalam konferensi pers peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Kamis (22/5/2025).

Sejumlah daerah di Indonesia telah lebih dulu mengambil langkah konkret. Bali, misalnya, telah melarang penggunaan plastik sekali pakai dan botol air kemasan di bawah satu liter.

Kebijakan serupa juga diterapkan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan.

Langkah-langkah tersebut dipandang tidak hanya sebagai kebijakan lokal, tetapi sebagai bagian dari gerakan nasional menekan laju timbulan sampah plastik. Hanif menegaskan bahwa kementeriannya tidak akan ragu untuk menggunakan kewenangan yang dimiliki dalam memperkuat inisiatif daerah.

Perluasan Tanggung Jawab Produsen

Selain mendukung kebijakan daerah, KLH juga terus mendorong penerapan skema Extended Producer Responsibility (EPR)—tanggung jawab produsen terhadap produk yang dihasilkan, khususnya terkait kemasan plastik.

baca juga

Melalui pendekatan ini, produsen tidak hanya bertanggung jawab sampai produk dikonsumsi, tetapi juga terhadap proses pengumpulan dan daur ulang kemasan bekas. “Kita tengah memperluas jangkauan EPR agar pengelolaan sampah plastik bisa lebih sistemik dan menyentuh hulu hingga hilir rantai distribusi,” ungkap Hanif.

Hanif menekankan pentingnya menghentikan aliran plastik ke sungai sejak dari hulu, serta mengajak masyarakat untuk lebih sadar terhadap dampak jangka panjang sampah plastik.

“Penanganan plastik di laut itu biayanya sangat mahal. Maka, pencegahan di darat dan sungai menjadi langkah strategis,” ujar Hanif.

Aksi Bersih-Bersih Serentak

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2025, KLH menyerukan kepada seluruh pemerintah daerah untuk menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan secara serentak. Surat edaran telah dikirimkan kepada bupati, wali kota, dan gubernur untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam apel dan aksi nyata pengurangan sampah plastik.

Tema global tahun ini, Ending Plastic Pollution, menjadi seruan bersama untuk memutus mata rantai pencemaran plastik dari sumbernya. Aksi bersih-bersih mungkin hanya berlangsung beberapa jam, namun menurut Hanif, kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk menghidupkan kembali budaya peduli lingkungan yang kini mulai luntur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lestarikan Bumi Lewat Sentuhan Digital: Aplikasi Ini Ajarkan Anak Nilai Keberlanjutan Sejak Dini

Lestarikan Bumi Lewat Sentuhan Digital: Aplikasi Ini Ajarkan Anak Nilai Keberlanjutan Sejak Dini

Health | Kamis, 22 Mei 2025 | 16:21 WIB

Bertani di Gedung Bertingkat: Teknologi Vertical Farming Jadikan Lahan Pertanian Bebas Pestisida

Bertani di Gedung Bertingkat: Teknologi Vertical Farming Jadikan Lahan Pertanian Bebas Pestisida

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2025 | 12:29 WIB

Padang Lamun dan Lahan Gambut: Aset Indonesia untuk Menangkal Perubahan Iklim

Padang Lamun dan Lahan Gambut: Aset Indonesia untuk Menangkal Perubahan Iklim

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 17:52 WIB

Terkini

Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik

Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:20 WIB

Bukan Emas Biasa, KPK Ajak Ahli Antam dan Pegadaian Cek 55 Kg Platinum Bupati Langkat

Bukan Emas Biasa, KPK Ajak Ahli Antam dan Pegadaian Cek 55 Kg Platinum Bupati Langkat

News | Senin, 13 Juli 2026 | 15:08 WIB

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

Asabri hingga PLTU, 3 Kasus yang Jerat Eks Jampidsus Febrie Sebabkan Negara Rugi Rp34,6 Triliun!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:52 WIB

Hindari Kesan Tebang Pilih, Kejagung Diminta Tak Beri Perlakuan Khusus pada Febrie Adriansyah

Hindari Kesan Tebang Pilih, Kejagung Diminta Tak Beri Perlakuan Khusus pada Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:38 WIB

Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

Kebakaran Maut Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, KBRI: Tidak Ada Korban WNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:38 WIB

Niat Selamatkan Surat Berharga, Detik-detik Nenek di Pulogadung Tewas Terbakar Bersama Anak dan Cucu

Niat Selamatkan Surat Berharga, Detik-detik Nenek di Pulogadung Tewas Terbakar Bersama Anak dan Cucu

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:29 WIB

Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah

Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:28 WIB

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:19 WIB

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:16 WIB

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya

News | Senin, 13 Juli 2026 | 14:09 WIB

×