suara hijau

Studi: Kekeringan Panjang dan Cuaca Ekstrem Bisa Bikin Produksi Beras dan Jagung Menyusut

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 23 Mei 2025 | 11:01 WIB
Studi: Kekeringan Panjang dan Cuaca Ekstrem Bisa Bikin Produksi Beras dan Jagung Menyusut
Ilustrasi kekeringan - kemarau panjang akibat perubahan iklim dan pemanasan global. (Suara.com/Mae Harsa)

3. Serangan Hama Meningkat

Suhu lebih hangat mempercepat siklus hidup hama seperti wereng cokelat. Kementerian Pertanian melaporkan peningkatan kerugian akibat serangan hama sebesar 15% dalam lima tahun terakhir.

4. Kenaikan Permukaan Air Laut

Intrusi air asin mengancam sawah-sawah di pesisir utara Jawa. Wilayah seperti Karawang dan Demak kehilangan sekitar 1.500 hektare lahan produktif per tahun.

5. Kekeringan Akibat El Niño

BNPB mencatat bahwa pada 2023, sebanyak 3,2 juta hektare lahan pertanian terdampak kekeringan akibat El Niño yang kian intens.

Komoditas Paling Rentan

Beras sebagai makanan pokok utama menghadapi penurunan kualitas gabah, terutama saat suhu tinggi melanda fase pengisian bulir.

Jagung dan kedelai juga terdampak stres air dan ketergantungan terhadap pola hujan yang stabil. Tanaman hortikultura seperti cabai dan tomat semakin sulit dikendalikan produksinya, menyebabkan harga fluktuatif di pasar.

Baca Juga: Sirine Bahaya Krisis Iklim Berbunyi Keras: Saatnya Pendidikan Jadi Garda Terdepan!

Jalan Keluar: Adaptasi dan Mitigasi yang Terintegrasi

Pemerintah telah merespons dengan sejumlah program, antara lain pengembangan varietas tahan kekeringan dan penerapan sistem irigasi hemat air. Namun, menurut para ahli, upaya ini belum cukup.

Langkah-langkah tambahan yang perlu diperkuat antara lain:

  • Diversifikasi pangan lokal agar tidak terlalu bergantung pada satu komoditas.
  • Penguatan sistem peringatan dini bencana iklim.
  • Investasi dalam teknologi pertanian presisi.
  • Edukasi petani tentang praktik pertanian berkelanjutan.
  • Kolaborasi lintas sektor dan internasional untuk membangun ketahanan sistem pangan global.

Pendekatan konstruktif terhadap krisis ini mengajak semua pihak untuk melihat peluang dalam tantangan. Dengan langkah cepat dan kolaboratif, Indonesia dan dunia dapat mencegah skenario terburuk. Menjaga suhu bumi tetap di bawah ambang 2°C bukan sekadar target iklim, melainkan kunci menjaga pangan tetap tersedia untuk generasi mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI