Legislator PDIP Skakmat Menkop Budi Arie di DPR: Bapak Lagi Panik, Jangan Fitnah Partai Kami!

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Senin, 26 Mei 2025 | 14:04 WIB
Legislator PDIP Skakmat Menkop Budi Arie di DPR: Bapak Lagi Panik, Jangan Fitnah Partai Kami!
ILUSTRASI--Legislator PDIP Skakmat Menkop Budi Arie di DPR: Bapak Lagi Panik, Jangan Fitnah Partai Kami! [Suara.com/HO-Kemenkop UKM]

Suara.com - Anggota Komisi VI DPR RI fraksi PDIP, Darmadi Durianto, mencecar Menteri Koperasi Budi Arie dalam Rapat Kerja (Raker) bersama di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2025). 

Darmadi awalnya menanggapi soal target Budi untuk membuka Koperasi Desa Merah Putih sebanyak 80 ribu. 

Darmadi meminta agar Budi tak panik atau tergesa-gesa dan mengejar target 80 ribu Kopdes. Terlebih Budi kekinian sedang banyak pikiran. 

"Saya minta bapak jangan panik mengejar 80.000 ini. Jangan panik, jangan kemudian karena kepanikan bapak lari ke mana-mana apalagi bapak juga sekarang lagi enggak tenang pikirannya kan? diserang sana-sini. Betul kan pak? tenang ya pak?" kata Darmadi dalam rapat. 

Darmadi pun mewanti-wanti kepada Budi Arie untuk tidak menyerang sana sini termasuk memfitnah PDIP. 

Sebelumnya, diketahui tersebar rekaman suara diduga Budi Arie yang menyebut nama PDIP dan Menko Polkam Budi Gunawan soal terkait urusan judi online yang menyeret namanya. 

"Tapi kalau tenang jangan fitnah sana sini pak. Jangan fitnah partai kami pak ini enggak bagus pak. Saya lihat karena bapak fitnah sana-sini," katanya. 

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP, Darmadi Durianto, mencecar Menteri Koperasi Budi Arie dalam Rapat Kerja (Raker) bersama di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2025). (tangkapan layar/Bagaskara)
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDIP, Darmadi Durianto, mencecar Menteri Koperasi Budi Arie dalam Rapat Kerja (Raker) bersama di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2025). (tangkapan layar/Bagaskara)

Darmadi mengatakan, dengan fitnah yang dilemparkan itu, menandakan ada ketidak tenangan. 

"Ini membuktikan mental bapak lagi panik. ini permintaan ya jadi artinya apa? Tenang pak. Kalau 80.000 tidak siap bapak ngomong ke Pak Presiden. kami tidak siap pak Presiden, enggak mungkin siap 80.000," ungkapnya. 

baca juga

Darmadi menegaskan, dibangunnya Kopdes jangan hanya kejar kuantitas tapi juga harus dipikirkan soal efektivitasnya. 

"Kalau hanya kosmetik saja 80.000 ini ya enggak ada gunanya. enggak ada gunanya pak menteri. Ini saya minta efektivitasnya bagaimana," katanya. 

"Kalau hanya bapak kejar kuantitas bahwa ini sudah 45.000an titik desa dan sebagainya tanpa ada pengukuran bukannya ini mubazir pak buang-buang dana anggaran. Nah saya pikir ini juga perlu dikaji, apakah pak menteri sudah tahu bahwa ini berjalan efektif atau tidak? ini poin penting jangan-jangan nanti dasarnya dari hasil musyawarah ini semuanya baik. Nanti Kopdes merah putihnya karena dasarnya enggak bagus orang tidak tersosialisasi dengan baik jadi gagal. Kopdes ini hanya jadi macan ompong saja nanti, nanti jadi sejenis kelinci percobaan," sambungnya. 

Sebelumnya dalam rapat, Budi Arie mengungkapkan, jumlah koperasi desa merah putih yang terbentuk telah mencapai 47,630 atau 57,02 persen hingga Minggu (25/5/2025). 

Data ini masih separuh dari target yang ditetapkan oleh Prabowo yaitu 80 ribu koperasi. 

Menurutnya, provinsi terbanyak dengan pembentukan koperasi desa/kelurahan merah putih adalah Lampung mencapai 99,51 persen, Jawa Timur sebesar 96,68 persen, dan Jawa Tengah sebesar 89,19 persen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Santai Kubu Hasto Protes Gegara Penyelidik jadi Ahli di Sidang, Alasan KPK Pede Bakal Dibela Hakim

Santai Kubu Hasto Protes Gegara Penyelidik jadi Ahli di Sidang, Alasan KPK Pede Bakal Dibela Hakim

News | Senin, 26 Mei 2025 | 13:11 WIB

Ragukan Objektivitas, Kubu Hasto Protes Jaksa Hadirkan Penyelidik KPK di Sidang: Kami Menolak!

Ragukan Objektivitas, Kubu Hasto Protes Jaksa Hadirkan Penyelidik KPK di Sidang: Kami Menolak!

News | Senin, 26 Mei 2025 | 11:13 WIB

Bobotoh Jarah Rumput GBLA saat Persib Juara, Dedi Mulyadi ke Para Pelaku: Barak Adalah Tempat Anda!

Bobotoh Jarah Rumput GBLA saat Persib Juara, Dedi Mulyadi ke Para Pelaku: Barak Adalah Tempat Anda!

News | Senin, 26 Mei 2025 | 10:17 WIB

Kibuli Istri, Saeful Bahri Akui Dana Talangan dari Hasto PDIP Cuma Karangan

Kibuli Istri, Saeful Bahri Akui Dana Talangan dari Hasto PDIP Cuma Karangan

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 20:43 WIB

Murka Disebut Kecipratan Fee Judol, DPR Sentil Budi Arie: Gak Boleh Marah, Tuduh Dakwaan Jaksa Hoaks

Murka Disebut Kecipratan Fee Judol, DPR Sentil Budi Arie: Gak Boleh Marah, Tuduh Dakwaan Jaksa Hoaks

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 14:35 WIB

Terkini

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Dari Sampah Jadi Listrik, PSEL Keramasan Mulai Uji Pembakaran

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 09:00 WIB

Bitcoin Dijual Massal Investor,  JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bitcoin Dijual Massal Investor, JPMorgan Ungkap Titik Kritis

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:50 WIB

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

Kebakaran Gudang HT di Setiabudi: Hampir 100 Damkar Dikerahkan, Kerugian Capai Rp1 Miliar!

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:35 WIB

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Dua Hari Hilang Tanpa Alas Kaki, Nenek 62 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Tegalan Sumenep

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 08:34 WIB

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Stok Pangan Ada, Harga Masih Tinggi: DPR Soroti Cabai Tembus Rp95 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Tanaman Hias Indoor Pembawa Hoki di Rumah Sesuai Shio, Dipercaya Bawa Kemakmuran

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Bukan Bikin Rileks, Ini 3 Dampak Mematikan Etomidate pada Paru-paru dan Otak

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 08:25 WIB

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Pembayaran Digital Makin Tinggi, Anak Muda Minta Uang THR Lewat QRIS

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 08:21 WIB

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

Detik-Detik Brigadir WHS Tewas dalam Tugas: Motor Masuk Kolong Truk saat Antar Berkas Perkara

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:16 WIB

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

Sosok Wisnu Hani Putranto, Kalapas Cibinong yang Disorot Akibat Adanya Fasilitas Mewah di Lapas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 08:10 WIB

×