Cara Kerja Rice Transplanter, Mesin Tanam Padi yang Bikin Gibran Ramai Cibiran

Bangun Santoso

Rabu, 28 Mei 2025 | 17:38 WIB
Cara Kerja Rice Transplanter, Mesin Tanam Padi yang Bikin Gibran Ramai Cibiran
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming bersama petani menanam bibit padi menggunakan mesin di area sawah Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (24/5/2025). Kunjungan kerja Wapres di Ngawi dalam rangka memastikan kebutuhan tanam petani akan pupuk, bibit, dan irigasi tercukupi guna mewujudkan visi swasembada pangan nasional. ANTARA/Louis Rika

Suara.com - Baru-baru ini Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka ramai disorot publik karena menanam padi menggunakan mesin dengan cara maju. Kegiatan Gibran itu diposting di akun media sosial resminya usai kunjungan kerja atau kunker di Desa Gempel, Kabupaten Ngawi, Provinsi Jawa Timur.

Dalam video yang diposting di akun Gibran itu, memperlihatkan sang Wakil Presiden tengah berada di sawah, terlihat pula sejumlah petani. Saat itu, Gibran tampak ikut membantu menanam padi menggunakan mesin pertanian moderen.

Dalam cuplikan video itu, Gibran tampak mendorong sebuah mesin hampir mirip traktor kecil sembari berjalan maju. Di sisi bagian bawah mesin tampak benih padi tertanam di lahan sawah yang basah.

Melihat video itu, mengundang sejumlah warganet berkomentar. Beberapa di antaranya menanyakan soal cara kerja mesin penanam padi tersebut. Di mana biasanya teknik menanam padi tradisional adalah berjalan mundur, sehingga benih padi tidak terinjak-injak.

Beberapa komentar warganet menyinggung metode tanam tersebut dengan nada heran dan satir. Seorang pengguna TikTok @tua**** menulis, “Revisi alatnya, harusnya bergerak mundur, biar tidak keinjak lagi tanamanya.”

“Namanya tandur, walaupun pakai mesin ya mundur. Kalau maju gitu ya keinjak itu.” timpal akun lainnya.

Lantas, bagaimana sebenarnya cara kerja mesin penanam padi atau rice transplanter itu?

Berdasarkan informasi dari dokumen resmi Kementerian Pertanian, mesin yang digunakan oleh Gibran saat itu adalah rice transplanter, yaitu sebuah alat moderen untuk memindahkan bibit padi dari tempat persemaian ke lahan sawah secara otomatis dan efisien.

Alat ini dirancang untuk menanam bibit padi dengan presisi tinggi dalam hal jumlah, kedalaman, dan jarak tanam, sehingga berkontribusi terhadap hasil panen yang lebih optimal.

baca juga

Penggunaan Rice Transplanter memang berbeda dari metode tradisional. Mesin ini dapat bergerak maju saat beroperasi, berbeda dengan cara tanam manual yang mengharuskan petani berjalan mundur untuk menghindari kerusakan pada tanaman yang baru ditanam.

Rice transplanter disebut juga bekerja dengan sistem mekanis yang menanam bibit langsung ke dalam tanah, dan dirancang untuk tetap menjaga tanaman tetap utuh meski operator berjalan maju di sampingnya.

Video penjelasan dari kanal YouTube Maxxi Tani turut memperkuat informasi ini. Dalam video tersebut dijelaskan bahwa metode tanam maju menggunakan rice transplanter dapat meningkatkan efisiensi dan kecepatan kerja di lapangan.

Petani tidak perlu lagi membungkuk atau berjalan mundur, sehingga mengurangi beban kerja manual dan mempercepat proses tanam secara keseluruhan.

Tanam Padi Bareng Mentan

Diketahui Wapres Gibran Rakabuming bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman menanam padi varietas Inpari 32 yang merupakan bibit unggul dengan menggunakan mesin di area sawah Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur pada Sabtu (24/5/2025) lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Gibran Tanam Padi Naik Mesin, Publik Salah Fokus Lihat Gayanya

Viral Gibran Tanam Padi Naik Mesin, Publik Salah Fokus Lihat Gayanya

Video | Rabu, 28 Mei 2025 | 16:26 WIB

Kala Raffi Ahmad Disuruh Potret Karyawannya Bareng Gibran Hingga Jokowi

Kala Raffi Ahmad Disuruh Potret Karyawannya Bareng Gibran Hingga Jokowi

Entertainment | Rabu, 28 Mei 2025 | 11:30 WIB

Warga Cakung Korban Gusuran Tagih Utang ke Pramono: Saya Sudah ke Gibran tapi Tak Ada Jawaban!

Warga Cakung Korban Gusuran Tagih Utang ke Pramono: Saya Sudah ke Gibran tapi Tak Ada Jawaban!

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 10:20 WIB

Wapres Gibran Panen Kritikan Usai Tanam Padi Sambil Berjalan Maju, Padahal Ini Alasannya

Wapres Gibran Panen Kritikan Usai Tanam Padi Sambil Berjalan Maju, Padahal Ini Alasannya

News | Senin, 26 Mei 2025 | 15:32 WIB

Annisa Pohan Banggakan Prestasi AHY, Wapres Gibran Kena Sindir Publik

Annisa Pohan Banggakan Prestasi AHY, Wapres Gibran Kena Sindir Publik

Entertainment | Sabtu, 24 Mei 2025 | 11:20 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Gibran Bagi-bagi Uang Rp 25 Juta untuk Bayar Utang?

CEK FAKTA: Benarkah Gibran Bagi-bagi Uang Rp 25 Juta untuk Bayar Utang?

News | Sabtu, 24 Mei 2025 | 09:56 WIB

Kritik Program Barak Militer Dedi Mulyadi, Rocky Gerung Seret Nama Gibran Rakabuming

Kritik Program Barak Militer Dedi Mulyadi, Rocky Gerung Seret Nama Gibran Rakabuming

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 15:57 WIB

Terkini

Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap

Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Miris! Kendaraan Dinas Pemkot Banjar Tunggak Pajak hingga Setengah Miliar

Miris! Kendaraan Dinas Pemkot Banjar Tunggak Pajak hingga Setengah Miliar

Jabar | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Wabup Bogor Ade Ruhandi Tak Penuhi Panggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang

Wabup Bogor Ade Ruhandi Tak Penuhi Panggilan KPK, Pemeriksaan Dijadwalkan Ulang

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Rogoh Kocek APBN Rp600 Miliar, Mentan Amran Mau Buat Koperasi Peternak Ayam dan Petani Jagung

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Pelajaran Penting Mengenai Dampak Memanjakan Anak lewat Novel Childish Boy

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:30 WIB

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:26 WIB

BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham

BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham

Bogor | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:23 WIB

KPK Usul Harta Pejabat Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara, Sahroni Ingatkan Soal HAM

KPK Usul Harta Pejabat Tak Lapor LHKPN Dirampas Negara, Sahroni Ingatkan Soal HAM

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Demi Listrik 4 Gigawatt, Singapura Pasang Panel Surya di Tembok Gedung Hingga Parkiran

Demi Listrik 4 Gigawatt, Singapura Pasang Panel Surya di Tembok Gedung Hingga Parkiran

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:21 WIB

Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Perselisihan di Hotel Diduga Jadi Motif Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Jatim | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:20 WIB

×