IESR Sebut Transisi Energi ASEAN Masih Terbatas, Perlu Langkah Kolektif dan Terobosan

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 02 Juni 2025 | 14:40 WIB
IESR Sebut Transisi Energi ASEAN Masih Terbatas, Perlu Langkah Kolektif dan Terobosan
Pembangkit listrik Tenaga angin. (Pexels/Kervin Edward Lara)

Suara.com - KTT ASEAN ke-46 resmi ditutup pada 26 Mei 2025 di Malaysia. Pertemuan ini menghasilkan dokumen strategis jangka panjang berjudul ASEAN 2045: Our Shared Future. Visi bersama ini memproyeksikan arah kerja sama kawasan hingga dua dekade ke depan.

Salah satu fokus utama yang digaungkan Malaysia sebagai ketua adalah penguatan ASEAN Power Grid (APG), pengembangan skema pendanaan energi bersih, serta penciptaan lapangan kerja ramah lingkungan (green jobs).

Dorongan ini menjadi bagian dari upaya kolektif kawasan untuk menghadapi tantangan krisis iklim.

Isu iklim secara eksplisit dimuat dalam Tujuan Strategis 2 di dokumen ASEAN 2045, yang menitikberatkan pada pembangunan komunitas berkelanjutan.

Di dalamnya, ada sepuluh objektif prioritas, termasuk transisi energi berkeadilan, pengelolaan sumber daya alam, pembiayaan hijau, serta transformasi sektor transportasi dan pariwisata menuju arah yang lebih ramah lingkungan.

Ilustrasi transisi energi. [Pfüderi/Pixabay]
Ilustrasi Ilustrasi transisi energi di ASEAN saat ini memang telah membuka banyak peluang, meski demikan masih teradapat banyak hambatan. [Pfüderi/Pixabay]

Institute for Essential Services Reform (IESR) mencermati bahwa komitmen politik ASEAN untuk transisi energi memang mulai terbentuk. Namun, langkah konkret dan terobosan baru masih minim.

“ASEAN telah mengidentifikasi kebutuhan untuk mempercepat transisi energi dan menyiapkan tenaga kerja terampil yang dapat mendukung proses tersebut,” tulis IESR dalam siaran persnya.

Meski demikian, kawasan ini dinilai belum mengambil langkah berani untuk mendorong transformasi energi secara inklusif dan menyeluruh.

Menurut Direktur Eksekutif IESR, Fabby Tumiwa, ASEAN justru memiliki peluang besar untuk menciptakan ASEAN Just Energy Transition Partnership (ASEAN-JETP) yang dapat menarik pendanaan hingga USD 130 miliar per tahun sampai 2030.

“ASEAN-JETP regional dapat berfungsi sebagai mekanisme pembiayaan bersama untuk menggalang pinjaman lunak, hibah, dan modal swasta guna mendukung percepatan pensiun dini PLTU batu bara dan pengembangan energi bersih,” jelas Fabby.

Model kemitraan ini merujuk pada skema Just Energy Transition Partnership (JETP) yang sebelumnya diadopsi Indonesia dengan komitmen USD 20 miliar pada 2022, Vietnam (USD 15,5 miliar), serta Afrika Selatan.

Melalui kolaborasi dengan Southeast Asia Energy Transition Think Tank Collaborative Network, IESR juga mengusulkan ASEAN Energy Transformation Initiative (AETI). Inisiatif ini berupaya mendorong roadmap ambisius yang menempatkan ASEAN sebagai pusat manufaktur dan perdagangan teknologi bersih. Tujuannya: menjadikan kawasan lebih kompetitif secara global dalam ekonomi rendah karbon.

Beberapa prioritas AETI antara lain integrasi listrik lintas batas lewat ASEAN Power Grid, strategi zonasi industri energi bersih, tata kelola mineral kritis, serta harmonisasi kebijakan energi antarnegara. Inisiatif ini juga mendorong pembentukan Platform Investasi Hijau ASEAN, pengembangan taksonomi hijau, dan penciptaan pusat riset inovasi.

Namun demikian, upaya ambisius ini masih menemui hambatan. Menurut Arief Rosadi, Manajer Program Diplomasi Iklim dan Energi IESR, tantangan terbesar justru datang dari dalam struktur ASEAN itu sendiri.

“Salah satu tantangan aksi mitigasi iklim dan akselerasi transisi energi di ASEAN terdapat pada kesenjangan (gap) kelembagaan. Isu iklim dikelola dalam Pilar Sosial Budaya ASEAN, sedangkan isu energi dikelola oleh Pilar Ekonomi ASEAN. Hal tersebut menyebabkan proses perencanaan dan pelaksanaan mitigasi iklim di sektor energi tidak optimal. Oleh karena itu, kedepannya ASEAN perlu menguatkan koordinasi antar pilar kerjasama ASEAN,” jelas Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Kembali Melonjak di Berbagai Negara: Benarkah Ada Kaitannya dengan Perubahan Iklim?

Covid-19 Kembali Melonjak di Berbagai Negara: Benarkah Ada Kaitannya dengan Perubahan Iklim?

Health | Senin, 02 Juni 2025 | 14:07 WIB

IESER Sebut Transisi Energi ASEAN Masih Terbatas, Perlu Langkah Kolektif dan Terobosan

IESER Sebut Transisi Energi ASEAN Masih Terbatas, Perlu Langkah Kolektif dan Terobosan

News | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Indonesia Gaungkan Solidaritas Iklim Global Pelestarian Gletser dari Negeri Tropis

Indonesia Gaungkan Solidaritas Iklim Global Pelestarian Gletser dari Negeri Tropis

News | Senin, 02 Juni 2025 | 10:47 WIB

Terkini

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:51 WIB

Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut

Ilmuwan Ungkap Molekul Tersembunyi Fitoplankton, Kunci Siklus Karbon Laut

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:48 WIB

Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen

Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:39 WIB

Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran

Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:35 WIB

Wamen HAM Soroti Perbedaan Informasi Polri-TNI dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Wamen HAM Soroti Perbedaan Informasi Polri-TNI dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:32 WIB

Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi

Afghanistan Rayakan Idulfitri Hari Ini, Hilal Telah Terlihat di Beberapa Provinsi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:59 WIB

Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:47 WIB

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat

Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:45 WIB

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:32 WIB

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 10:24 WIB