Suara.com - Peristiwa tak terduga terjadi di tengah pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat 6 Juni 2025.
Seekor sapi kurban berbobot satu ton terperosok ke dalam lubang sumur resapan sedalam tiga meter. Insiden tersebut terjadi sekira jam 07.55 WIB.
Sapi yang sedianya akan dikurbankan itu tiba-tiba menginjak bagian tanah yang tidak stabil, lalu amblas ke dalam lubang yang ternyata menyimpan saluran got di bagian bawahnya.
"Kondisi awal, kaki belakang sapi sudah masuk lubang. Di bawah itu ada saluran got yang cukup besar, sehingga tanahnya tidak kuat menahan beban," ujar Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat sektor Kemayoran, Umar kepada wartawan.
Melihat kondisi sapi yang makin sulit bergerak, warga setempat segera menghubungi petugas damkar.
Proses evakuasi berlangsung terkendala sempitnya diameter lubang dan berat tubuh sapi yang nyaris mencapai satu ton.
Untuk mempermudah proses, tim penyelamat terpaksa memperbesar lubang.
Satu unit alat berat jenis heavy duty rescue akhirnya dikerahkan untuk menarik tubuh sapi secara perlahan ke permukaan.
"Proses evakuasi kurang lebih berlangsung satu jam. Alhamdulillah sapi bisa diangkat dan bisa disembelih tanpa kendala," katanya.
Evakuasi tuntas sekira jam 09.08 WIB. Sapi lantas dikembalikan ke tempat pemotongan hewan kurban seperti rencana awal.
Penyaluran Hewan Kurban
Untuk diketahui, sebelumnya Pemprov DKI Jakarta mengungkapkan bahwa partisipasi dari berbagai pihak dalam menyalurkan hewan kurban Iduladha tahun ini cukup tinggi.
Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Marullah Matali mengatakan, nantinya pemotongan hewan kurban akan dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Dharma Jaya.
Setelah itu, pembagian daging kurban akan dilakukan ke masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
![Sapi masuk parit saat akan disembelih di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat 6 Juni 2025. [Dok Damkar DKI]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/06/06/71073-sapi-masuk-parit.jpg)
"Kelihatannya banyak orang yang berkurban. Alhamdulillah mudah-mudahan bermanfaat, nanti ada daging kurban yang akan dibagikan," ujar Marullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat 6 Juni 2025.
Selain itu, ia menganggap momen ini bisa bermanfaat, khususnya bagi masyarakat yang selama ini tak rutin mengonsumsi protein hewani.
"Mudah-mudahan bermanfaat bagi warga yang membutuhkan daging kurban, yang jarang-jarang makan daging," ucapnya.
Pemberian hewan kurban ini datang dari berbagai pihak, mulai dari para PNS Pemprov DKI, hingga Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.
"Pak Gubernur dan wagub kemarin menyerahkan langsung," ucapnya.
Sebelumnya, Gubernur Pramono memerkirakan, ada sekira 69 ribu ekor hewan yang akan dikurbankan.
Ia pun memastikan seluruh hewan dalam kondisi sehat dan bebas dari penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Kami memperkirakan yang akan disembelih di Jakarta ini kurang lebih 69 ribu, kurang lebih 69 ribu," ujar Pramono saat meninjau RPH Dharma Jaya, Jakarta Timur.
Dalam kunjungannya, Pramono juga melepas tim pemeriksa daging kurban yang akan bertugas di berbagai titik penyembelihan hewan kurban di Jakarta.
Ia menyebutkan, kesiapan Jakarta menjelang Iduladha telah dipersiapkan secara matang.
"Sehingga dengan demikian, Jakarta untuk menyambut idul kurban ini sudah sangat siap," ucapnya.
Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa Pemprov telah menurunkan 300 juru sembelih halal (juleha) serta 90 dokter hewan.
Para petugas ini akan memastikan seluruh proses kurban berjalan sesuai dengan prinsip kesehatan dan syariat.
"Sama sekali tidak ada penyakit PMK di Jakarta pada saat ini, sehingga dengan demikian mudah-mudahan besok pelaksanaan idul kurbannya akan berjalan dengan baik," ungkap Pramono.