Meski Tuai Kontroversi, Studi Sebut Pemotongan Cula Badak Terbukti Kurangi Perburuan Liar

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 10 Juni 2025 | 14:46 WIB
Meski Tuai Kontroversi, Studi Sebut Pemotongan Cula Badak Terbukti Kurangi Perburuan Liar
Ilustrasi badak. (Unsplash.com/Jeffrey Hamilton)

Suara.com - Badak merupakan salah satu hewan yang dilindungi. Namun, keberadaan mereka semakin terancam punah akibat perburuan liar.

Cula badak menjadi incaran utama bagi para pemburu liar. Cula tersebut kerap diperdagangkan secara ilegal, dan digunakan sebagai bahan obat tradisional di beberapa negara benua Asia seperti China dan Vietnam.

Untuk menghadapi situasi ini, para ahli konservasi satwa telah mencoba berbagai cara untuk menyelamatkan badak dari ancaman kepunahan akibat perburuan. Salah satunya adalah dengan dehorning atau pemotongan cula badak.

Melansir Euronews, pemotongan cula badak dengan gergaji mesin telah dilakukan selama lebih dari 30 tahun di Afrika. Meskipun terdengar berbahaya, praktik ini dapat menyelamatkan badak dari pemburu liar.

Hal ini terbukti oleh studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Science pada 5 Juni lalu. Studi ini menemukan bahwa pemotongan cula badak telah mengurangi angka perburuan liar sebanyak 78 persen.

Ilustrasi badak (Pexels.com/Frans van Heerden)
Ilustrasi badak (Pexels.com/Frans van Heerden)

Penelitian yang dilakukan selama tujuh tahun ini berfokus pada 11 cagar alam, baik di dalam dan sekitar Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan. Para peneliti kemudian membandingkan delapan cagar yang rutin memotong cula badak dengan tiga cagar lainnya yang tidak.

Selain itu, peneliti juga menganalisis data cagar-cagar tersebut, mulai dari sebelum dan setelah praktik pemotongan cula badak.

Hasil studi menunjukkan bahwa pemotongan cula pada lebih dari 2.000 badak dapat menurunkan angka perburuan liar hingga 78 persen di delapan cagar alam yang melakukan praktik tersebut.

Penulis utama studi sekaligus ilmuwan biodiversitas di Universitas Nelson Mandela Afrika Selatan, Tim Kuiper, menyatakan bahwa temuan mereka membuktikan pemotongan cula badak dapat menurunkan perburuan secara konsisten.

baca juga

“Pemotongan cula badak terasa seperti tindakan kejahatan yang harus dilakukan, jika bisa saya katakan demikian. Akan tetapi, praktik ini sangat efektif. Tak diragukan lagi, metode ini telah menyelamatkan ratusan nyawa badak,” kata Kuiper, dikutip dari Euronews.

Pemotongan cula badak tak selalu diterima

Meski dianggap cukup efektif, pemotongan cula badak tak langsung diterima secara luas. Praktik yang telah dilakukan sejak tahun 1989 ini sering kali menuai kontroversi.

Beberapa aktivis hak hewan menentang penerapan ini. Bahkan, ahli konservasi pun mempertanyakan dampaknya terhadap kesejahteraan dan masa depan badak itu sendiri.

Peneliti badak di Afrika Selatan yang tidak terlibat dalam studi ini, Vanessa Duthe, mengatakan bahwa cula badak digunakan untuk mempertahankan diri dari predator, berkelahi, dan pada badak hitam digunakan untuk membantu mencari makanan.

Ada pula bukti bahwa badak yang sudah dipotong culanya cenderung menyesuaikan pergerakannya untuk hidup di wilayah yang lebih kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Penyu hingga Badak Jawa: Bagaimana Wisata Alam Tanjung Lesung Mendukung Pelestarian

Dari Penyu hingga Badak Jawa: Bagaimana Wisata Alam Tanjung Lesung Mendukung Pelestarian

Lifestyle | Jum'at, 23 Mei 2025 | 17:28 WIB

Sepakati Kerja Sama di Bidang LNG, Badak LNG dan INPEX Masela Tandatangani Nota Kesepahaman

Sepakati Kerja Sama di Bidang LNG, Badak LNG dan INPEX Masela Tandatangani Nota Kesepahaman

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 19:40 WIB

Nasib Terkini Badak Lampung FC, Klub di Lampung sebelum Digusur Bhayangkara FC

Nasib Terkini Badak Lampung FC, Klub di Lampung sebelum Digusur Bhayangkara FC

Bola | Rabu, 23 April 2025 | 19:31 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB