Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Pahit: Banyak Remaja Putri Masuk ke Barak karena Terjerumus Alkohol Murah

Dinda Rachmawati

Minggu, 15 Juni 2025 | 07:38 WIB
Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Pahit: Banyak Remaja Putri Masuk ke Barak karena Terjerumus Alkohol Murah
Deretan Remaja Perempuan Ngaku ke Dedi Mulyadi Masuk ke Barak karena Sering Minum Alkohol! (TikTok)

Suara.com - Sosok Dedi Mulyadi kembali menjadi sorotan publik usai mengunjungi sebuah barak militer yang menjalankan program pembinaan khusus untuk para siswa yang dinilai bermasalah. 

Kunjungan tersebut memperlihatkan sisi lain dari problematika remaja, terutama remaja perempuan yang mengaku terjerumus dalam kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol jenis Kawa Kawa. Momen tersebut dibagikan akun TikTok @jabarpetarung.

Dalam video yang beredar, Dedi Mulyadi tampak mencoba berdialog dengan para remaja itu untuk menggali lebih jauh alasan mereka akhirnya menjalani pembinaan di barak. 

Sapaan khas “Siap!” dari para siswa perempuan mengiringi percakapan hangat, namun penuh keprihatinan.

“Kenapa disini ikut latihan? Kenapa?” tanya Dedi Mulyadi membuka percakapan seperti Suara.com kutip pada Minggu (15/6/2025).

“Minum-minum,” jawab salah seorang siswi dengan nada siara malu-malu.

Dedi Mulyafi kemudian mencoba memperjelas, “Minum apa?”

“Kawa Kawa,” sahut siswi tersebut.

Mendengar jawaban itu, Dedi Mulyadi pun tampak terkejut sekaligus penasaran. Ia kembali melontarkan pertanyaan, “Anak-anak perempuan banyak minum Kawa Kawa sekarang. Di mana suka minum Kawa Kawanya?”

baca juga

“Di rumah teman,” jawab siswi tersebut, mengakui bahwa kebiasaan itu dilakukan di lingkungan pertemanan.

“Sering?” tanya Dedi lebih jauh.

“Sering,” jawab si siswi tanpa ragu.

Dialog serupa terjadi dengan siswi lainnya. Mereka mengaku dikirim ke barak militer oleh orang tua karena dinilai sudah sulit diatur.

“Masalahnya apa?” tanya Dedi.

“Siap, bandel,” jawab seorang siswi.

“Bandel kenapa?”

“Siap, susah diatur.”

“Minum?”

“Siap, pernah.”

“Minum apa?”

“Siap, Kawa Kawa.”

Dedi Mulyadi pun mencoba mencari tahu dari mana mereka mendapatkan minuman tersebut. “Kawa Lawa belinya di mana sih?” tanya Dedi.

“Siap, teman,” jawab mereka kompak.

Dialog yang terekam ini membuka mata banyak orang akan fenomena yang mungkin jarang disadari, peredaran minuman beralkohol murah seperti Kawa Kawa di kalangan remaja, khususnya Jawa Barat. 

Bahkan, ketika Dedi Mulyadi bertanya, “Kalau minum kawa-kawa perasaannya gimana?” seorang siswi menjawab, “Siap, mabuk,” meski sebelumnya mengaku tak merasa pusing.

Menariknya, para siswi itu juga menunjukkan kesadaran untuk berubah setelah melalui pengalaman di barak militer. Saat ditanya apakah mereka ingin berhenti, jawabannya serempak, “Siap, mau.”

Fenomena ini sontak memancing berbagai komentar netizen yang menyaksikan video tersebut. Banyak yang merasa miris, tak sedikit pula yang menanggapinya dengan candaan pahit.

“Kawa kawa semua anjir beli dimana sih,” tulis akun @afo****.

“Kawa Kawa best seller,” sahut akun @fit**** menyoroti betapa mudahnya minuman ini diperoleh.

Sementara akun @Dew*** berkomentar, “Pabrik kawa kawa ketar ketir,” menyinggung kemungkinan keberadaan produsen minuman tersebut yang kini jadi sorotan.

Lucunya, ada juga yang mengaku tak mengenal minuman itu meski sudah dewasa. “Apakah ada yang sama, usia udah 30 th tapi ga tau apa itu kawa kawa,” tulis akun @Zay****.

Menurut penelusuran Suara.com, Kawa Kawa adalah minuman beralkohol jenis anggur yang diproduksi oleh PT. Balaraja Indah Barat. Minuman ini terbuat dari hasil fermentasi buah anggur asli dan tersedia dalam dua varian rasa, yaitu anggur merah dan anggur hijau.

Kawa Kawa dikenal sebagai "wine kearifan lokal" karena rasanya yang khas dan harganya yang relatif terjangkau. 

Karenanya, kisah ini menjadi cermin bagi kita semua, bahwa pengawasan orang tua, lingkungan pertemanan, dan ketegasan dalam mengatasi penyebaran alkohol di kalangan remaja menjadi hal yang krusial. 

Upaya pembinaan seperti yang dilakukan di barak militer tersebut memang patut diapresiasi, namun pencegahan tetap harus menjadi prioritas utama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keputusannya Dipertanyakan, Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Larang Pejabat Rapat di Hotel

Keputusannya Dipertanyakan, Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Larang Pejabat Rapat di Hotel

News | Sabtu, 14 Juni 2025 | 16:37 WIB

Terciduk Dedi Mulyadi, Kakek Berseragam Polisi Ngaku Tak Tahu Gubernur Jawa Barat

Terciduk Dedi Mulyadi, Kakek Berseragam Polisi Ngaku Tak Tahu Gubernur Jawa Barat

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 16:26 WIB

Diperbolehkan Pemerintah Pusat, Dedi Mulyadi Tetap Larang Pejabat Rapat di Hotel

Diperbolehkan Pemerintah Pusat, Dedi Mulyadi Tetap Larang Pejabat Rapat di Hotel

News | Jum'at, 13 Juni 2025 | 13:03 WIB

Terkini

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

×