Pernyataan Yakup Hasibuan Soal Pembimbing Jokowi Bertolak Belakang dengan Pengakuan Kasmudjo: Salah!

Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 17 Juni 2025 | 12:50 WIB
Pernyataan Yakup Hasibuan Soal Pembimbing Jokowi Bertolak Belakang dengan Pengakuan Kasmudjo: Salah!
Momen Jokowi bersama Kasmudjo pada tahun 2017. (Ist)

Suara.com - Isu terkait dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi sorotan publik setelah pertemuan antara Rismon Sianipar dan Kasmudjo, pensiunan dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Pertemuan yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Rismon Sianipar pada Sabtu (14/6/2025) ini justru memunculkan tanda tanya baru. Hal ini tak lepas dari pernyataan Kasmudjo yang berbeda dengan klaim yang selama ini disampaikan pengacara Jokowi, Yakup Hasibuan.

Yakup Hasibuan sebelumnya secara tegas menyebut bahwa Kasmudjo adalah dosen pembimbing akademik Jokowi semasa kuliah di UGM. “Dari awal, Pak Kasmudjo itu memang adalah dosen akademik,” ujar Yakup dalam sebuah wawancara yang sempat beredar luas. 

Pernyataan ini seolah ingin mempertegas bahwa keberadaan Kasmudjo sebagai pembimbing Jokowi adalah fakta yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan.

Namun, pertemuan Rismon Sianipar dengan Kasmudjo justru menghadirkan versi berbeda. Dalam kesempatan itu, Rismon menanyakan secara langsung kepada Kasmudjo mengenai statusnya terkait skripsi Jokowi.

“Ini soal pembimbing skripsi, Pak. Tahun 2017 kan Bapak tampil di TV bersama Pak Jokowi, Bapak kan di situ, Pak Jokowi mengatakan bolak-balik bimbingan skripsi dengan Bapak,” tanya Rismon.

Jawaban Kasmudjo jelas dan tegas: “Itu yang salah, salah itu,” bantahnya. Rismon kemudian mempertegas kembali apakah Kasmudjo benar bukan pembimbing skripsi ataupun pembimbing akademik Jokowi. 

Kasmudjo pun berkali-kali menegaskan bahwa dirinya bukan pembimbing dalam bentuk apa pun. “Jelas bukan,” balasnya, seraya akhirnya menutup pintu rumahnya dan mengakhiri wawancara secara tiba-tiba.

Pernyataan Kasmudjo ini sontak memicu polemik baru. Pasalnya, apa yang diungkapkan Kasmudjo berbanding terbalik dengan pernyataan Yakup Hasibuan yang selama ini membela Jokowi dengan keyakinan penuh. 

Dalam akun media sosialnya, Rismon pun menulis sindiran tajam, “YAKUB HASIBUAN: Betul, dari awal Pak KASMUDJO itu adalah Dosen Pembimbing Akademik JOKOWI. PAK KASMUDJO: BUKAN! See? He is just doing his job. NO MATTER WHAT THE TRUTH IS!.”

Fenomena ini tentu menarik perhatian warganet. Tak sedikit netizen yang berkomentar pedas terhadap Yakup Hasibuan. 

Salah satu netizen, @ness****, menulis, “Otto blunder, tadinya mereka pikir mereka masih bisa mengendalikan polisi sepenuhnya dan masalah ini akan selesai setelah Puslabfor menyatakan ijazah Mulyono asli. Ternyata angin bertiup lebih kencang dan mereka mulai gelagapan.”

Netizen lain, @mal****, mempertanyakan loyalitas Yakup. “Di infus berapa banyak si Yakub hsb ini ya sama si pak lurah? sampai segitunya mau belain pak lurah yang sudah jelas-jelas berakin nih negara. Apa ia mau terus-terusan jadi lalatnya pak lurah? Aduh...” tulisnya.

Komentar miring pun datang dari @ndt**** yang menyoroti kehancuran kredibilitas Yakup Hasibuan. “Demi apalah si Yakub ini mau bela sampai segitunya yaa...!? Sangat disayangkan.. Bisa hancur kredibilitas yg dibangun si ayah bertahun2 hanya karena si Penipu !!”

Senada dengan itu, @kaw**** menulis, “Harga diri Yakub dan integritasnya sebagai pengacara HANCUR karena berusaha menutupi bangkai, akhirnya makin busuk semua.”

Kontroversi ini semakin memperkeruh suasana di tengah upaya pihak Jokowi membantah isu ijazah palsu yang telah lama bergulir. 

Kehadiran Kasmudjo sebagai sosok kunci dalam isu ini malah membuka ruang pertanyaan baru, terutama soal konsistensi narasi yang dibangun pihak pengacara Jokowi dengan fakta di lapangan.

Masyarakat kini menanti apakah akan ada klarifikasi resmi atau langkah hukum lebih lanjut untuk mengurai simpang siur informasi yang makin meruncing ini. Yang jelas, perbedaan pernyataan antara Yakup Hasibuan dan Kasmudjo makin memperbesar keraguan publik terhadap kasus ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengacara Sebut Negara Akan Chaos Jika Jokowi Perlihatkan Ijazah, Rocky Gerung: Argumen Bodoh

Pengacara Sebut Negara Akan Chaos Jika Jokowi Perlihatkan Ijazah, Rocky Gerung: Argumen Bodoh

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:34 WIB

Alasan Suami Jessica Mila Setuju Jadi Pengacara Vidi Aldiano Buat Lawan Keenan Nasution

Alasan Suami Jessica Mila Setuju Jadi Pengacara Vidi Aldiano Buat Lawan Keenan Nasution

Entertainment | Selasa, 17 Juni 2025 | 10:27 WIB

Bila Ijazah Asli Jokowi Diperlihatkan ke Publik, Suami Jessica Mila Pastikan Indonesia Chaos

Bila Ijazah Asli Jokowi Diperlihatkan ke Publik, Suami Jessica Mila Pastikan Indonesia Chaos

News | Senin, 16 Juni 2025 | 20:26 WIB

Terkini

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

Heboh Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset di Denmark, Begini Respons Menteri Dikti

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:23 WIB

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

AI Jadi Alat Tipu Peneliti WNI di Denmark, Dipicu Pencitraan dan Jalan-jalan Gratis

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:15 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

MK Ancam Coret Parpol Tanpa 30% Caleg Perempuan, Demokrat Tak Gentar

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:49 WIB

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

AHY: Perjuangan Demokrat Bukan Cuma Bagi-bagi Kurban, Tapi Kebijakan Pro-Rakyat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:39 WIB

Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla

Berani! Prancis Gugat Israel karena Siksa Aktivis Global Sumud Flotilla

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:38 WIB

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:21 WIB

Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke

Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:15 WIB

Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor

Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:05 WIB