Fakta IUP Raja Ampat Belum Dicabut, Senator Papua Sentil Bahlil: Mau Dibawa ke Mana Negara Ini?

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 20 Juni 2025 | 13:05 WIB
Fakta IUP Raja Ampat Belum Dicabut, Senator Papua Sentil Bahlil: Mau Dibawa ke Mana Negara Ini?
Fakta IUP Raja Ampat Belum Dicabut, Senator Papua Sentil Bahlil: Mau Dibawa ke Mana Negara Ini? (ist)

Suara.com - Anggota DPD Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor membongkar fakta soal izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan Raja Ampat yang disebut belum sepenuhnya dicabut oleh pemerintah pusat. Senator Papua itu turut menyentil Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia yang sebelumnya mengumumkan soal pencabutan IUP empat perusahaan yang mengeruk tambang di kawasan Raja Ampat itu.

Fakta itu dibongkar oleh Paul Finsen Mayor dalam siniar yang ditayangkan akun Youtube, Greenpeace Indonesia pada Kamis (19/6/2025).

Awalnya, Paul Finsen mengapresasi sikap Presiden Prabowo Subianto yang langsung bersikap terkait polemik izin tambang di sekitar destinasi wisata berjuluk Surga Terakhir di Bumi itu. Namun, menurutnya, ekspolitasi tambang nikel di Raja Ampat itu bukan hanya dilakukan empat perusahaan. Finsen menyebut masih ada sejumlah perusahaan termasuk PT Anugerah Pertiwi Indotama yang diduga melakukan eksplorasi tambang di kawasan Raja Ampat.

"Yang pertama kita apresiasi Pak Presiden Prabowo Subianto yang dengan cepat dan tepat mengambil keputusan untuk mencabut izin-izin itu. Tapi kan sebenarnya bukan empat perusahaan itu saja ada, lebih dari situ ada perusahaan-perusahaan yang lain seperti saya lihat di data yang saya terima dari masyarakat di Kepulauan Fam atau Paiynemo itu. Ada PT Anugerah Pertiwi Indotama, areanya itu 9.850 hektare sampai ke spot wisata dunia Paiynemo itu," ungkap Paul Finsen dikutip Suara.com pada Jumat (20/6/2025).

Anggota DPD Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor membongkar fakta soal izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan Raja Ampat yang ternyata belum dicabut oleh pemerintah pusat. (Tangkapan layar/Youtube)
Anggota DPD Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor membongkar fakta soal izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan Raja Ampat yang ternyata belum dicabut oleh pemerintah pusat. (Tangkapan layar/Youtube)

Dalam siniar itu, Paul Finsen juga menyoroti ucapan Menteri ESDM soal 4 IUP yang diklaim sudah resmi dicabut.

Diketahui, saat menggelar konferensi pers di kantor Kepresidenan, Jakarta pada Selasa (10/6/2025), Bahlil yang didampingi Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya dan Mensesneg, Prasetyo Hadi menyebutkan jika pemerintah telah mencabut empat IUP milik perusahaan terkait eksplorasi tambang nikel di Raja Ampat. Adapun empat perusahaan itu di antaranya adalah  PT Anugerah Surya Pratama (ASP), PT Mulia Raymond Perkasa (MRP), PT Kawei Sejahtera Mining (KSM) dan PT Nurham. 

Namun, Paul Finsen pun menyebut jika perusahaan-perusahaan yang melakukan eksplorasi tambang nikel di Raja Ampat tetap beroperasi.

"Jadi memang ada izin-izin yang masih ada, ESDM kan belum dicabut betul, jadi pernyataan keputusan Istana yang konferensi pers itu Mayor Teddy, Seskab ya sama Mensesneg (Prasetyo Hadi) dan Bahlil, Menteri ESDM, katakan bahwa sudah cabut faktanya belum dicabut," ujarnya.

Saat membongkar fakta itu, Paul Finsen pun ikut menyentil Bahlil karena dianggap tidak mematuhi perintah Prabowo untuk mencabut izin tambang di kawasan Raja Ampat.

Pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia soal tambang nikel dikritik. (Foto dok. Humas Kementerian ESDM)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Foto dok. Humas Kementerian ESDM)

"Ini yang menjadi satu catatan penting, kalau presiden ngomong A sampai bawahannya ngomong A. Jangan Presiden ngomong A bawahannya bikin C, mau dibawa ke mana negara ini?" sindir Paul Finsen.

"Pemimpin kita RI 1 itu cuma Presiden Prabowo Subianto, jangan ditambah-tambah lagi. Artinya kalau sudah diputuskan itu ya dilakukan, sampai sekarang kan statusnya masih hidup, belum dicabut," sambungnya.

Karena pencabutan IUP itu belum sepenuhnya dilakukan, Paul Finsen pun mengaku pihaknya kini masih menunggu surat pemberitaan dari pemerintah termasuk Kementerian ESDM soal pencabutan izin tambang tersebut. Dia pun berharap perintah Presiden Prabowo itu benar-benar dilakukan secara betul oleh para bawahannya, termasuk Bahlil yang notabene-nya memiliki kewenagan menerbitkan soal UIP tersebut.

"Nah kami juga sedang menunggu surat pemberitahuan dari kementerian terkait kepada pemerintah daerah dan perwakilan pemerintah perwakilan utusan daerah ke pusat seperti kami di DPD terutama saya harus tahu bahwa betul sudah dicabut dan secara administratif sudah selesai sudah clear, biar kita juga bisa sampaikan ke masyarakat," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Mahasiswa Pendemo Gibran Ditangkap Paspampres, Wali Kota Blitar: Saya Malu dan Kecewa Sekali

3 Mahasiswa Pendemo Gibran Ditangkap Paspampres, Wali Kota Blitar: Saya Malu dan Kecewa Sekali

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 07:42 WIB

Feri Amsari Bongkar Praktik Culas MK: Dari Sekian Banyak Anak Muda, Cuma Gibran Dapat Karpet Merah

Feri Amsari Bongkar Praktik Culas MK: Dari Sekian Banyak Anak Muda, Cuma Gibran Dapat Karpet Merah

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 14:41 WIB

Anak Otto Hasibuan Dicap Dungu, Rocky Gerung: Apa Pun yang Didalilkan, Jokowi Adalah Pembohong!

Anak Otto Hasibuan Dicap Dungu, Rocky Gerung: Apa Pun yang Didalilkan, Jokowi Adalah Pembohong!

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:48 WIB

Ogah Pamer Ijazah Asli karena Bikin Negara Chaos, Rocky Gerung: Jokowi Makin Panik

Ogah Pamer Ijazah Asli karena Bikin Negara Chaos, Rocky Gerung: Jokowi Makin Panik

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 11:09 WIB

Terkini

SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?

SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 16:00 WIB

Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa

Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:40 WIB

Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini

Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:33 WIB

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:10 WIB

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:58 WIB

Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:56 WIB

100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel

100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:45 WIB

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:05 WIB

Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan

Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 14:02 WIB

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 13:57 WIB