Viral Busa Tebal di BKT, DLH Ungkap Biang Kerok Penyebabnya

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 20 Juni 2025 | 17:07 WIB
Viral Busa Tebal di BKT, DLH Ungkap Biang Kerok Penyebabnya
Limbah busa kembali muncul di pintu air Sungai Banjir Kanal Timur, Ujung Menteng, Jakarta Timur, Sabtu (4/7/2020) sore. Warga bantaran mengeluhkan busa dari limbah deterjen yang berterbangan. ANTARA/Andi Firdaus

Suara.com - Baru-baru ini, video yang menggambarkan busa putih di aliran Banjir Kanal Timur (BKT) di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, viral di media sosial.

Busa putih menghampar sepanjang permukaan air, menimbulkan kekhawatiran warga yang melintas dan ramai diunggah di media sosial. Salah satu unggahan yang menyita perhatian datang dari akun @ilhamapriyanto, yang membagikan potret busa memanjang hingga sejauh mata memandang.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta segera memberi penjelasan. Menurut Humas DLH Yogi Ikhwan, fenomena busa tersebut terjadi akibat pembukaan penuh pintu air di Weir 3 BKT, sebagai bagian dari prosedur penanganan banjir.

“Busa ini muncul karena turbulensi kuat dari pembukaan pintu air saat tinggi muka air mencapai 4,1 meter, atau sudah masuk kategori siaga,” ujar Yogi pada Jumat (20/6).

Ia menambahkan, arus deras membawa busa menuju hilir hingga sekitar satu kilometer sebelum akhirnya menghilang secara alami.

Namun, yang menjadi perhatian adalah dugaan kandungan dalam busa itu. Menurut Yogi, busa kemungkinan besar berasal dari limbah rumah tangga, terutama detergen yang terbawa aliran air hujan dari kawasan hulu. Turbulensi saat air melewati perbedaan ketinggian di pintu air memicu busa yang kemudian mengapung di permukaan kanal.

Langkah Cepat dan Upaya Jangka Panjang

Fenomena Busa Tebal Penuhi Kanal Banjir Timur Marunda
Fenomena Busa Tebal Penuhi Kanal Banjir Timur Marunda

Menanggapi kejadian tersebut, DLH tidak tinggal diam. Tim dari Laboratorium Lingkungan Hidup Daerah (LLHD) langsung diturunkan untuk mengambil sampel air guna dianalisis lebih lanjut. Hasilnya akan menjadi dasar penting untuk evaluasi serta perencanaan penanganan lanjutan, terutama dalam menekan masuknya limbah domestik ke badan air.

“DLH juga terus melakukan pemantauan berkala dan berkoordinasi dengan instansi lain agar kejadian seperti ini tidak berulang,” jelas Yogi.

baca juga

Ia juga mengajak masyarakat untuk memahami bahwa detergen yang menghasilkan banyak busa belum tentu efektif dalam membersihkan. Justru, detergen dengan kandungan surfaktan aktif seperti MBAS (Metilen Blue Active Surfactant) sering kali berdampak buruk bagi lingkungan air.

“Sebaiknya masyarakat beralih ke soft detergent yang lebih ramah lingkungan,” imbau Yogi.

Menindak Pelanggaran, Membangun Solusi

DLH juga akan menempuh langkah hukum. Bidang Penaatan dan Penegakan Hukum beserta Suku Dinas LH akan melakukan sosialisasi sekaligus penindakan terhadap pelaku usaha—seperti laundry atau cuci kendaraan—yang membuang limbah langsung ke kanal tanpa pengolahan.

Ke depan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah menyiapkan pembangunan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD) secara bertahap. Sistem ini diharapkan mampu mengolah limbah rumah tangga menjadi air buangan yang sesuai dengan baku mutu dan aman untuk lingkungan.

"Secara bertahap, Pemprov DKI Jakarta juga akan membangun Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik (SPALD), agar menghasilkan olahan berupa air sesuai baku mutu air limbah sehingga dapat dibuang ke badan air dengan aman," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fenomena Busa Tebal Penuhi Kanal Banjir Timur Marunda, Dari Jauh Mirip Kutub Utara

Fenomena Busa Tebal Penuhi Kanal Banjir Timur Marunda, Dari Jauh Mirip Kutub Utara

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 18:33 WIB

Nah Lho! Nangis Layaknya Anak Kecil, Kabid DLH Tangsel Mewek usai Ditahan Kasus Korupsi Sampah

Nah Lho! Nangis Layaknya Anak Kecil, Kabid DLH Tangsel Mewek usai Ditahan Kasus Korupsi Sampah

News | Kamis, 17 April 2025 | 16:39 WIB

DLH DKI Klaim Kualitas Udara di Jakarta Membaik saat Libur Lebaran

DLH DKI Klaim Kualitas Udara di Jakarta Membaik saat Libur Lebaran

News | Selasa, 08 April 2025 | 09:44 WIB

Terkini

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Kabut Asap Sumsel Tak Hanya Bikin Sesak, Akademisi Soroti 'Empathy Gap' Kepala Daerah

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

Pria di Jember Ngaku Bertemu Allah dan Nabi Muhammad, Polisi Dalami dan Koordinasi dengan MUI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Bukan Sekadar Belajar, Siswa SMA Ini Ubah Masalah Lingkungan Jadi Ide Inovatif

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Teluk Popoh, Polisi Telusuri Petunjuk Tas Berisi Identitas

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Kabut Asap Palembang, Pesawat dari Malaysia Gagal Mendarat hingga Penumpang Rekam Momen Putar Balik

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

Tangis Mahathir Mohamad Pecah di Pusara Siti Hasmah, Kenangan 70 Tahun Bersama Berakhir Pilu

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan

Asap Karhutla Mengepung Palembang, Keluhan Pernapasan Memburuk pada Pasien Rentan

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Feng Shui Arah Rumah Berdasarkan Tanggal Lahir, Begini Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Lagu 'Bahagia Lagi' Mengingatkan bahwa Gagal Tak Berarti Kehilangan Harapan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:50 WIB

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 19:30 WIB

×