Aktivis Penolak Tambang Raja Ampat Dicap Wahabi, Ferry Irwandi Skakmat Gus Ulil: Sesat Pikir!

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 21 Juni 2025 | 09:28 WIB
Aktivis Penolak Tambang Raja Ampat Dicap Wahabi, Ferry Irwandi Skakmat Gus Ulil: Sesat Pikir!
Aktivis Penolak Tambang Raja Ampat Dicap Wahabi, Ferry Irwandi Skakmat Gus Ulil: Sesat Pikir! (Tangkapan layar/ist)

Suara.com - Youtuber sekaligus founder Malaka Project, Ferry Irawandi menanggap istilah 'wahabi lingkungan' yang ditujukan kepada aktivis lingkungan yang menolak tambang nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya adalah bentuk sesat pikir.

Pernyataan itu disampaikan Ferry Irawandi menanggapi pernyataan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Gus Ulil Abshar Abdalla yang menyinggung soal 'wahabi lingkungan' saat berdebat dengan Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik soal polemik izin tambang di Raja Ampat.

Dalam siniar yang tayang di akun Youtube pribadinya pada Jumat (20/6/2025), Ferry Irwandi awalnya menyebut tudingan wahabi dari Gus Ulil kepada aktivis lingkungan penolak tambang bukan barang baru dan kerap digaungkan oleh pihak-pihak yang pro dengan tambang di media sosial.

"Sebenarnya argumen-argumen yang disampaikan oleh Gus Ulil di tayangan tersebut itu bukan barang baru karena semua pihak yang pro tambang Nikel di Raja Ampat punya basis argumen yang sama. Bisa kalian temukan di Twitter TikTok ataupun Instagram, jadi enggak susah buat dipatahin. Sesat pikir tersebut adalah straw man fallacy dan ini tercantum jelas sekali dalam istilah wahabi lingkungan," ujar Ferry Irwandi dalam siniar yang dikutip Suara.com pada Sabtu (21/6/2025).

Ferry Irwandi (Instagram/irwandiferry)
Ferry Irwandi (Instagram/irwandiferry)

Menanggapi soal tudingan 'wahabi lingkungan' dari Gus Ulil, Ferry Irwandi menganggap orang yang menuding aktivis lingkungan kontra dengan industri pertambangan adalah bentuk kesalahan dalam bernalar alias sesat pikir. Menurutnya, para aktivis lingkungan yang menyatakan penolakan terhadap tambang di Raja Ampat sudah menghitung potensi kerugian dari berbagai aspek.

"Seakan-akan yang menolak pertambangan ini semuanya adalah aktivis lingkungan yang anti dengan industri dan kemajuan. jelas ini sesat pikir, kenapa demikian? Karena faktanya penolakan tambang nikel di Raja Ampat bukan cuma soal idealisme lingkungan tapi perhitungan untuk rugi secara ekonomi, ekologi, sosial dan jangka panjang," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ferry Irwandi menyebut sesat pikir itu karena Gus Ulil terlalu menyepelekan isu lingkungan yang digaungkan para kelompok aktivis penolak tambang.

"Jadi ini sesat pikir karena menyederhanakan posisi lawan jadi karakter lemah yang mudah diserang, seakan-akan alasan penolakan ini cuma masalah lingkungan. Padahal aslinya udahlah ngerusak lingkungan, enggak cuan pula ya kan. Mau bilang ini majuin ekonomi ya ekonominya siapa?" beber Ferry Irwandi.

Kolase foto Aktivis Greenpeace Iqbal Damanik dan Ketum PBNU Ulil Abshar Abdalla. (ist)
Kolase foto Aktivis Greenpeace Iqbal Damanik dan Ketum PBNU Ulil Abshar Abdalla. (ist)

Selain itu, Ferry juga menyinggung ucapan Gus Ulil yang menganggap kelompok 'wahabi lingkungan' yang menolak tambang nikel tidak mendukung kemajuan ekonomi di kawasan Raja Ampat. Ferry pun mengungkapkan data terbaru soal peringkat Raja Ampat yang masuk 10 besar menjadi provinsi termiskin di Indonesia dan wilayah Papua.

baca juga

Dia juga menyebut kawasan-kawasan lain di Indonesia yang menjadi sasaran industri pertambangan yang disebut masih menjadi dearah termiskin.

Nah, kalau pertambangan ini memang benar seperti yang dikatakan oleh para pronya ya bisa bikin penduduk sejahtera, pendapatan meningkat hidup lebih baik maka daerah kayak Riau, Jambi, Papua dan Maluku pasti lepas dari kemiskinan dan jadi provinsi paling sejahtera, bukannya Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," ungkapnya.

Ferry juga menyampaikan alasannya membuat video soal tambang di Raja Ampat bukan semata-mata karena dirinya adalah aktivis lingkungan, tapi karena menolak untuk dibodoh-bodohi.

"Gue bahkan harus menyatakan secara jelas nih di video sebelumnya benar-benar di awal video kalau gua bukan aktivis lingkungan, gua bukan anti tambak dan nikel, nikel bukan anti hilirisasi dan industri handphone gua dari nikel mobil gua juga butuh nikel gua cuman anti kebodohan aja teman-teman," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Picu Konflik di Raja Ampat, Senantor Papua: Jangan Adu Domba Kita Cuma Gara-gara Tambang!

Bisa Picu Konflik di Raja Ampat, Senantor Papua: Jangan Adu Domba Kita Cuma Gara-gara Tambang!

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 14:43 WIB

Fakta IUP Raja Ampat Belum Dicabut, Senator Papua Sentil Bahlil: Mau Dibawa ke Mana Negara Ini?

Fakta IUP Raja Ampat Belum Dicabut, Senator Papua Sentil Bahlil: Mau Dibawa ke Mana Negara Ini?

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 13:05 WIB

3 Mahasiswa Pendemo Gibran Ditangkap Paspampres, Wali Kota Blitar: Saya Malu dan Kecewa Sekali

3 Mahasiswa Pendemo Gibran Ditangkap Paspampres, Wali Kota Blitar: Saya Malu dan Kecewa Sekali

News | Jum'at, 20 Juni 2025 | 07:42 WIB

Usai Dicap Wahabi oleh Gus Ulil Imbas Tolak Tambang Raja Ampat, HP Aktivis Greenpeace Nyaris Diretas

Usai Dicap Wahabi oleh Gus Ulil Imbas Tolak Tambang Raja Ampat, HP Aktivis Greenpeace Nyaris Diretas

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 11:59 WIB

Anak Otto Hasibuan Dicap Dungu, Rocky Gerung: Apa Pun yang Didalilkan, Jokowi Adalah Pembohong!

Anak Otto Hasibuan Dicap Dungu, Rocky Gerung: Apa Pun yang Didalilkan, Jokowi Adalah Pembohong!

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 12:48 WIB

Terkini

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

5 Maskara yang Bikin Bulu Mata Terlihat Panjang, Tidak Perlu Eyelash Extension

5 Maskara yang Bikin Bulu Mata Terlihat Panjang, Tidak Perlu Eyelash Extension

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:15 WIB

Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan

Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan

Batam | Rabu, 04 November 2026 | 07:10 WIB

×